Senin,hari paling nyebelin bagi sebagian siswa mungkin karena hari setelah minggu??ups maaf ga ngaruh juga kan,tapi alasan senin menjadi membosankan adalah upacara,bagaimana tidak secara tidak langsung semua siswa dijemur dibawah sinar matahari yang baru muncul namun terasa terik,pidato kepsek tercinta yang panjang membuat kaki semua siswa hampir patah,hehe berlebihan memang tapi entah kenapa semua itu tak berlaku bagi ify
"Hallo happy monday semua"sapa ify kepada ayah,ibu,dan 3 abangnya
"Pagi juga princess papah udah bangun"entah itu pujian atau sindiran dari sang papah yang membuat ify tersenyum kikuk
"Iya lah pah sekarang kan hari senin nanti kalo gabangun pagi ify bisa telat"jawabnya sedikit bangga kepada diri sendiri entahlah apa yang harus ia banggakan
"Kita mah telat juga bebas kali"kata reno dengan bangganya,jangan heran kenapa reno bilang gitu karena sang paman-lah pemilik sekolah
"Wahh gila lu bang walaupun itu sekolah punya om,lu jangan seenak jidat lu dong"amuk ify sambil mendelikkan mata
"Yaelah so nyeramahin gue lagi,kaya yang udah bener aja"cerocos reno yang gak terima diceramahin adenya sendiri
"Seengganya gua ngasih tau aja,karena semua murid itu punya hak yang sama"jawab ify tak mau kalah
"Udah jangan pada ribut nih makan dulu semua"sela bu marwa ditengah perang antar saudara,sang ibu datang dari dapur sambil membawa 5 piring nasi goreng menu andalan mereka tiap pagi
"Wihh tante tau aja kalo aku udah lapar dari tadi,energi rasanya kekuras liat sikembar berantem"sindir reyka kepada reno dan ify
"Kita bukan kembar"bantah ify dan reno bersamaan,jelas aja mereka mengelak dibilang kembar umur mereka saja beda 2 tahun
"Yaudah ayo makan,laper nih keburu dingin entar"lerai rona abang yang satunya lagi loh,malah ify sempat berfikir apa mereka yang kembar sampai-sampai namanya hampir sama semua.
sebenernya kakak ify hanya reno,namun entah dari mana kedua makhluk tak dikenal itu datang,sehingga mau tak mau ify juga harus menganggap reyka dan rona seperti kakak-nya sendiri
Mereka menyelesaikan kegiatan sarapan,28 menit diselingi beberapa candaan dari abang-abang kece yang sedikit gak normal.
"Mah-pah kita berangkat dulu ya..assalamualaikum" pamit ify,mereka ber-4 pamit sambil menyalami papah dan mamah,reno membawa mobil kesayangannya yang pas diisi oleh empat orang
STAFY SASTRA GEONALD,biasanya dipanggil ify anak bungsu dari kedua orang tuanya bu MARWA GEONALD dan pak ATALA GEONALD,wanita cantik blasteran prancis indo,sang kakek lah yang memiliki darah prancis
Ify memiliki seorang kakak yang entah harus disyukuri keberadaannya atau harus ia sesali keberadaannya,RENO SATRIA GEONALD,pria tampan yang membuat hati semua siswi disekolahnya tergila-gila namun otaknya sedikit gesek
REYKA BAGASKARA,dan RONA ANGGARA,sahabat reno yang ikut tinggal dirumah nya,orang tua mereka bekerja di luar negeri,mereka meminta kepada kedua orang tuanya untuk tinggal di rumah reno,awalnya orang tua mereka tidak mengizinkan mereka tinggal di rumah reno,namun mereka berusaha keras membujuk orang tua mereka agar bisa tinggal di rumah reno,dengan usaha yang keras mereka bisa membujuk kedua orang tuanya,entah dengan cara apa mereka bisa membujuk orang tuanya
"Dek denger-denger lu disuruh pak mul buat jadi journalist sekolah ya?"tanya Rona sambil melihat ify sekilas
"Iyah bang,ify juga disuruh masuk tim majalah sekolah"jawab ify sambil terus memainkan hp-nya
"Hebat lu fy,kok bisa gitu?"tanya reyka membulatkan matanya tak percaya "yang masuk tim majalah kan cuma orang-orang terpilih doang apalagi buat jadi journalist sekolah ga sembarang orang"lanjut reyka sambil menjerit histeris
