Prolog

25 2 0
                                        

Aku menatap matanya lekat-lekat. Tak ada sirat kebohongan sama sekali di sana, walau begitu rasa ragu masih saja menyelimuti diriku. Di sisi lain sepasang mata lain menatap kami tajam dari belakangku, membuatku merasakan aura kelam yang menusuk. Aku tak yakin pada diriku sendiri.

Haruskah kumenjawab sekarang?

Bagaimana harus memilih antara matahari dan bulan hanya dalam waktu sedetik?

Namaku Raven, dan hatiku memilih....

The StarWo Geschichten leben. Entdecke jetzt