Perkenalkan nama aku Boy Maulana seorang siswa SMA Negeri 9 Pekanbaru. Aku dikenal banyak orang karena ada yang bilang aku ni tinggi lah aku ni kurus lah dan ada juga yang bilang aku ni playboy haha. Salah besar.
Pada suatu hari dibulan suci ramadhan. Dihari pertama Masa Orientasi Siswa (MOS) jujur aku takut dengan senior OSIS yang ada di sekolah aku. Karena aku dengar dari kakak aku kalau senioritas di junjung tinggi di sekolah ini. Pada saat pembagian kubu untuk MOS aku bersatu lagi dengan sahabat aku dari SD kelas 1 berlanjut lagi SMP dan kali ini kami sekubu untuk MOS haa. Nama dia Arya Lukito. Dia manggil aku "we boy. Bisa 1 kubu lagi kita yaa. Dari sd lagi kita bedua terus sampe sekarang masih sama sama kita. Untung cuma 1 kubu. Kalau 1 kelas nantik aku mintak pindah. Eneg liat wajah kau hahaha" aku menjawab "haha gimana lagi luk. Jangan2 kita jodoh gak? Jangan lah mintak pindah luk. Gada kawan aku nantik haha" luki menjawab lagi "haha tenang boy. Gabakal terpisah kita". Sedang asik bicara kami pun disuruh masuk ruangan kelas sesuai dengan yang di arahkan ketua OSIS kepada kami. Waktu didalam ruangan kelas. Kami semua diam dan gak ada yang berani berkata sepatah kata pun karena takut dengan senior yang mengawasi kami. Tidak lama kemudian ada anggota OSIS yang sangat tegas berkata "dek. Semuanya berdiri. Kakak mau periksa sepatu kalian dan kaos kaki kalian. Bagi yang merasa menggunakan kaos kaki hitam dan sepatu yang ada putih nya. Langsung buka sebelum kami jemur kalian di lapangan" dalam hati aku "aduh gawat. Aku pakai sepatu putih pulak. Kaos kaki hitam juga. Dibuka semua lah ini jadinya" dan kakak osis yang marah tadi pun bilang "udah dek?" Kami serentak bilang "siap udah kak" dan kakak tu menjawab "bagus. Sekarang tugas kalian. Buat biodata dan yang terakhir cantumkan kenapa kalian memilih SMA 9 menjadi pilihan kalian" kami serentak lagi menjawab "siap kak". Aku menulis biodata dengan keringat dingin karena takut dengan kakak yang tadi haha. Beberapa menit kemudian kakak osis yang mengawas di kubu kami bilang "udah dek? Kalau udah kumpul kedepan dek" dan kami semua pun maju kedepan untuk mengumpulkan biodata tersebut. Ternyata tidak hanya itu. Setelah kami menulis biodata tersebut kami tetap dipanggil satu satu kedepan untuk memperkenalkan diri kami masing masing. Apesnya lagi bagi mereka yang memilih hobby nyanyi nari dll disuruh praktekan didepan kelas hobby mereka. Untung hobby aku olahraga haha. Pada saat giliran aku di panggil aku maju kedepan dengan telapak kaki yang telanjang. Jujur aku malu dilihat teman teman. Tetapi giliran aku lah yang paling sebentar, karena pada saat aku membaca kan bagian kenapa memilih SMA 9 aku menjawab karna ada kakak yang pernah sekolah disini. Untung selamat haha. Perkenalan tadi berlangsung sebentar. Kami dibolehkan pulang jam 11 tetapi kami disuruh mempersiapkan baju putih polos, handuk ohayou, kaos kaki bola beda warna, karung goni untuk tas, buku tebal sampul merah putih, dan kami pun di suruh pecahkan teka teki kalau gak salah "air susu murni".
Keesokkan hari nya. Kami datang kesekolah dengan semua perlengkapan yang disuruh oleh para senior OSIS. Tetapi kami hanya boleh diantar agak jauh dari sekolah sekitar 50 langkah dari sekolah. Gak tau kenapa ada sistem kayak gitu tapi mau gimana lagi harus dijalani sebelum kenak marah yakan hahah. Pas sampai sekolah ternyata kami jadi siswa yang terlambat sedangkan siswa yang lain nya udah pada baris di lapangan. Sialan baris kami terpisah dan ternyata aku sama luki kembali 1 barisan lagi karena kami terlambat haha. Dia negur "kok sama lagi kita boy. Eh tau gini aku datang jam 5 biar gak telat kayak kau terus baris kita misah" aku jawab "gapapa lah ki. Kan dah kayak kakak adek kita selalu bedua dari sd smp dan skrng pun juga sama haha" luki menjawab "ah t*ik lah kau boy. Bedua terus kayak maho" dan pembicaraan kami pun terhenti ketika kepala sekolah menyampaikan pidato nya. Selama kepala sekolah pidato ternyata perut aku gak bersahabat dengan keadaan. Perut aku mules gilak. Aku tahan sampai barisan bubar. Setelah bubar akupun permisi sama kakak OSIS yang jaga di kubu kami untuk ke wc sebentar haha. Sesudah dari wc aku begegas naik ke ruangan kelas tempat dimana kubu kami berkumpul. Didalam kelas para senior OSIS ternyata mengadakan lomba antara kubu kubu yang lain nya semacam pentas seni gitu dan yelyel kubu terbaik. Kami berembuk apa yang bakal kami tampilkan dan yelyel apa yang bakal kami buat. Fix kami bakal nampilkan fashion show. Setelah lama berembuk waktu adzan zuhur pun kami disuruh sholat semua. Selesai sholat kami kembali ke keruangan lagi. Kami pun disuruh jawab teka teki apa yang dimaksud kemaren. "Air susu murni" kami pun sudah tau apa jawaban nya yaitu 1 kotak susu ultramilk dan susu tersebut dikumpulkan untuk diberikan ke panti asuhan terdekat. Kami diboleh kan pulang jam 1 siang sebelum pulang kami diberikan lagi tugas yaitu kami disuruh buat 7 amplop bewarna dan harus ada isi surat nya. Warna warna nya adalah hitam merah pink kuning hijau putih 1 lagi aku lupa haha dan wajib memberikan amplop merah dan hitam ke senior. Lalu amplop tersebut harus diisi dengan minimal 3 cokelat dari 7 amplop. Pulang sekolah pun aku bergegas mencari cokelat dan kertas origami untuk buat amplop 7 warna yang disebutkan tadi.
Hari terakhir MOS. Kami mematangkan penampilan yelyel kami dan fashion show yang bakal kami tampilkan. Memang tidak terlalu baik. Kubu kami hanya mendapat peringkat ke 5 karena ada beberapa kesalahan pada saat yelyel. Maklum namanya juga baru baru nampil didepan umum pasti ada panik panik nya haha. Hari terakhir MOS pun kami lalu dan pada saat pulang aku terhenti di mading sekolah untuk melihat pembagian kelas dan aku masuk dikelas 10 MIA 5
YOU ARE READING
Boy
Teen FictionBoy adalah seorang anak SMA yang menemukan kisah yang menakjubkan selama dia di SMA mulai dari kisah persahabatan, percintaan, sahabat jadi cinta pun bakal jadi cerita yang menarik. ayo tunggu apa lagi. lets read friend
