Saat di meja makan yang cukup besar di situ cuma hanya ada : Agatha, ayah, dan ibunya. Dia adalah keluarga yang sangat rukun dan damai. Tidak ada yang bertengkar dalam keluarga satu ini.
"Ayah, aku boleh gak. Kan aku sudah lulus SMA jadi, aku boleh reflesing gak. Plisss". Mohon Agatha. "Aku kan sudah gede ayah ibu boleh dong plisss". Tambahnya. "Emangnya kamu mau liburan ke mana, keluar kota atau keluar negeri". Tanya ayah. "Luar negeri". Jawab Agatha. "Apa?". Jawab ayah sambil menyendok makanannya.
Ayah langsung meminum teh hangat yang dibuat oleh pembantunya sambil berpikir untuk mengizinkan anaknya atau sebaliknya.
"Sudah lah ayah dia kan baru lulus SMA, pasti dia butuh liburan ketempat yang cukup jauh, walaupun ke luar negeri". Bujuk ibu. "Emangnya kamu mau liburan kemana ke negara mana". Tambahnya ibu.
"Ke Amerika". Jawab Agatha. "Apa ke Amerika". Jawab ayah sampai sesak nafas.
Kemudian Agatha dan ibu khawatir apa yang terjadi dengan ayahnya. Kemudian Agatha memanggil pembatunya untuk membantu menuntun ayahnya hingga masuk ke dalam kamarnya.
"Bibi, ini bantuin ayah aku, tolong masukin ke dalam kamar, pasti dia butuh istirahat". Perintah Agatha. "Ya non". Jawab sang pembantu yang paling setia dengan Agatha.
Aku langsung menaiki anak tangga satu persatu untuk bisa naik ke atas. Dan aku melangkah lebih cepat karena kepanikkanku mulai terpecah.
"Ibu gimana nih, pokoknya aku harus kesana soalnya 5 hari lagi ada festival disana, nanti aku bawain oleh oleh dari sana yang bagus - bagus kok. Cuma 1 bulan kok ibu! Pliss ibu plisss". Mohon Agatha.
Ibu langsung menarik nafas untuk berfikir.
"Yaudah ibu mengizinkanmu tetapi jangan lebih dari 1 bulan". Jawab ibu. "Dan kamu di sana hati-hati jaga dirimu baik-baik di sana. Ibu mau kamu besok berangkat kesana, daripada telat festivalnya". Tambah ibu. "Bener bu, Hore!!". Seru Agatha hingga meloncat-loncat di dalam sofa kamar ibu dan ayahnya.
Agatha langsung mencium kening dan pipi ibu nya.
"Oh, ya bu aku ingin beli koper dulu soalnya koper aku rusak gara gara lagi kita liburan ke Australia".
Ibu langsung mengangguk-angguk kepalanya yang bertanda setuju.
"Yaudah cepetan sana nanti ketahuan ayah kamu". Perintah sang ibu.
"Yaudah aku pergi dulu yah ibu". Agatha langsung meninggalkan ibunya sendiri.
Sesampai di MALL dia bertemu dengan seorang sosok pria tampan. Yang di depan toko koper yang ingin dia tuju. Agatha langsung menghampiri sosok pria yang ada di depan toko koper.
"Hai". Sapa Agatha. "Hai juga, emangnya lu siapa, lu kenal gw". Jawab sosok pria. "Gak kok, gw mau kenalan sama loh. Nama loh siapa, kalau nama gw Agatha". Tanya Agatha.
Agatha dan Dimas mengulurkan tangannya
"Oh Agatha, nama gw Dimas. Yaudah gw mau masuk duluan yah". Jawab Dimas dan langsung melepaskan tangannya dari Agatha
Kok di tinggalin sih. Yaudah gak apa apalah yang penting udah kenalan apa tuh cowok.
Agatha langsung masuk kedalam toko koper dan Agatha melihat-lihat koper. Dan dia membeli koper dengan model polkadot dengan warna biru cerah. Dan dia keluar dari toko koper menuju restaurant yang ada di lantai bawah. Agatha langsung memasuki restaurant yang dia tuju. Dan Agatha langsung memesan makanan dan minuman yang ingin di santap olehnya
"Mba, aku pesan iga bakar penyet dan orange juice, jangan lama lama yah mba soalnya perut aku udah laper". Perintah Agatha. "Oke mba, sebentar lagi makanan dan minumannya dateng kok". Jawab sang pelayan restaurant.
YOU ARE READING
Promise of love
Romanceuntuk lebih baik bekerja daripada berfoya foya. Dan apakah kamu mau bekerja di suatu tempat untuk mendapatkan pria yang kamu cintai? dan kamu merasakan harus memiliki suatu pasangan tetapi, dia tidak PEKA sudah SALTING tapi gak dapet juga. Dia akan...
