Anindhita zahra gadis yang masih menggunakan baju seragam sd itu sedang berlari mengelilingi lapangan basket dengan keringat yang bercucuran.
"Gila apa ya, baru masuk sekolah hari pertama udah kena hukuman kek gini." grutunya sambil berlari dengan suara yang begitu pelan karna masih ada guru yang mengawasi dipinggir lapangan.
Tetttt tetttt
Akhirnya bel yang ditunggu-tunggu bunyi, apalagi kalau bukan bel istirahat.
Anindhita pun menghentikan kegiatannya,ia duduk disamping lapangan sambil mengusap keringatnya.tiba-tiba ada anak perempuan berseragam sama duduk disamping anindhita.
"Haii aku gaby" ucapnya sambil menjulurkan tangan.
Anindhita tidak menggubrisnya sama sekali.
"Kamu kenapa habis kok bisa dihukum kayak gitu" ucapnya lagi.
"Lo ngomong sama gue" tunjuk anindhita pada dirinya sendiri.
"Iya lah mau ngomong sama siapa
lagi orang yang disini cuma kamu doang kok".
Anindhita ber"oh"ria.
"Nama gue Anindhita zahra, panggil aja ita".
"Nama aku siti gaby nurulilmiyah, panggil aja gaby".ucap gadis berambut ombre itu.
"Busett dah,, nama siti aja minta dipanggil gaby hahaha" batin ita dalam hati.
"Oh iya kamu tadi knapa bisa dihukum sama pak joko?"
"Oh yang tadi ,iya gue telat datengnya padahal cuma lewat 5 menit udah dihukum".celoteh ita dengan kesalnya.
"Disini tuh emang gitu telat 1 menit aja udah dihukum apalagi kamu 5 menit hahaha".
Anindhita memang belum mengetahui peraturan tetap sekolah barunya ini, karna memang anindhita melewatkan 2 hari mos. Dia baru bisa masuk sekarang karna ayahnya masih berada diluar kota jadi baru bisa mendaftarkan sekolahnya sekarang.
Tbc:v
Ig:sephiaff
YOU ARE READING
All That's Missing
Teen Fictionsebuah rasa yang datang tanpa diminta. rasa ini hadir karna dirimu,kamu yang memulai. rasa yang bisa membuat orang kecanduan untuk merasakanya. rasa itu hilang,bersama dengan hilangnya kamu dihari-hariku.Bahkan untuk merasakan semua itu sangat sul...
