pertemuan

50 4 1
                                        

"Raffa Candra Anggara. " coba kamu kerjakan soal di papan ini ujar ibu nia guru matematika terus memanggil raffa tapi yang dipanggil diam saja.

Bro, woi raffa? Raffa sambil menyenggol bahu raffa

Apaan si yo sakit! Gila lo jawab raffa

Gila,gila lo itu dipanggil bu nia kedepan,lo si kesambet apaan sampe sampe ngelamun dikelas ucap rio teman sebangku raffa.

Raffa pun akhirnya maju kedepan. Saat didepan ia hanya memegang spidolnya saja, karena ia bingung tidak bisa mengerjakan soal yang ada dipapan tersebut.

"Sekali lagi kalau ibu sedang menerangkan! Kamu itu harus perhatiin jangan ngelamun yang gak jelas. " ucap bu nia

Raffa hanya menganguk dan kembali kebangkunya.

Bel pun berbunyi artinya pelajaran bu nia telah habis.

Raf kantik yuk? Ucap rio

Saat raffa dan rio telah sampai dikantin tiba tiba ada dua orang cewek yang mengampirinya.

"hmm dia lagi" dalam hati raffa saat ia melihat cewek yang sedang berjalan menuju tempat yang sedang ia duduk dengan rio.

Hy raffa boleh kan aku sama teman aku duduk disini ucap cewek primadona sekolah. Raffa hanya memasang Muka datar dan tetap menikmati makanan yang telah dipesannya.

Sil lo mau pesan apaan? Ucap dina temab sisil.

Kayak biasa aja din jawab sisil. Oh ya raf kamu kapan si punya pacar? Apa kamu masih berharap sama masa lalu kamu, itu si emang hak kamu tapi mending kamu lupaiin aja. Emang dia sampe sekarang masih ingat kamu? Jangan jangan gak lagi ucap sisil panjang lebar.

Raffa menghiraukan sisil yang berbicara terus menerus. Ia berdiri dari bangkunya dan berjalan menuju kelasnya.

Eh raf, tunggu guee ucap rio.

Rafffaaa lo kok kacang si, emang enak apa dikacangin. asal aja lo pergi ucap sisil teriak dengan kesal.

Sesampai dirumah yang sangat mewah. Seluruh kebutuhan raffa tidak pernah kekurangan satu pun. Tetapi orang lain tidak tau keadaan hati cowok ini yang selalu hampa dan kosong. Karena sang papa sibuk dengan bisnisnya ke luat kota bahkan ke luar negeri. Semenjak kepergiaan sang ibunda saat ia masih berusia 10 tahun. Ia juga harus meninggalkan masa lalunya itu kejakarta sebelum sang bunda meninggalkanya. Karena kedua hal ini membuat raffa benar benar berubah deratis. Sebelumnya raffa anak yang sangat humoris dan selalu ceria, tapi sekarang ia berubah menjadi dingin atau bisa dibilang pangeran es kutub.

Ia terus mencari sosok dari masa lalunya itu. "kalung berbentuk love tapi raffa hanya mempunyai setengah dari bentuk lovenya itu dan setengahnya hanya ada di masa lalunya." dikalung itu juga terdapat foto mereka berdua. Raffa terus menatap kalung yang berbentuk love itu, ia hanya bisa berharap bisa bertwmu lagi dengan sosok itu.

"den raffa? Tuan menunggu aden diruang kerjannya?" ucap buk suri. Pembantu raffa dengan sopan.

Kenapa lagi pembunuh itu! Dalam hati raffa kesal .

"RAFFA PAPA DENGAR KAMU KEMARIN KE RUMAH YANG DIBANDUNG? Mau ngapain kamu kesana? Papa sudah pernah bilang kekamu, jangan pernah kesana lagi.kalau kamu kesana hanya bikin kamu terluka nak.ucap papa raffa dengan tegas.

"kenapa? Kenapa gue gak boleh ah! Apa gue salah kerumah yang penuh kebahagiaan itu? Gue kangen mama gue kangen semuanya yang ada disana jawab raffa dengan sedikit emosi yang dia tahan. Dan karena lo juga gue harus kehilangan mama! Asal lo tau dibandung itu satu satunya sumber kebahagiaan gue,kenangan tentang mama dan gak akan mungkin gue lupaiin, lo gak berhak ngatur ngatur gue!! Ucap raffa mengeluarkan emosinya dengan mata yang merah. Raffa pun meninggalkan ruang kerja sang papa dengan cepat.

"maafin papa nak, karena papa kamu jadi kayak gini. Karena papa jarang ada waktu buat kamu semenjak kepergiaan mama kamu raf ucap dirgantara yang terduduk dikursi kerjanya.

Ia meninggalkan raffa dengan pembantu saat usia raffa 10 tahun dan hanya pulang sebulan sekali. Raffa tidak pernah tau ia juga sangat kehilangan sang istri yang sangat dicintainya. Ia gila kerja sampai sekarang karena hanya inilah satu satunya cara agar sedikit melupakan sosok indah mama raffa dengan Bekerja. Karena dengan bekerja lah bisa membuatnya tidak bersedih terus.
***

Saat motor ninja berwarna hitam memasuki kawasan sekolah semua wanita terus menatap sang pangeran es kutub ini. Raffa pun turun dari si moge kesayangannya. Saat ia berjalan tak sengaja ia menyenggol wanita yang sedang membawa buku. Buku wanita itu berantakan tetapi raffa hanya lewat dan menghiraukan tanpa membantu wanita itu.

"woii cowok sinting,gak punya rasa bersalah lo? Udah nabrak gue dasar gilaa lo. Ucap wanita ini dengan teriak kesal karena raffa yang berjalan begitu cepat tanpa Membantunya.



Kira kira siapa ya cewek yang ditabrak raffa? Hmm apakah cewek itu kah yang ada dimasa lalunya atau bukan.
Ditunggu ya kelanjutnya:)

Past And FutureStories to obsess over. Discover now