"coba deh aku tanya sekarang, apa sih yang ngebuat kamu percaya sama mimpi mimpi kamu?"
Ugh pertanyaan macam apa ini
"ga ada pertanyaan yang lain? Sekarang gini deh, kenapa kamu ga percaya? Percaya deh sa, mimpi aku itu nyata!" kataku kesal
Sasa memasang raut wajah seakan dia berkata "apa sih", huh memang selalu begitu setiap aku membahas tentang mimpiku
"sa, suatu saat aku bakalan ngebuktiin ke kamu kalau mimpi aku itu nyata" ucapku lalu pergi begitu saja meninggalkan sasa
"EHH TUNGGUIN DONGG"
~~~
"gimana pak tugas remedial saya?"
"gimana ya saya juga bingung"
"ayolah pakk, ini udah keberapa kalinya coba" kataku membujuk pa sofyan, guru matematika
"ahh yasudah yasudah, sekarang kamu balik ke kelas kamu sana"
"oke deh, makasih ya paakk, semoga harinya menyenangkan" ucapku sembari menutup kembali pintu ruangan pak sofyan
"gimana na?" tanya sasa yang ternyata sedari tadi menungguku diluar
"kamu daritadi disini?ya gitu deh, aku ga remed lagi, tapii kayanya pak sofyan ga ikhlas gitu" kataku sambil melangkahkan kaki
"ga ikhlas gimana sih na?" sasa mensejajarkan langkahnya denganku
"udah ah males bahas matematika mulu, kantin yuk, aku mau cerita mimpiku semalam" kataku mulai semangat. Ya! Aku memang selalu semangat kalau akan membahas tentang mimpi
"mimpi mulu, bosen ah"
~~~
22.50
"udah malem banget, tapi kenapa belum ngantuk ya? Gabiasanya" aku mencoba memejamkan mataku, tapi tetap tidak bisa untuk tertidur
Akhirnya aku putuskan untuk menonton film horror. Aku berniat untuk mengambil film horror diruang tamu, tapi saat akan membuka pintu kamar, ternyata kakakku, mba ana sudah membawa cd horror dan beberapa cemilan di tangannya
"mba tau darimana aku lagi pengen nonton horror"
"ikatan batin kali, ini kan yang pengen kamu tonton?" kata mba ana sembari menunjukan cd horror berjudul INSIDIOUS
"sip"
Tanpa berlama-lama, mba ana langsung menyalakan DVD dan menyetel cd horror itu
30 menit berlalu
Film itu masih terus berlanjut, belum juga selesai. Karena durasinya 60 menit *iningasal:)*
Akupun merasakan mataku yang mulai berat. Ngantuk, gumamku
Aku setengah sadar, hingga hanya suara teriakan teriakan mba ana yang masih terdengar, itupun samar-samar.
Sampai akhirnya, semuanya gelap dan Sepertinya aku sudah tertidur pulas
Seperti biasa, aku bermimpi lagi. Tapi mimpi ini aneh, ga seperti biasanya.
Sekarang aku berada disebuah ruangan yang gelap sekali--eh sebentar, bukan ruangan, tapi tepatnya lorong
"lorong sekolah?"
"kenapa sekarang di lorong sekolah?gelap banget lagi" lanjutku
'tap tap tap'
"SIAPA ITU?!" teriaku kaget ketika mendengar suara langkah kaki seseorang
'tap tap'
Semakin mendekat
"HEYY SIAPA DISANA?!" teriaku sekali lagi. Aku harap seseorang menjawabku. Benar saja, terdengar suara seseorang--samar samar, seperti sedang berkata 'aku pak satpam heyy'
"satpam?"
"iyaa, ngapain disini? Udah malem juga. Mau maling soal ulangan?" tanya pak satpam itu dengan wajah yang ganas
"eehh engga pak, bapa sendiri ngapin disini?" tanyaku penasaran, karena setauku, satpam sekolah tak diperbolehkan berjaga malam oleh kepala sekolah. Jika kalian tanya kenapa, aku sendiri pun tak tahu
"saya.. Saya.. Saya ada keperluan sama pak sofyan"
"pak sofyan? Guru matematika? Keperluan apa sih"
"neng sasa"
"SASA?! KENAPA SASA?!" aku berteriak kaget ketika mendengar kata 'sasa'. Apa hubungan pak sofyan, pak satpam, dan sasa?
Saat pak satpam akan menjawab pertanyaanku, sial! Aku terbangun
06.25
"SAA"
"huft mimpi"
"tapi, mimpi buruk. Semoga ga bakal jadi nyata" kataku dengan suara yang masih serak khas orang bangun tidur
"eits, rapih amat kamar" aku terkekeh kecil melihat keadaan kamar yang biasanya seperti kapal pecah dan sekarang berubah seperti kamar sang tuan puteri
"kayanya mba ana deh yang rapihin haha" lanjutku lagi
~~~
"PAH MAH DIANA BERANGKAT YAAA!! MBA ANA DIANA BERANGKAT DULUANN"
Teriaku dari gerbang depan dan langsung melajukan motor beat kesayanganku
Sesampainya disekolah
"ha? Ada apa nih rame rame" tanyaku penasaran
"itu si---"
CAPEEEEEEEEEEEE
UDAH SEGITU DULU, NTAR LANJUT. UDAH YA MAAP KALO SALAH SALAH SAMA GAJE, KARENA BIKIN INI TUH KARENA GABUT AJA GUE HEHE
JANGAN LUPA VOTE SAMA COMMENT!!!!!!!!!DAHH 💨
YOU ARE READING
dream - mimpi
Non-Fiction"sudah berapa kali aku bilang, jangan pernah meremehkan sebuah mimpi!"
