prolog

20 0 0
                                        

Di sebuah desa yang sejuk dan indah hiduplah kedua saudara kembar yaitu sasa dan sisil , mereka memiliki karakter yang berbeda-beda . Sasa yang sedikit  tomboy , berambut pendek, dan bersikap seperti hal nya anak lelaki . Sedangkan Sisil yang lebih feminim , berhijab , dan lebih dewasa . dengan perbedaan karakter membuat mereka saling memenuhi satu sama lain .

Pada saat itu Sisil berencana akan pergi ke jakarta untuk mengunjungi neneknya yang sedang sakit . Sisil tidak ingin kalau sasa ikut dengannya karena pasti sasa akan selalu mengintai kemana pun sisil pergi .
   "Sil..aku ikut yah.." ujar sasa dengan wajah penuh harap .
   "Hmm..aku akan mengizinkanmu pergi , kalau kamu tidak  akan mengintaiku kemana pun aku  pergi !! " gentar Sisil sambil mengemas ngemas barangnya .
 
" Baiklah...aku tidak akan mengintai mu lagi , asalkan kamu mengizinkanku untuk ikut denganmu .." kata sasa sambil  tersenyum tipis .

"Okee !! " ujar sisil .

Setelah mereka selesai mengemas ngemas barang , Sasa dan Sisil segera menaiki mobil yang akan mereka tumpangi.

"Sil..nanti kalau kita udah sampai di jakarta , temenin aku jalan -jalan ke mall yah.. " kata Sasa dengan nada sedikit lembut .

"Yaelah ..kan kamu udah gede , buat apa sih pakai di temani segalaa.. " ujar Sisil dengan wajah sinisnya .

"plis...plis.. Temenin aku yah sil.. " kata sasa yang terus memohon kepada sisil .

"Udah deh , jangan kaya anak kecil dong , kamu tuh udah gede , udah bisa ngurus diri sendiri .. !! " kata sisil sambil menutup pintu mobil.

Akhirnya mereka berangkat ke jakarta  dengan semangat dan ceria . Sasa dan Sisil tidak sabar untuk bertemu dengan neneknya di jakarta , karena sudah hampir 2 tahun mereka tidak bertemu .

Sesampainya di jakarta , Sasa dan Sisil segera pergi ke rumah  nenek mereka . mereka harus menaiki metromini agar bisa pergi ke rumah nenek mereka. Sesampainya di rumah , Nenek mereka sangat terkejut atas kedatangan kedua cucu kembarnya itu.

" Nenek ...Nenek .. " Teriak Sasa dan Sisil dengan kompak .

" Sasa ..sisil .. Cucu nenek " ujar nenek dengan suara sedikit pelan karena keadaannya yang sedang sakit .

" Nek..sisil kangen banget sama nenek , sudah hampir 2 tahun Sasa dan  Sisil tidak  bertemu Sama nenek .. "ujar Sisil dengan mata yang berkaca - kaca .

"Sasa juga kangen banget sama nenek , Sasa selalu kepikiran nenek.." ujar Sasa sambil mengusap kepala neneknya .

" Sasa ...Sisil.. Nenek juga kangen banget sama kalian berdua .. Bahkan setiap malam , nenek selalu meneteskan air mata , hanya karena mengingat kalian .." ujar nenek sambil meneteskan air mata .

Keesokan harinya ....

Azan shubuh telah berkumandang , sisil segera bersiap-siap untuk untuk melaksanakan sholat shubuh .

" Saaa....Bangun saaaaa.. Waktunya sholat shubuh ..." teriak Sisil dengan kencangnya .

"Apa sih..aku masi ngantuk sil .. Kamu sholat diluan ajah , nanti aku nyusul kok .." kata sasa dengan santainya .

"Astagfirullah... Saaa ,  kita ngga boleh nunda nunda sholat , sholat kan kewajiban !! " ujar sisil sambil memakai mukenahnya .

"Udah deh.. Nggak usah sok pahlawan , kalau kamu mau sholat yaa sholat aja .." bentak sasa kepada sisil.

"Yaudah ..sekarang terserah kamu yaa .. Apapun yang terjadi sama kamu , aku ngga mau tanggung jawab ! " kata sisil dengan nada sedikit keras .

"Emmm.." ujar sasa , sambil melanjutkan tidurnya .

Pagi telah tiba , suara kicauan burung yang menambah suasana hangat di pagi itu. Sisil yang lebih awal bangun sudah menyiapkan sarapan untuk sasa dan neneknya .

"Nek.. Ayo bangun nek , sisil udah siapin sarapan untuk nenek .." ujar sisil dengan lembutnya .

"Iya sayang .. Sasa mana ? " tanya nenek .

"Emm..ngga tau tuh nek ,sasa masi hanyut dalam mimpinya " ujar sisil sambil tersenyum tipis .

"Ahh ..kamu bisa aja buat nenek tersenyum .." ujar nenek , sambil bangkit dari tempat tidurnya .

Akhirnya nenek dan sisil pergi ke meja makan , untuk sarapan pagi .
Setelah selesai makan , sisil segera membangunkan sasa yang masi terhanyut oleh mimpinya .

"Saaaaa... Bangunn... Katanya mau pergi ke mall !! " ujar sisil.

"Iyaiya sil.. Aku udah bangun kok .. " kata sasa dengan semangat .

"Yaelah .. Tadi aku bangunin sholat shubuh , nggak mau bangun , tapi pas aku bangunin untuk pergi ke mall cepat bangett !! " ujar sisil dengan wajah sedikit marah .

"Maap yaa sill...!! " kata sasa dengan raut wajah sedih .

Akhirnya sasa segera mengahabiskan makanan yang ada diatas meja . kemudian Sasa dan Sisil bersiap -siap untuk pergi ke mall , dengan terpaksa sisil harus menemani sasa untuk pergi ke mall.

"Nek... Sasa dan sisil .. Pergi ke mall dulu yaa.. Nenek mau oleh-oleh apa ?? " kata sisil dengan wajah ceria.

"Nenek ngga minta apa - apa , nenek cuman mau kalian hati hati aja yaa .." ujar nenek sambil mencium kening sasa dan sisil.

"Iya nek ..." ucap sasa dengan lembutnya .

Sesampainya di mall , sasa dan sisil menuju ke pusat perbelanjaan , mereka ingin membeli beberapa keperluan untuk neneknya .

Masi penasaran dengan kelanjutan ceritanyaa ?? Yukk lihat part 2 nya yahh .. Coming soon

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 19, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Si Kembar Sasa Dan Sisil 👭 Stories to obsess over. Discover now