Cuaca hari itu cerah sekali, dengan panas terik yang cukup menyengat. Sepertinya tak memberikan pengaruh apa-apa kepada seorang gadis yang mengurung diri di dalam ruangan dengan pekerjaan yang bergelut manja dihadapannya yang terus menerus menyita waktu.
Gadis itu sedang mematut seorang wanita didepan cermin sembari memperbaiki dandanannya itu. "sebentar lagi selesai..." gumamnya pelan sambil menyisir beberapa anak rambut yang turun ke kening"..okaaay sudah bereeess..." Ucapnya dengan senyum manisnya itu.
"Inget mbak, rambutnya jangan diisengin lagi. Ribet sayanya mbak" wanita yang bernama mbak Fira itu tertawa geli "hahaha iya iyaa Anya. Oke deh oke, nggak aku apa-apain rambutnya. By the way, riasanmu sekarang makin keren tau. Kenapa ga coba ke wajahmu? Serius ini cantik loh.." Giliran Anya yang tertawa geli.
"Hahahahaa nggak ah mbak. Aku nggak bisa dan nggak biasa. Ancur malahan" Mbak Fira si foto model ter-ramah sekantor - kantor itu tertawa lebar saat mendengar jawabannya. "Coba terus deh.. Mbak masuk studio dulu yaa" ucap mbak Fira sambil berlari ke studio setelah asisten pribadi dan fotografer menjemputnya. Dia tertawa dan mengangguk sambil menutup pintu ruangannya dan kembali terdiam.
Setelah itu dia merogoh hp dalam saku celananya lalu membuka pesan-pesan yang yang masuk. 'Uwaah!! Mbak Tri balas!!' batinnya terkejut. (Mbak Tri adalah HRD dikantornya). "Let's see what happen when I open her message, hehe.." Perasaannya jadi campur aduk, karena dia baru saja mengajukan cuti tahunan dikantornya dan entah di approve atau tidak.
"Selamat siang Rajni Prajna Paramitha, mohon maaf karena baru sempat balas whatsapp dari kamu. E-mail kamu baru saya baca tadi malam. Permohonan cuti kamu sudah saya approve, tentu saja akan melalui pertimbangan karena panjangnya waktu cuti yang kamu ambil. Secara hukum dan hak karyawan, bisa saja kamu ambil. Tetapi, saya harus pertimbangkan juga dengan jadwal off kamu yang sempat kamu ambil lebih tempo hari. Jadi kepastiannya berapa lama kamu cuti akan segera saya beri tahu. Terima kasih."
"Yaelah susah amat yak mau cuti doang. Tapi bodo amat dah yang penting gue bisa off aja udah" setelah membaca pesan tersebut diapun berpikir bagaimana cara membalas pesan HRD-nya tersebut. "gue bales gini aja kali yak?"
'Siang juga mbak. Terima kasih banyak sudah mengapprove ijin cuti saya. Baiklah mbak, saya tunggu kepastiannya dikemudian hari. Selamat siang'
Dia tertawa miris "bodo amat dah, yang penting udah di approve, yang penting gue bakal cutiii!!!" sembari bergumam sendiri, dia pun merapikan hasil pekerjaan tangannya di meja rias tadi. Selesai mengemaskan meja dan cukup rapi, Anya duduk dilantai dan menatap paspor yang kini berada ditangannya. "Aku udah bela-belain bikin ini. Kalo sampe ga jadi, yah, parah aja.." lalu tertawa sendiri dan bergumam "Phillipines, see you there.."
*************************************************
Keesokan harinya, Anya bertanya kepada temannya, yang buka online shop dan dia memesan sesuatu "Tia, berapa harga jaketnya? Ada bawakah sekarang?" Tia melepas helmnya lalu menyodorkan bungkusan "135rb kak" dia pun merogoh koceknya dan menyerahkan uangnya. "Kakak ni mau kemana bah?" jawaban yang diberikan Anya hanya senyuman lebar dan kedipan mata sambil berlalu.
Dia mulai menghitung hari sebelum keberangkatannya "tinggal seminggu lagi". Dia tersenyum sambil membayangkan liburannya dan tiba-tiba teringat akan seseorang "astaga, aku belum telepon senpai!" Selama 8 bulan terakhir dia mempersiapkan diri dengan belajar ilmu bela diri tingkat dasar sampai menengah. Hanya berjaga-jaga apabila sesuatu yang tidak diinginkan terjadi . Untuk urusan kekuatan, Anya punya kelebihan. Dia sanggup menjatuhkan senpainya, dengan tidak mudah pastinya.
Sambil menunggu telepon diangkat dia membayangkan sosok senpainya. Seorang pria tampan dengan senyum menawan hati yang berusia 35 tahun, dan (sayangnya) sudah menjadi duda diusia muda. Muhammad Aldo, dan princess kecil kesayangan Anya, Zahra Napituliza yang masih berusia 3 tahun.
YOU ARE READING
Dream Will (NOT) Coming Trough
FanfictionBerawal dari liburan dan kesalahan takdir yang mempertemukan 2 orang manusia yang berbeda negara, bahasa, budaya, dan berbagai macam. Tapi sama-sama dengan kejombloan mereka yang sudah membatu #eh. Juni 2017
