*IrenePov
6 Januari 2011
Tepat, hari dimana aku sudah 2 tahun menjalani masa-masa trainee yang sangat melelahkan, tapi demi impianku untuk menjadi seorang idol aku gak bakalan nyerah.
Dan disinilah aku, berlatih tanpa mengenal lelah, menari, menyanyi, berakting dan masih banyak lagi yang harus dilakukan untuk bisa menjadi seorang idol.
Saat aku dan trainee SM lainnya sedang melakukan latihan, tiba-tiba pelatih kami masuk dengan seorang pria, ya paling anak baru.
"Yeorobun, kita kedatangan anak baru yang akan menjadi trainee disini juga." Ucap pelatih
"Silahkan perkenalkan diri anda" Suruh pelatih kami kepada anak baru itu
"Anyeong, naneun Byun Baekhyun imnida, bangapseumnida" ucap anak baru itu, Byun Baekhyun.
"Anyeonghaseyo" ucap kami para trainee SM
"Baekhyun-ssi, kamu akan mulai latihan hari ini juga, semoga kamu dapat beradaptasi, fighting" ucap pelatih
"Kamshahamnida" ucap baekhyun sambil membungkukkan badannya 90° lalu pergi menuju barisan para mantan author *gakdeng. Para trainee SM maksudnya ㅋㅋㅋ
"Ayo kita latihan lagi." Ucap pelatih
"Nde" ucap kami serempak
🌼🌼🌼
*AuthorPov
"Anyeong, baekhyun-ssi" sapa chanyeol
"Anyeong, ......"
"Park chanyeol imnida"
"Oh nde, anyeong chanyeol-ssi"
"Bolehkah aku berteman denganmu?"
"Tentu saja boleh chanyeol-ssi"
"Panggil chanyeol saja"
"Oh nde Chanyeol"
Belum sempat mereka mengobrol, seorang gadis sudah meneriaki nama mereka.
"Yak! Chanyeol cepat belikan aku air minelar!" Suruh gadis itu
"Naega wae?" Balas chanyeol
"Karena kau paling buruk di bidang dance" ejek gadis itu
"Yak! Seenggaknya rap freestyle ku lebih baik dari pada punyamu, Bae Irene" ejek chanyeol sambil menjulurkan lidahnya pada gadis yang tak lain adalah Bae Irene.
"Kau! Cepat belikan atau aku akan menyebarkan aibmu" ucap irene dengan menyeringai
"Dan juga ajak si anak baru ini" tambah irene sambil menunjuk baekhyun yang sedari tadi hanya menyaksikan pertengkaran kecil antara chanyeol dan irene.
"Aish! Menyebalkan, kajja baek" ucap chanyeol sambil menggandeng tangan kecil milik baekhyun.
"Anak pintar" ejek irene
Sedari tadi Chanyeol tak henti-hentinya mengumpat dan Baekhyun yang melihatnya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Kau tahu, Baek dia adalah wanita paling kejam di dunia" ucap chanyeol
"Kau sangat berlebihan, Yeol" balas baekhyun
"Itu memang kenyataan, Baek" ucap chanyeol
"Tapi dia lucu" ucap baekhyun sambil tersenyum malu
"Mwo? Dia lucu? Apakah matamu sudah buta?" Teriak chanyeol
"Yak! Pelankan suaramu, itu memang kenyataan" ucap baekhyun santai
"Jangan bilang kalau kau..." ucap chanyeol sambil menggantungkan ucapannya
"Ya, aku tertarik padanya" ucap baekhyun sambil merebut air mineral yang ada di genggaman chanyeol yang hendak mereka berikan kepada irene dan kemudian ia pergi meninggalkan chanyeol yang masih tak percaya akan pernyataan dari teman barunya itu.
"Yak! Byun Baekhyun" teriak chanyeol tapi percuma baekhyun sudah hilang bagaikan ditelan bumi :v
Sesampainya di ruang latihan, Baekhyun mengedarkan pandangannya mencari seorang gadis atau janda (?) :v yang telah memikat hatinya.
"Ah, itu dia" lirih baekhyun
"Permisi" ucap baekhyun
"Kau si anak baru, wae?" Ucap irene
"Ini minumanmu" ucap baekhyun sambil menyodorkan air minelar yang ia bawa tadi
"Gomawo" balas irene dengan mengambil air minelar yang disodorkan baekhyun
*cklekk
Chanyeol masuk ke ruang latihan dengan tampang lesunya.
"Chanyeol" panggil irene
"Apa lagi?" Tanya chanyeol dengan mengerutkan alisnya
"Gomawo yeollie" ejek irene lalu melenggang pergi
"Jijik" ucap chanyeol dengan tampang yang sulit dideskripsikan
"Ya! Chanyeol" panggil baekhyun
"Wae?" Tanya chanyeol dingin
"Ada apa denganmu?" Tanya baekhyun yang menyadari perubahan sifat dari teman barunya itu
"Mworago?" Ucap chanyeol dingin
"Kenapa kau sangat dingin padaku? Apa aku membuat kesalahan?" Tanya baekhyun bingung
"Tidak, hanya saja aku tidak setuju kalau kau suka sama si nenek lampir itu" ucap chanyeol
"Memang kenapa?" Tanya baekhyun
"Kau tahu sendiri kan tadi, kalau dia itu cewek ngeselin, kejam, dan jelek" ucap chanyeol
"Hey Park Chanyeol, don't judge a book by its cover" tutur baekhyun
"Itu memang kenyataan, Baek" sanggah chanyeol
"Mungkin dia punya alasan bersikap seperti itu, aku yakin!" ucap baekhyun
"Molla!" Ucap chanyeol yang kemudian pergi entah kemana
"Ya! Tunggu" teriak baekhyun
Sedari tadi, baekhyun mengelilingi gedung SM hanya untuk mencari chanyeol dan jangan lupa dia masih trainee baru jadi dia belum tahu seluk beluk gedung SM.
