{1}

1.3K 107 39
                                        

Somin. Gadis berparas cantik dengan rambut panjangnya yang ia biarkan tergerai sedang berjalan menyusuri lorong kampusnya.

Seorang pria yang kelewat gesrek tiba-tiba datang. "Yaa! Kenapa kau tidak menungguku?"

Somin menoleh. Melihat sahabatnya yang bernama BM dengan malas.
"Kau terlalu lama,"

BM memanyunkan bibirnya saat mendengar jawaban Somin yang kelewat singkat.

Somin mendengus. "Yaa! Matthew Kim, jangan bersikap sok imut di hadapanku,"

"Wae? Aku sudah imut dari lahir, Sominie."

"Terserahlah, aku tidak ingin berdebat denganmu," ujar Somin lalu berjalan menuju ke taman kampus.

BM mengikuti langkah Somin. "Wae? Apa kemarin banyak pria yang menggodamu?"

Somin menghentikan langkahnya. Menatap sahabat setianya lalu mengangguk. "Aku benar-benar lelah. Semua DM instagramku penuh dengan rayuan tak berguna."

BM hanya mengangguk mengerti. Ia sudah terbiasa melihat banyak pria yang mencoba mendekati Somin, namun tak satu pun yang berhasil menarik perhatian sahabatnya itu.

"Kenapa hanya para pria yang tidak menarik bagiku yang bicara padaku?"

"Nikmatilah hidupmu sendiri agar kau bisa menemukannya."

Somin duduk di salah satu kursi taman kampusnya. "Hal itu tidak ada pengaruhnya, Matthew Kim."

BM menarik napasnya. "Abaikan semua DM di instagram dari para pria yang niatnya terlihat jelas. Sekali saja, Somin-ah. Semua fokusku ada padamu,"

Somin menatap BM bingung, "Museun suriya?" (Apa maksudmu?)

"Nan neo johahae," ucap BM mengakui perasaannya pada Somin yang selama ini ia pendam.

Somin tercengang. Tatapannya beradu dengan manik mata BM. "Mwo? Are you kidding?"

"Ani. Aku tidak bercanda. I love you, Jeon Somin," ucap BM dengan sorot mata penuh keyakinan.

💞

Terima tidak yaa *?* 😂 😘

K.A.R.D 💌
{170509}
#Luvyoutoo
#2F

Oh Nana ♤ K.A.R.D Stories to obsess over. Discover now