senjamu bukan senjaku, malammu bukan malamku, indah tidaknya malammu bukan urusanku tapi terkadang terlintas dalam perenungan dengan siapa, dengan apa dan bagaimana kau melewati satu senja dan satu malam hari ini. kuharap senjamu indah dan malammu...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Senja datang dan jatuh diperbatasan, kemudian malam mulai menggelar permadani bercorak bintang gemerlapan.
Senjamu bukan senjaku, begitu juga dengan malammu bukan pula malamku, malamku bisa saja indah, tapi bagaimana dengan malammu?
Dengan apa kau melewati setiap malammu? entah dengan sesuatu yang berwujud dan bernyawa atau bersama sesuatu yang lain,
Sakitkah?, sehatkah?, tak kutahu semuanya tersimpan rapi dalam segaris senyum yang tergambar bersama lesung pipit yang sering kau keluhkan itu, dan kukira kau harus berterimakasih pada lesung pipit yang telah membantumu terlihat manis dan baik baik saja, kau biarkan lukamu meruam dan mendalam tanpa kau bagi, mungkin jika lukamu bisa diuangkan sekarang kau telah kaya raya karna lukamu pasti laku keras.
Dalam kembaramu kau apakan kisahmu? Kau simpankah? Kau bagikah? Jika bisa memberi usul menurutku simpanlah yang menyenangkan dan bagilah sesuatu yang membuat pundakmu nyeri.