Senandung duka dari alam
Menjatukan rintihan hujan
Menghanyutkan segala asa
Menepiskan apa yang kokoh
Hanya menatap tetesan saja ia tak mampu
Ia terlalu merindu
Pada jiwa yang tlah lama tenggelam waktu
Dukanya tak lagi berwujud
Hanya menatap langit yang sendu
Ia kan menangis
Tlah berapa kali ia menangisi waktu
Waktu yang dianggap tak adil pada seorang perindu
Mata indah itu tak lagi kemilau
Hanya tatapan gelap yang terlihat
Tah mengapa ia terlalu mengagumi langit kelam
Menyukai bunyi sahdu irama hujan
Mencium aroma rerumputan basah
Memperjelas bahwa dia terlalu sendiri menikmati dukanya
Dinda zein
• • • • •
KAMU SEDANG MEMBACA
SEJUTA RASA
PoetryKumpulan sajak bentuk kasih, dengan elegi disetiap katanya tanpa ada satupun letak kegembiraan disana. Selamat menikmati ~
