prolog

136 9 3
                                        

Aku berdiri ditengah keramaian di bawah teriknya matahari, sibuk memandangi dirinya yang bersinar sangat terang melebihi terangnya matahari saat itu.

Entah kenapa aku terdiam dan tak bisa mengalihkan pandanganku darinya, dia yang lembut bagaikan bunga matahari.

Ya dia adalah Hafidz, orang yang kusukai. Dia bersekolah di salah satu sekolah swasta di kota Palembang, dia adalah cowok populer di sekolahnya, gimana gak populer? Dia tinggi, ganteng, pinter, berprestasi, dan dia juga ikut banyak organisasi. perfect lah intinya.

Sedangkan aku adalah cewek yang berbanding terbalik dengannya. biasa-biasa aja, gak tinggi-tinggi amat, gak terlalu cantik tapi lumayan pinter sih.

Aku menyukainya sejak aku melihatnya ikut lomba di sekolahku, saat itu dia jadi peserta LTBB putra. Namun dia belum mengenalku sama sekali, hanya aku yang tau tentangnya.

Aku pengemar rahasianya.

NeverStories to obsess over. Discover now