prolog

13 7 1
                                        

Hai... Namaku Airin. Aku adalah seorang gadis pecinta novel novel romance seperti remaja kebanyakan. Aku berusia 17 tahun, dan kini aku sedang mengenyam pendidikan di bangku SMA.

Aku ingin menceritakan tentang keluargaku. Di kehidupanku kali ini,aku punya keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang kakakku yang berjenis kelamin perempuan  bernama Emma.

Sekilas jika kalian lihat... Keluargaku tampak seperti keluarga kebanyakan. Tapi ada beberapa hal yang membedakan keluargaku. Keluargaku bukanlah sebuah keluarga yang harmonis dan juga keluarga yang utuh seperti keluarga keluarga di luar sana

Kakakku pernah bercerita denganku juga... Ia mengatakan hal yang membuat hatiku cukup terluka. Dan yang ia sampaikan adalah, penyebab perpecahan di keluargaku sendiri adalah aku. Saudara perempuanku itu juga berkata, bahwa sebenarnya aku adalah seorang anak yang tidak di inginkan selama ini. Maka dari itu seluruh keluarga membenciku, terkecuali kakakku.

Selama ini, aku selalu menahan emosiku jika mereka menghinaku. Aku juga selalu berusaha menjaga sopan santunku di depan mereka. Tapi apa yang ku dapat? Hanya sebuah hinaan yang menyebabkan luka di hatiku semakin menganga lebar.

Sampai disini dulu aku menceritakan keluargaku.

---

Aku akan bercerita lagi tentang seorang cowok yang ku sukai dari dulu hingga sekarang. Namanya Jevan. Aku menyukainya sejak aku berusia 14 tahun. Jiak di hitung hitung sudah 3 tahun juga aku diam diam menyukainya.

Kalian ingin tau kenapa aku bisa menyukainya? Jevan adalah seorang yang mempunyai kepribadian yang ramah dan juga murah senyum. Itu baru dari kepribadiannya saja.

Jika di gambarkan lewat fisik, maka Jevan bisa dikatakan adalah yang terbaik di antara yang terbaik. Bagaimana tidak? Dia mempunyai postur badan yang tegak, punggung yang bidang dan cocok di jadikan sebagai sandaran, dia juga mempunyai sepasang lesung pipi yang membuat ia terlihat menawan dalam senyumannya. Jika dari bentuk wajah, maka Jevan juga merupakan jago-nya. Cowok yang berumur sama denganku ini mempunyai ukiran mata yang tajam, hidung yang mancung, tebal bibir yang pas, dan juga alis yang tebal.

Sebenarnya aku dan Jevan ini bisa dikatakan sebagai sahabat yang sangat akrab. Ya, aku tau. Seorang laki laki dan perempuan memang tidak di takdirkan sebagai seorang sahabat, pasti salah satunya ada yang mencintai satunya lagi. Dan itu semua terjadi padaku sekarang. Jevan sendiri sudah mempunyai seorang kekasih yang bernama Tasya.

Wajar jika Jevan bisa berpacaran dengan Tasya. Tasya denganku saja, lebih cantik Tasya. Tasya juga memiliki kepribadian yang baik dan hampir sama seperti Jevan. Mereka berdua adalah pasangan yang cocok sekali untuk disandingkan.

Sebenarnya aku sendiri sudah capai menahan rasa sakit ini, tapi aku memilih untuk tidak menyerah. Mungkin nanti ada saatmya aku ingin menyerah tapi tidak sekarang.

Di cerita ini, aku ingin membagikan bagaimana perasaanku selama ini. Terima kasih


Ayo jangan sungkan sungkan beri like cerita ini 😊

Biar aku semangat ngelanjutin ceritanya lagi

Mau kasih saran? Comment aja
Lanjut lagi ceritanya?

Cerita ini cuma curhatan hati saya saja 😁

BROKENWhere stories live. Discover now