"Aish! Ini dimana lagi?!" Ucap baekhyun kesal
"Ya! Anak baru" teriak irene
"Namaku Byun Baekhyun" ucap baekhyun
"Arra" ucap irene
"Kau tersesat ya?" Goda irene sambil menaik turunkan alisnya
"A..a..anii" ucap baekhyun gelagapan
"Gotjimal" ucap irene
"Aku tak berbohong, sungguh!" Ucap baekhyun
"Nde nde, aku percaya, yaudah gih pulang" suruh irene
"Nde, anyeong" ucap baekhyun lalu pergi
'Semoga ini jalan yang benar'
"Ya! Byun baekhyun" teriak irene
'Apa aku jalan kearah yang salah?'
"Nde?" Tanya baekhyun gugup
"Pintu keluar ada di sebelah sana, Byun Baekhyun" ucap irene sambil menunjuk arah yang berlawanan dengan arah baekhyun.
"Apa kau lupa tuan byun?" Goda irene sambil tersenyum evil
"A..n..iyo" ucap baekhyun gugup
'Kyeopta' batin irene
"Yaudah gih sono" suruh irene
"Anyeong" ucap baekhyun sambil menundukkan kepalanya tanda bahwa ia malu ㅋㅋㅋ
"Anyeong" balas irene
Setelah itu, baekhyun melenggang pergi keluar dari gedung SM dengan telinga yang sangat merah.
"Baekhyun" panggil chanyeol yang ternyata sudah dibelakang baekhyun
"Ya chanyeol, kau darimana saja?" Ucap baekhyun
"Aku dari taman depan gedung SM, wae?"
"Ani" ucap baekhyun
"Kenapa telingamu merah, Baek?" Tanya chanyeol
"Eoh, gwencana" ucap baekhyun malu lalu melenggang pergi begitu saja
"Ada apa dengannya?" Tanya chanyeol pada dirinya sendiri
🌼🌼🌼
Hari sudah semakin petang tetapi irene masih saja berlatih sendirian di ruang dance.
*kringkring...
"Yeobseyo?" Ucap irene
"Kau masih latihan, Nak?" Tanya seorang paruh baya di seberang sana
"Masih eomma"
"Pulanglah, eomma merindukanmu"
"Kkk~ arasseo eomma" irene terkekeh pelan
"Hati-hati di jalan"
"Siap eomma"
Setelah menutup telepon dari eommanya, Irene segera mengemasi barangnya dan mengganti bajunya.
'Sepi' batin irene
Hanya suara derap langkah kaki Irene yang menghiasi lorong gedung SM tersebut, membuat bulu kuduk irene berdiri.
'Hiks..hiks..'
'Tolong...'
Suara itu menggema ke seluruh lorong gedung SM dan membuat irene merinding ketakutan.
'Tolong..'
"Hantu atau manusia ya?" Lirih irene
'Siapapun yang ada di luar tolong aku!'
Setelah mendengarnya, irene yakin bahwa pemilik suara itu adalah manusia.
"Kau dimana?" Teriak irene
"Tolong, aku di ruang musik" Teriak pemilik suara
"Chakamanyo" balas irene
*cklekcklek
'Terkunci' batin irene
"Apa kau berniat mengerjaiku?" Tanya irene kesal
"Anniyo, aku terkunci di dalam, sungguh?!"
"Jebal, tolong aku!"
"Arasseo, aku akan mencari kunci dulu"
"Kamsahamnida"
Setelah beberapa menit, Irene kembali dengan membawa sebuah kunci.
*cklek
"Jeongmal kamsahamnida" ucap pemilik suara dengan membungkukkan badannya
"Siapa namamu?"
"Lami imnida" ucap pemilik suara yang ternyata seorang gadis kecil yang bernama Lami
"Panggil aku irene eonni"
"Nde irene eonni"
"Duduklah, aku akan mengambilkanmu air putih" ucap irene
"nde"
"Ini minumlah"
"Kamsahamnida" lami meneguk habis air putih yang tadi disodorkan irene
"Kenapa kau terkunci didalam sini?" Tanya irene
"Aku dibully eon dan mereka dengan teganya mengunciku di ruangan ini" ucap lami
"Siapa yang membullymu? Akan kuhabisi mereka" ucap irene sambil menggulung lengan bajunya tanda ia siap berperang :v
"Aniyo eonnie, nan gwencana :)" ucap lami
"Kau yang kuat ya, eon akan selalu di sampingmu agar mereka tak mengganggumu lagi" ucap irene dan kemudian mereka berpelukan
"Astaga!!" Teriak seseorang
Tbc.
Ff ku yang keduaaaa 😆 semoga dapet yah feelnya dan maap buat penataan penulisannya masih berantakann 😀 voment juseyooo 😙
