Rahasia yang akan selalu ditutupi untuk melindungi sebuah bayangan akan diri sendiri. Semua menjadi berubah dan rahasia terkuak, ketika akhir menjeput. membuat semua orang mengerti akan kehidupan rumit yang telah terjadi .
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
COVER BY faizahtulhikmah
Mahasiswi baru itu berjalan kearah bangku pojok sesuai dengan yang ditunjukkan Dosen Park, disana sudah duduk seorang mahasiswa tampan disisi kanan berseberangan dengan jendela. Mahasiswa itu langsung berdiri begitu murid baru mendekatinya bermaksud agar duduk disebelah kirinya yang akan terhimpit oleh tubuhnya dan jendela.
"Han Hye Ra imnida." Ucap sang mahasiswi membuat namja yang duduk disampingnya menoleh dengan tatapan datar
"Nan Arra" singkat, jawaban itu begitu singkat hingga terkesan tak perduli tentang nama gadis cantik yang akan menjadi teman duduknya di kelas malam materi statistik ini.
Hyera mendengus kesal melihat kelakukan teman barunya itu, namja itu bahkan tak menganggapnya ada disampingnya.
"Woohyun" panggil Dosen Park dan semua penghuni kelas langsung menoleh kebelakang
"Kau bisa menjelaskannya" ucap dosen Park menunujuk tulisannya di papan yang membuat namja yang duduk dengan Hyera langsung berdiri dan bergerak kedepan melakukan apa yang dosen itu perintahkan 'ah namanya Woohyun' batin Hyera yang masih memperhatikan namja itu terlihat sangat tampan ketika menjelaskan beberapa angka-angka yang biasa sulit dimengerti oleh mahasiswa umumnya.
"Waeyo ?" tanya Woohyun yang sudah duduk kembali ditempatnya, laki-laki itu mengerti bahwa anak baru itu sempat memperhatikannya.
"Aniyo" kata itulah yang menjadi akhir dari pembicaraan mereka malam itu hingga kelas berakhir.
--------------------
Pagi ini Hyera sudah siap dengan setumpuk buku ditangannya, gadis itu memang mengambil kelas malam dan pagi untuk kuliahnya. Kaki jenjang itu berjalan mulus melewati undakan yang menghubungkan kelantai dasar Seoul University. Namun sampai ditengah undakan seorang namja tampan tak sengaja menabraknya, hingga beberapa bukunya jatuh dan tercecer.
"Gwenchana ?" tanya namja itu penuh kekhawatiran membuat Hyera menoleh .
"Oh Woohyun-ssi"
"Ne, kau mengenalku nona ?" tanya namja tampan itu kebingungan, pasalnya pagi ini ia merasa baru pertama bertemu gadis cantik itu tapi entah dari mana yeoja itu mengenalnya.
"Kau tak ingat padaku ?" ini sudah dua kali Hyera tak mendapatkan jawaban tepat dari namja didepannya, dan hanyalah tatapan bingung yang diberikan.
"Han Hye Ra" panggil salah satu yeoja yang baru saja turun dari mobilnya, mengalihkan kedua manusia itu dari pertanyaan-pertanyaan buram yang membingungkan.
"Han Hye Ra, kau pulang dari China tak menghubungiku hah ?" tanya yeoja itu langsung
"Aku pulang minggu lalu dan appa langsung mendaftarkanku kesini." Woohyun hanya menatap kedua gadis itu dengan tatapan tanda tanya.
"Kau harus mentraktirku hari ini." Ucap sang gadis sambil menarik lengan Hyera, meninggalkan Woohyun yang masih termangu dengan semua kejadian pagi ini.
Hyera menoleh kebelakang menatap Woohyun dengan pasti dan berkata "Sampai Jumpa"