Ali segera menghentikan mobil Teranonya, ketika tiba tiba pandangannya tertuju pada mobil merah didepannya yang berhenti mendadak. Dalam hati, Ali agak sedikit dongkol melihat dirinya disalip dengan tiba tiba dan berhenti pula seketika. Tapi dicobanya sedikit sabar, sambil menanti orang yang mengendarai mobil merah itu keluar. Ingin dihampirinya orang itu dan bertanya apa maunya orang itu.
Tapi mendadak dia terkesima, dan mengurungkan niatnya untuk memarahi orang yang mengendarai mobil merah itu. Dilihatnya seorang perempuan keluar dari mobil itu. Ali mengamati perempuan itu. Perut buncit dan wajah yang cantik menghiasi parasnya. Meskioun hamil, perempuan yang berkerudung hitam ini kelihatan begitu cantik. Dan tiba tiba Ali tersadar ketika pintu kaca mobilnya diketuk wanita itu. Ali segera membuka kaca mobilnya. Terlihat dengan begitu jelas paras wajah perempuan itu. Betapa cantik dan anggunnya wanita itu. Perempuan itu kelihatan panik dan berkata dengan terengah-engah.
"Maaf, pak. Tolonglah saya, didalam mobil saya ada...ada...," perempuan itu dengan terengah-engah menunjuk mobilnya, seakan mulutnya tercekat untuk bicara.
"Iya, Bu, ada apa di mobil Ibu? Tenang, Bu, ada apa? Coba tarik nafas. Nah, baru keluarkan. Sekarang ibu ceritakan ada apa?" tanya Ali.
"Itu...didalam mobil saya ada, ...ada ular di jok belakang. Ih, saya ngeri. Cepet tolong keluarkan ular itu, Pak," pinta wanita itu.
Seketika Ali juga agak dikit panik, tapi dia berusaha tenang. Dan dia mulai menuju mobil merah itu perlahan lahan. Ali mengamati jok belakang mobil itu. Dan benar saja, terlihat oleh Ali ada ular yang melingkar di mobil itu. Tidak terlalu besar tapi kelihatannya cukup berbisa. Ali mencari ranting pohon kecil dan perlahan di bukanya pintu belakang mobil itu. Wanita tersebut tampak ketakutan dan dia bersembunyi di belakang mobil terano Ali.
Dengan hati hati, Ali mengeser ular itu dengan ranting. Dan seketika ular itu marah dan mendesis desis mengeluarkan lidah nya. Ali segera menghindar. Ular itu merayap mencari jalan keluar. Ali terus mengusirnya menggunakan ranting dengan posisinya yang agak menjauh daro ular itu. Ternyata berhasil, ular itu segera keluar dari mobil dan merayap masuk kesemak semak dekat mobil itu.
Wanita yang sejak tadi ketakutan itu segera keluar dari persembunyiannya dan berkata kepada Ali, "Coba periksa dulu, Pak, barangkali ada ular yang lain lagi di mobil itu. Saya takut sekali," kata wanita itu.
"Saya sudah periksa semua yang ada di mobil Ibu, dan kolong kolongnyajuga sudah, ternyata... Empty, nggak ada ular lagi. Nah sekarang ibu bisa naik mobilnya lagi. Tenang saja, Everything will be fine, ...don't worry, OK!" kata Ali meyakinkan. Baru di sadari oleh Ali, dia baru saja berbicara pakai bahasa inggris, lalu dicoba menjelaskannya lagi kepada wanita itu.
"Ibu, semua baik baik saja, jangan khawatir, ok."
"Iya saya mengerti, terima kasih. Tapi, ... are you sure that there is no snake a any more?" wanita itu juga bertanya dengan bahasa inggris, tak kalah dengan Ali. Ali tersenyum.
"I am sure, Mam. Don't worry," jawab ali sambil tersenyum. Wanita itu masih sedikit merasa takut.
"Ngomong-ngomong, kenapa bisa sampai ada ular di dalam jok belakang mobil ibu?" tanya ali mengalihkan ketakutan wanita itu.
"Iya, tadi saya baru saja dari dokter kandungan, setelah selesai periksa lalu pulang naik mobil ini. Ketika saya mau mengambil sesuatu di belakang jok ini, tiba tiba sudah ada ular itu tadi. Saya tidak tahu, dari mana datangnya ular itu. Di taruh orangkah atau merayap sendiri di mobil. Ah, mengerikan sekali. Tadi ularnya berbisa ya?" tanya wanita itu.
"Ya, sedikit berbisa. Tapi sudahlah, tidak usah takut, mungkin ular itu merayap sendiri, bukan seseorang yang berniat jahat pada ibu." ali meyakinkan.
YOU ARE READING
TAKDIR ALLAH
Spiritualgak nyediain sinopsis atau prolog atau apapun itu. kalau penasaran langsung baca aja.
