Bagian 1

7.1K 316 36
                                        

Abraham David, salah satu cowok populer di sekolahnya yang sangat tampan sehingga banyak sekali kaum hawa yang sangat menyukai sosoknya. Memiliki alis yang tebal, bulu mata yang lentik, hidung yang mancung, hingga bibir yang merah, dan tak lupa rambut yang selalu ia buat menjadi jambul ke atas semakin menambah tingkat ketampanan David.

Meskipun David dianggap tengil oleh teman-temannya, tapi tidak akan bisa mengurangi karismatik cowok itu. Tak sedikit cewek di sekolahnya selalu meneriaki nama David atau sekedar mencari perhatian David dengan cara tersenyum atau berusaha menebar pesona, namun sayang usaha selalu saja dihiraukan oleh David.

Mereka semua emang cantik tapi bukan tipe gue, batinnya jengkel. David tidak menyukai cewek yang agresif dan centil karna menurutnya cewek seperti itu tidak punya harga diri. Dan, David sudah menemukan seorang cewek yang berhasil membuatnya jatuh cinta, dia adalah Keyra Larasati anak kelas IPA - 2.

Keyra Larasati, seorang cewek cantik namun sedikit jutek itu berhasil menaklukan hati David. Cewek yang memiliki lesung pipi, pipi chubby, hidung mancung, serta rambut sebatas bahu itu mampu membuat David mengenal gadis itu lebih jauh atau bahkan menjadikan miliknya.

"Vid! Itu dia," seru Bimo sambil sedikit meninju bahu David. Kini keduanya sedang berada di kantin karna bel istirahat sudah berbunyi.

DUAK!

Bimo menoleh ke arah David dengan wajah kaget karna David menggebrak meja, tak lama setelah itu Bimo sadar bahwa sebelumnya David sedang minum dan mungkin saat Bimo meninju bahu David, cowok itu tersedak.

"Eh, sorry bro!" kata Bimo terkekeh dan mengelus punggung David pelan-pelan.

David menggeram, "Ada apaan sih, Bim?" tanya David yang masih sibuk mengaduk-ngaduk jus alpukat kesukaannya.

David terjolak kaget ketika tangan Bimo dengan sengaja menarik kepala David agar menoleh ke suatu tempat. David yang kesal pun langsung menoyor kepala Bimo dengan geram.

"Apaan sih, Bim? Sakit bego!"

Bimo terkekeh lagi, "Vid, liat deh ke penjual bakso itu disana ada-----"

David berdecak, "Iya gue tau kalau disana ada yang jualan bakso, bentuk baksonya bulat, penjualnya------"

"AW!! Sakit anjing, kenapa sih, Bim!?" kata David geram, teman disampingnya ini benar-benar menguji kesabaran David. Tadi meninju bahu David cukup keras dan sekarang menampar pipi David. Dia itu cowok apa cewek sih, pikir David.

"Bacot ya lo! Liat tuh, disana ada Keyra. Cewek yang lo taksir, Bro!!" kata Bimo semangat.

David yang lagi sibuk meminum jusnya langsung menoleh ke arah Keyra dan bergegas menghampiri gadis pujaan hatinya tersebut. Senyumnya semakin merekah ketika dia sudah bertatapan dengan Keyra.

"Hai, Keyra!" sapa David ramah, cowok itu sebenarnya gugup jika sedang menegur Keyra mangkanya David selalu sibuk memainkan rambutnya atau memasukkan jari-jarinya ke dalam saku celana.

Tatapan Keyra begitu mendelik sehingga membuat David hampir saja putus asa jika sudah menyapanya, berkali-kali David menegur Keyra namun tak pernah dibalas oleh Keyra. Jangankan dibalas, dilirik saja tidak. Kasihan David.

"Duduk di meja gue aja, yuk? Kebetulan 'kan kursi disini udah penuh semua," lanjut David, cowok itu menggeram di dalam hatinya karna Keyra hanya diam tak menjawab ucapannya ataupun melihat ke arahnya.

"Kita ikutin dia aja yuk, Key!" bisik Monik, sahabat Keyra yang selalu saja berduaan dengan Keyra kemanapun cewek itu pergi.

