*Siswa/i kelas 10 menjalankan MOS*
"Jadi adikadikku sekalian,di sekitar lapangan kita ini ada 15 macam pendaftaran ekstrakulikuler.Pilihlah ekstrakulikuler yang kalian inginkan,setelah MOS kita sudah selesai",seru Ketua Osis.
*MOS selesai*
Ariana sedang letih,karena MOS yg beliau hadapi cuacanya cukup sangat cerah.Ariana badmood,malas berjalan,dan bingung mau pilih ekstrakulikuler apa.Karena Ariana bersama temannya,Lia,ia memilih mengikuti kemana temannya pergi.
Karena Ariana dan Lia suka dan hobi bermain basket,kebetulan mereka satu tim,mereka langsung bergegas ke tempat pendaftarannya.Setelah itu meminta daftar formulirnya.
*setengah berjalan sampai di tengah lapangan*
Dua orang kakak kelas membuat langkah Ariana dan Lia berhenti.Kemudian,mereka berdua dipanggil.
"Dek,kami dari ekstrakulikuler KELAPA MERAH.Ini ekstrakulikuler tentang theater gitu.Adik berminat mau gabung?",seru dua orang kakak kelas tadi.
Ariana dan Lia menolak.
Datang lagi seorang cowok(abang kelas)menawarkan ekstrakulikuler yang berbeda
"Assalamualaikum dek,ini nih aku mau kenalin ekstrakulikulerku,yang namanya AL-FIQRI.Blablablabla.Adik mau berminat gabung?",kata cowok ini.
*Ariana menatap begitu serius saat cowok ini dari awal berbicara sampai ujungnya*
"Rin!Alfiqri nih,join yuk!"Lia bersemangat.
Ariana bilang "Eee....aku blum siap buat alim banget.Kalo kamu mau,join aja gapapa.Lagian aku mau punya 1 ekskul aja"
Lia menolak tawaran dari cowok tersebut.
"Lagian kak,aku dan temenku udah punya ekskul yang jadwalnya sama seperti ekskul kakak ini.Takutnya ntar kami gabisa latihan."Lia berbicara pada dua kakak kelas tersebut.
"Yahhh,tapi kan dek ini ekskul besar lo dan aktif.Itu yg adek pegang kertas formulir basket ya?Basket boleh kok kalo gasering latihan.Jadi adek bisa latihan di ekskul kita ini",seru dua orang kakak kelas ini.
*cowok yg anggota AL-FIQRI tadi,masih berdiri dan menguping pembicaraan kami*
Tiba-tiba....
"Eh,enak aja bilangnya begitu.Lu kira basket sekolah abal-abal apa,gapunya coach apa,yaudahla jangan paksa toh mereka nolak juga kan dan tetep milih ekskul basket",seru cowok ini ke dua kakak kelas tadi.
Ariana dan Lia tertawa melihat cowok(abang kelas)ini berbicara,karena mimik wajahnya keliatan seperti marah.
*Lia sudah berhenti tertawa sedangkan Ariana masih saja cekikikkan(tertawa berkalikali).Padahal mereka sudah dijalan mau pulang kerumah*
Lia berkata "Ariana!kamu sehatkan?dari tadi kayak orang gila ketawa sendiri."
"HAHAHAHAHAHAHAHAHA,sumpah tadi itu lucu",Ariana yg masih saja cekikikkan.
Lia melanjutkan "Op op op op,ada yang aneh.Garagara abang kelas yg tadi yakk?"
*Ariana kaget*
"Hahaha.Bukan kok.Aku gapapa.Percaya deh",seru Ariana.
*Sampai dirumah,Ariana masih saja ingat kejadian tadi siang.Dia terkadang tertawa tibatiba saja.Entah apa ada yg dipikirannya*
****
YOU ARE READING
Temporary Feels
Short StoryDunia ini terasa berhenti,ketika Ariana harus siap menerima kenyataan pahit,memiliki seseorang yang sangat ia sayangi itu berujung memilih pergi.Ariana ingin ia yang apa adanya,seseorang yang tak melukainya.Seseorang yang dapat merubah kisah kasihny...
