Seorang anak yang kelak akan menjadi raja dari sebuah Negara yang bebas dari perang dan makmur yang akan dikenal sebagai Ashberian.
Bagaimanakah kisah dari anak tersebut sebelum menjadi raja dari kerajaan Ashberian
Seorang anak ceria berumur 9 tahun bernama Ashbell yang tinggal di desa Seran. Seran adalah desa yang sangat damai di daerah kekuasaan kerajaan Askia, Sebelum insiden tersebut.
Ashbell tinggal di rumah kecil dan sempit bersama ibunya yang sedang sakit parah dan ayah yang telah meninggal untuk melindungi keluarganya, untuk mencukupi kebutuhan hidup Ashbell bekerja disebuah pelabuhan sebagai pembersih kapal.
Pada tanggal 15, Ashbell pulang dari pelabuhan ke rumah dengan membawa berberapa buah yang di beli dipasar. Saat perjalanan dia melihat sebuah asap yang berasal disekitar desanya tersebut.
"Apa itu... Asap?" Ashbel yang merasa cemas berlari ke tempat asap itu. Sesampainya disana ashbell melihat tempat tinggal beserta desanya hancur hangus terbakar.
"Ibu... kamu dimana!!" ashbell yang terus mencari ibunya mendengar suara yang berasal di belakang rumahnya yang ternyata suara ibunya.
"Ahsbell, ini kamu kan?" (Ibu)
"Ibu, apa yang terjadi, kenapa desa dan warga desa menjadi seperti ini." (Ahsbell)
Setelah mendengar penjelasan dari ibunnya, Ashbell mengetahui insiden ini dilakukan oleh kerajaan Askia yang saat ini sedang terjadi perang. dengan alasan desa Seran yang selalu mengabaikan peraturan wajib militer. dengan alasan tersebut Kerajaan Askia menghancurkan desa seran beserta isinya.
"Bell, sekarang kamu bebas lakukanlah apa yang kamu inginkan dan bawalah pedang ini bersamamu."
Ashbell menangis melihat ibunya yang telah meninggal. berberapa saat di melihat seorang pengembara misterius berada di belakangnya.
"Siapa kamu?" (Ashbell) dengan mengarahkan pedang miliknya ke arah pengembara tersebut.
"Aku.. aku hanya seorang pengembara yang kebetulan lewat sini." (Pengembara misterius)
melihat wajah ashbell yang terlihat sedih perasaan pengembara tersebut sangat sedih
"Apakah kamu berfikir kalau kerajaan ini sudah tamat?" (Ashbell)
"apa maksudmu ?" (Pengembara)
"Di dunia ini apakah ada yang namanya keadilan, apakah harus ada yang namanya perang.."
pengembara tersebut memotong kalimat Ashbell.
"Maka cobalah untuk merubah negeri dan dunia ini, kau pasti bisa karena kau adalah anak yang dapat merubah dunia ini."
"Tidak mungkin, tapi terima kasih telah menasehati aku. kalauboleh tahu siapa nama mu?, ara kemana pengembara tadi?"
Setelah mendengar nasehat tersebut Ashbell telah menemukan tujuan hidupnya, tetapi pengembara tersebut tiba-tiba menghilang saat ashbell mengusap air matanya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Pada tanggal 17 Ashbell memulai petualangannya di pelabuhan dengan menggunakan kapal kecil, tetapi Ashbell di hadang oleh Putri Kerajaan Askia bernama Isla Askia saat sedang berkeliling. Ashbell terkejut saat di hadang oleh Putri Kerajaan tersebut.
"Berhenti disana wahai pemuda yang mencurigakan!!" (Putri Askia)
"Ohh.. maaf tuan putri Askia ada perlu apa deangan saya." (Ashbell)
dengan posisi terkepung oleh prajurit kerajaan, Ashbell dengan sengaja menyandra Putri Askia dan membawanya ke kapalnya.
"Maaf, aku pinjam Putri Askia dulu." (Ashbell)
saat kapal telah berlayar lumayan jauh Ashbell memasukkan putri tersebut ke dalam tong dan membuangnya ke laut.
"Terima kasih telah menjadi sandera ku. kalau cuma jarak segini prajurit mu pasti bisa menjeput mu bukan."
"Dasar penjahat... siapa namamu?" (Putri Askia)
"Namaku?... namaku adalah Ashbell, seorang yang akan merubah dunia." (Ashbell)
Dengan ombak dan angin yang membawa perahunya ia berteriak
"Aku akan merubah dunia!" (Teriak Ashbell)
Setelah meninggalkan Putri Askia, Ashbell memulai petualangannya yang konon akan mempunyai dampak besar terhadap seluruh dunia.