Keyra menoleh cepat ke arah Monik dan memicingkan matanya, "Jangan tergoda,Nik! Kita masih bisa makan sambil berdiri kok, atau nggak kita tunggu sampai ada kursi kosong," balas Keyra setengah beranjak dari hadapan David.

Melihat Keyra yang ingin beranjak, tangan David langsung menahan pergelangan tangan Keyra. "Bener kata Monik, Key, mending duduk di meja gue!" pinta David sangat lembut. Tangan yang tadi mencengkram pergelangan tangan Keyra langsung ditepis oleh pemiliknya.

"Gue gak sudi semeja sama lo, awas!"

David langsung bergeser ke depan Keyra, berusaha menghalangi jalan Keyra. David tersenyum ketika melihat wajah Keyra yang sudah memerah karna emosi. Lagi-lagi tangan David mencengkram pergelangan tangan Keyra dan menggandeng cewek itu menuju mejanya.

"Gue 'kan udah bilang, kalau gue gak----"

David menarik tangan Bimo agar berdiri, "Gue bakal pergi asal lo makan, makan yang banyak ya! Gue ke kelas duluan," pamit David kepada Keyra dengan senyum yang masih terpampang di wajah tampannya.

David langsung saja beranjak dari kantin bersama Bimo. Di dalam lubuk hati yang paling dalam, sejujurnya David sakit hati ketika Keyra menolak duduk semeja bersama dirinya. Namun apa yang bisa David lakukan selain mengalah? David tidak mungkin membuat Keyra jatuh sakit karna tidak makan, David tidak mau itu terjadi.

*****

Sedangkan di tempat lain, lebih tepatnya di kantin. Cewek berambut panjang itu sangat menikmati makanan kesukaannya, bakso. Keyra seakan tidak peduli oleh tingkahnya ketika berhadapan dengan David. Sifat jutek yang selalu ia lontarkan kepada David tidak pernah membuat Keyra menyesal, cewek itu justru sengaja berbuat jutek karna tidak ingin berdekatan dengan David.

Keyra memang mengenali David, cowok populer yang memiliki wajah tampan siapa sih yang tidak mengenal David? Tidak ada. Namun, Keyra tidak ingin berteman atau memiliki hubungan dengan David. Alasannya cuma satu, Keyra tidak menyukai sifat David yang annoying.

"Gue rasa, lo udah keterlaluan deh sama si David,"

Keyra tidak menjawab ucapan Monik, rasanya sangat malas jika Monik sudah membahas tentang David. Bahkan, telinga Keyra sudah panas ketika Monik selalu menceramahi dirinya tentang David. Mulai dari sikap Keyra kepada David, tatapan Keyra kepada David, sampai ucapan Keyra kepada David semuanya dibahas oleh Monik. Dan kata-kata yang sangat Keyra ingat adalah:

'Key, lo itu udah keterlaluan sama David,'

Dan, sekarang ucapan itu keluar lagi dari mulut Monik---sahabatnya sendiri. Keyra tak habis fikir dengan Monik, bagaimana bisa sahabatnya itu memikirkan perasaan cowok annoying seperti David? Apa Monik menyukai David, tanyanya dalam hati.

"Key!" panggil Monik yang berhasil membuat Keyra menghentikkan suapan yang ingin masuk ke dalam mulutnya.

"Apa Monik sayang? Bisa gak sih jangan bahas cowok annoying itu? Gue bosen, lagipula----"

"David itu suka sama lo, gimana jadinya kalau suatu saat nanti lo suka sama David atau bahkan cinta?"

UHUK UHUK UHUK!!!

Monik langsung spontan memberikan segelas air mineral kepada Keyra ketika cewek itu tersedak. Selesai minum, Keyra langsung menatap tajam ke arah Monik seakan siap mengintimidasi sahabatnya ini.

"Gak-----"

"We will see, Key! Gue bakal buktiin omongan Monik, gue yakin kalau suatu saat nanti lo bisa suka atau bahkan cinta sama gue!" teriak seorang cowok yang sudah tidak asing dilihat oleh Keyra, dia adalah David.







******



Hallo gengs! This is my first story about teenfiction, please vote and comment☺


4/4/17

AnnoyingWhere stories live. Discover now