"Hyung, mianhae", sahutnya lirih karena sedang berbaring untuk mengistirahatkan badannya yang sakit semua entah mengapa.
"Sudahlah jangan pikirkan itu dulu! Istirahatlah, demam-mu tidak akan turun jika kau terus memikirkannya!", balas orang yang sedang mengompres kepalanya lembut. Bulir kecil menetes di sudut mata anak itu.
"Maafkan aku hyung. Jangan abaikan aku", isaknya perlahan, membuat wajahnya semakin memerah.
"Sudahlah, jangan menangis, hmm", balasnya sambil mengusap lembut puncak kepala dongsaengnya dengan sayang. Merasa tenang, ia pun menutup matanya perlahan karena mulai merasakan pusing lagi di kepalanya. Sakitnya membuat ia menggigit bibirnya tak sadar.
"Apakah kepalamu masih terasa sakit?", tanya hyungnya itu. Tanpa bertanyapun sebenarnya ia sudah tau. Yang ditanya hanya mengangguk mengiyakan.
"Istirahatlah maknae, hmm" sahutnya sambil terus mengusap kepala dongsaengnya itu.
Sambil terus mengusap, ia teringat dengan kejadian yang membuat maknae mereka jadi seperti ini.
'Jika kau tidak melakukannya dan cepat meminta maaf, mungkin kau takkan sakit begini. Dasar!', batinnya sambil sesekali menatap sayang pada maknaenya tersebut. Bibir pucat, mata yang sembab dan sedikit bengkak, pipi yang baru disadarinya mulai menirus, membuat ia sedikit merasa bersalah mengabaikannya.
"Maafkan hyung yang juga mengabaikanmu, Haechan-ah', sahutnya pelan, sambil tersenyum lembut.
TBC
Yap, haechan. Apa yang telah dilakukannya hingga para hyungnya memilih untuk mengabaikannya? Apa juga yang akhirnya membuat haechan jatuh sakit?
~~~~☆☆♡☆☆~~~~
[Edited] tues, 13/02/18
[2nd edited] Wednesday, 05/06/19
YOU ARE READING
Hyung Mianhae | Haechan NCT
Fanfiction[Sound like summary] "Aku memang sering berbuat jail pada hyung2 ku. Tetapi itu hanya samata-mata karena aku sayang pada mereka, bukan maksudku untuk membuat mereka marah dan kesal terhadapku" -haechan [Theme] - Brothership - Family(?) - Hurt/Comfor...
