One

32 5 6
                                        

Aku tak mengerti kenapa kau hadir disaat aku ingin melupakanmu
::: LA

AMI menggeram kesal membanting gelas yang berisi wine ke lantai bar tempatnya bekerja di New York. Ami mendekatkan ponsel ke telinga kiri yang sedari tadi panggilan Lydia di abaikan olehnya. "Iya aku masih dengerin ma" Ami berbicara dengan sedikit sopan dan mencoba menghilangkan rasa amarah yang udah memuncak.

"Pulang ke Indonesia Mi,mama mohon sama kamu"

SHIT Ami hanya bisa nyerah jika sudah seperti ini masalahnya dengan suara lirih dan sesegukkan dari seorang wanita yang ia miliki satu-satunya selain Angga kakak kandungnya menjadi alasan Ami tidak bisa menolak apa yang menjadi kemauan dari Lydia "Iya kasih Ami waktu ya ma" Ami memijit pangkal hidungnya pelan.

"Lusa kamu harus sudah di Indonesia kalo kamu masih sayang sama mama"

Hell, Ami menenangkan diri sejenak mengatur nafas untuk tidak mengeluarkan umpatan yang sudah di ujung tanduk. "Iya ma besok aku kembali ke Indonesia"

Ami menutup sambungan ponsel sepihak dan meletakkan ponsel itu di meja Bar.

"What happen dear" Sean pemilik Bar menepuk pundakku dan duduk di samping kananku. "What wrong with you, tell me heum honey" Sean menatapku sesaat lalu menuangkan wine di gelas dan di berikan padaku.

"Sorry Sean" Ami meninggalkan Bar dan memutuskan untuk kembali ke penthouse.

Lexia Ami; Putri kedua pasangan Lydia Claudia dan Kelvin Lexia pendiri Lexia Corp yang merupakan perusahaan yang sedang berkembang pesat di asia yang mampu merangkak ke posisi ke 3 dalam kurung waktu setahun. Kelvin Lexia meninggal tiga bulan yang lalu akibat kecelakaan di pesawat saat akan datang menghadiri anak cabang di Spanyol. Lexia Crop saat ini di bawah naungan Lexia Angga yang merupakan putra pertama keluarga Lexia yang mampu membawa Lexia Crop bersaing di dunia bisnis dengan negara asia maupun eropa.

Ami meraih ponsel mencari kontak Angga pada daftar kontak yang berada di ponsel lalu segera menekan tombol hijau pada call ponsel.

"Halo apa yang terjadi di rumah Angga"

"Halo adikku seharusnya sapalah kakakmu ini heum"

"Aku tidak ingin becanda. Jawablah!?"

"Kau di jodohkan Mi"

"Apa!?"

"Kau tidak bisa menolak karena mama telah menerima lamaran calon suamimu"

"Siapa orang itu?"

"Suho Xavier seorang Direktur utama Xavier SS"

"Astaga jangan bilang Suho pria muda sukses yang sekarang sedang famous di majalah asia itu"

"Tepat sekali dia orangnya"

"Kenapa bisa? Apa dia pria gay?homo? Yang tak bisa mencari pasangan hidup"

"Jaga bicaramu Mi, sembarangan kau bicara"

"Tunggu sebentar bukankah Pria itu sudah menikah bulan lalu Aga"

"Pengantin perempuannya pergi tanpa kabar di hari pernikahannya"

"Astaga.apa aku ini dijadikan pengantin pengganti begitu"

"Entahlah.kapan kau pulang ke Indonesia biar aku jemput di bandara"

"Tidak usah aku bisa menggunakan Taksi. Aku tutup telfonnya Bye"

Ami menutup sambungan telpon dengan Angga yang merupakan kakak kandungnya.

+++

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 28, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Enemy With Love - [SUHO🔫]Stories to obsess over. Discover now