"Yaudah si bang biasa aja ngomongnya gausah sambil jerit-jerit gitu"kesal ify kepada reyka "jadi kan gini ify punya hobby foto-foto gitu,nah waktu itu ada turnamen bola sekolah kita,ya ify foto aja terus dicetak dikasih tulisan gitu,kaya di koran,isi tulisannya sih tentang turnamen bola itu,terus ify tempel dimading"jelas ify panjang lebar
"Ooh jadi yang ada di mading tentang turnamen bola itu buatan lu?"tanya reno yang baru membuka suara sambil mengendarai mobil dengan serius
"Iyah bang kan ada tulisan STAFY SASTRA nya masa lo ga liat sih?"tanya ify bingung
"Gue liat,tapi gak tau kalo nama lo stafy,kira gue itu orang lain"jawab reno santai
"Njirr gila lu bang nama ade sendiri aja lu kaga tau"jawab ify penuh emosi"tapi gue bakal ambil tawaran pa mul,toh kesempatan gabakal datang dua kali"ucap ify sambil tersenyum penuh keyakinan
"De pokoknya lo gaboleh ambil tawaran itu"sela reno dengan cepat..."emang kenapa bang?"tanya ify penasaran..."de kalo lo jadi jurnalis lo bakal ngejar berita kesana kesini,lari-lari,lo bisa kecapean"jelas reno penuh khawatir
Ify menghela nafas panjang "bang emang itu tugasnya journalis NYARI BERITA bukan nyari ikan,abang gausah khawatir ify bakal baik-baik aja kok"jawab ify sedikit kecewa
"Serah lu deh pokoknya gue ga setuju titik"larang reno dengan tegas..."plis bang kali ini aja ify mohon"rayu ify mencoba meluluhkan hati reno,namun reno diam tak menjawab ia memilih fokus untuk menyetir,sedangkan reyka dan rona masih setia menonton debat antara ade-kakak
Mobil berkapasitas empat orang itu telah memasuki area sekolah "bang ify duluan ya byee semua"pamit ify kepada ketiga abangnya,mereka hanya menganggukan kepala sedangkan reyka melambaikan tangannya dengan semangat
Pagi ini langkah kaki gadis berambut pirang itu mengarah menuju ruang pak mul,wakil kepala sekolah di sma-nya,sekaligus ketua majalah sekolah
"Assalamualaikum,permisi pak"kata ify sambil membuka pintu berwarna putih tulang itu
"Waalaikumsalam,ohh stafy silakan duduk na"perintah pak mul yang sudah melihat sosok ify memasuki ruangannya
"Pak maksud saya datang kesini saya mau nerima tawaran bapak buat jadi tim majalah sekolah,dan menjadi journalist sekolah"jelas ify sebelum pak mul bertanya
"Wahh saya sangat senang mendengar kabar baik ini,baik stafy mulai besok kamu sudah boleh masuk tim"tutur pak mul senang "ada lagi stafy?"lanjut pak mul,sepertinya dia memberi kode untuk mengusir ify
"Tidak pak terima kasih,saya mau ke kelas dulu,assalamualaikum"pamit ify yang sudah beranjak dari tempat duduknya
"Tunggu ify,ini formulir untuk bergabung bersama tim majalah,diisi ya"tahan pak mul sambil menyodorkan selembar kertas kepada ify
"Baik pak terima kasih"ify mengambil kertas itu sambil pergi meninggalkan ruang pak mul.
Ify melihat jam di tangannya,kini sudah menunjukkan pukul 06:50 yang artinya upacara akan dilaksanakan 10 menit lagi,ify berjalan menuju kelasnya dari luar suasana kelas tampak ramai
Benar saja kelas nya memang sangat ramai "ini ada apa sih key?"tanya ify kepada keyra teman sebangkunya "biasa fy mereka sibuk" jawab keyra singkat,sedangkan ify mengerutkan dahinya bingung "sibuk ngerjain pr mtk"lanjut keyra santai,ify hanya mengangguk lalu beberpa detik kemudian ia panik setengah mati "Mampus,emang ada ya key?"tanyanya tak percaya sambil sibuk mencari buku pr-nya,membuka halaman demi halaman,hingga ia menemukan soal tanpa jawaban yang menghiasi halaman pada bukunya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
SEMOGA KALIAN TERHIBUR OLEH CERITA YANG MASIH ACAK ACAKAN INI
LIKE AND COMMENT
THANK'S♡♡♡
LOVE UU💋❤
Salam manis
🐯
singa betina
YOU ARE READING
J(O)URNAL(IST) LOVE
RomanceBukankah cinta itu seperti journalist? mencari,bertanya,kemudian dapat...ya menurutku cinta juga seperti itu.sangat simple bukan?? Mencari orang yang tepat,lalu bertanya beberapa hal untuk dekat,kemudian kita bisa mendapatkan cinta. Tapi aku salah c...
