Warning !!!
Nb. Dibaca sampai bawah ya, ada yang penting, makasih.
Bagian satu.
"Kadang indah itu bukan dari apa yang hanya dapat kita lihat namun juga berasal dari hati."
-HtOS Quote-
[Fallen]
Selasa, 23 Desember 2016
Desember adalah bulan yang penuh dengan hujan, kalau kata orang jawa bilang 'Desember' itu gedhe-gedhene sumber, artinya lagi banyak-banyaknya rezeki. Rezeki yang dimaksud adalah hujan.
Baru juga aku mau naik si jeny buat bergegas ke sekolah, takutnya keburu hujan, namun apa boleh buat, belum juga naik, rintik-rintik hujan mulai menembus seragam yang kupakai.
Dengan sangat terpaksa, kalau aja mama nggak di rumah pasti aku ogah pakai jas hujan ini. Udah kotor, nggak pernah dijemur, yang ada jamur, bakteri dan bau yang tidak sedap semuanya nempel ditubuhku, jadi apa nanti? Tempe busuk.
Dengan mengendarai sepeda motor dengan kecepatan lambat, sekitar 70 km/jam, akhirnya aku sampai dengan selamat sehat wal'afiat, yang nggak sehat aku lupa kalau pelajaran pertama ada pr matematika, dan kalian tau sendirilah aku belum ngerjain itu, shit mati aku!
3 menit sebelum bel berbunyi,
2 menit, aku masih lari-lari nggak jelas di koridor menuju kelas,
1 menit, mau sampai,
Huaa, akhirnya sampai juga.
"Hey, semuanya!?" Tegurku sampai didalam kelas. "Lah kok pada diem semua sih? Sariawan? Panas dalam? Atau bibir pecah-pecah? Dimanaaaa? Minum bejo aja pasti sembuh?" Saranku.
Teman sebangku-ku Ana, sedari tadi melirikku, alis nya naik turun, menunjuk suatu arah? Nih bocah mulutnya kemana sih? Nggak punya kali ya? Dicolong sama suaiper kali ya?
"Na, kamu nggak bisa ngomong ya? Bentar, mulut kamu masih ada tuh. Ngomong dong, jangan pakai bahasa isyarat, gagal paham nih aku jadinya!"
Bukannya ngomong bocah satu tadi malahan menepuk jidatnya, menunjukkan ekspresi menyerah, tapi kenapa?
"Ada apasih na? Nyamuk? Kok kamu nepuk jidat sendiri, dasar aneh."
Kok tiba-tiba ada hawa yang nggak enak ya dibelakang punggungku, kayak menyeramkan gitu bahkan lebih serem ini deh daripada waktu aku masuk ke rumah hantu yang biasanya ada di pasar malam.
Angin berhembus didekat tengkukku, hawanya sudah mencekam.
Satu....
Dua....
Tiga....
"Fallen!" Suaranya kayak kenal, hmmm... kayak suaranya guru paling killer di seantero SMA Nusa Dua. Siapa lagi kalau bukan pak Edward, guru matematika. Habis sudah sisa hidup yang kupunya.
"Eh-, bapak, Selamat Pagi pak!"
"Sekarang juga kamu berdiri didepan tiang bendera sampai bel istirahat!"
"Tapi pak, saya kan...."
"Tidak ada bantahan Fallen, sekarang!"
Dengan setengah hati aku berjalan keluar kelas, dengan langkah gontai. Menuju lapangan yang biasanya digunakan untuk pelaksanaan upacara.
[Alden]
SMA Nusa Dua
Tempat yang gue pilih sebagai tempat meneruskan sekolah, dengan terpaksa. Karena pindahan yang dikarenakan mama dipindahtugaskan di kota ini. Jadi apa boleh buat.
Sungguh gue nggak rela buat ninggalin pacar gue, Lexa. Dan mengharuskan kita LDR-an. And right, gue nggak suka itu. Padahal besok adalah anniv kita yang ketiga tahun. Ya, kita pacaran dari SMA kelas 1 ceritanya cinta pada pandangan pertama gitu, gue sendiri juga nggak tau tuh gimana asal usulnya? Yang gue tahu tiba-tiba aja gue langsung nembak Lexa tanpa ada alasan yang jelas, Lexa yang sama-sama baru ketemu gue pun kaget dan nggak nyangka, tapi berkat keahlian dan juga kegantengan gue akhirnya Lexa mau jadi pacarku, hebat bukan?
Saat gue sedang dikoridor menuju ruang kepsek, sebelumnya gue menghentikan niatku tadi untuk sekedar melihat seorang cewek yang entah ngapain didepan tiang bendera, semedi mungkin? Entah gue sendiri juga nggak tau dan nggak peduli. Sempat beberapa detik pandangan kita bertemu namun dengan segera gue alihkan, nanti takutnya dia jatuh cinta lagi. Tanpa pikir dua kali gue melanjutkan langkahku yang tadi sempat tertunda.
-TBC-
Gimana? Seru? Bagus nggak? Suka?
Apapun itu bantu le dengan cara vomment sebanyak-banyaknya ya.
Comment dong, kalau ada saran, kritik dll bakalan aku terima dan aku perbaiki lagi.
Thanks for reading. ^_^
Salam, Fallen unyu. 😘
Ps: kalau kalian suka aku bakalan lanjut chapter berikutnya. Makasih semua. Love you all.
Jangan lupa vote ya! Ibadah loh.
Sunday, 7 Mey 2017
ESTÁS LEYENDO
Hidden The Other Side
Novela Juvenil"Cinta itu tumbuh liar bersarang dihatiku, entah sejak kapan aku tidak tahu pastinya, tapi kenapa namamu-lah yang tertulis besar dan jelas, memenuhi relung hatiku yang membuatku sesak ketika melihatmu bergurau dengan yang lain. Lalu kenapa awal per...
