S jika kau tidak akan melakukannya katakan saja tidak
Tapi jika kau akan melakukanya
Ku mohon hentikan itu.
S pria yang memiliki watak lembut
Pekerja keras
Yang dapat membuat orang merasakan kenyamanan di sekitarnya berbeda dengan saat ini
Pria dingin yang selalu menyakiti orang lain
S si pemilik senyuman yang dapat mendamaikan hatiku ketika melihatnya tapi tidak untuk sekarang yang terlebur menjadi senyuman sinis penuh kebencian
S seseorang yang selalu di sampingku di saat aku mendapatkan kebahagian ataupun kesusahan
S si pria yang akan datang padaku jika aku memanggil namanya
S adalah S seseorang yang tak pernah menyerah padaku
S adalah S dan akan menjadi seseorang itu
Aku sangat merindukannya seperti saat ini.
Sesuatu terasa asing ketika S pergi meninggalkanku.
Ketika rasa itu terasa pergi menghilang untuk selamanya saat itu juga aku menyadari sosoknya begitu penting untukku.
15 tahun yang lalu
Hujan rintik di sore hari ini
Membuat mari gadis berusia 13 tahun ini hanya dapat berdiam diri menepi di pinggiran jalanan seperti saat ini.
Dia menunggu hujan ini akan berhenti dan kembali melanjutkan langkah membawa beberapa sisa makanan yang dia dapat dari balai kota untuk dia berikan kepada beberapa orang di tempatnya tinggal.
Hujan seperti ini akan nampak lama berakhir dan membuat waktunya terbuang sia sia.
Sebari menunggu mari yang memiliki suara Indah untuk beberapa saat melantunkan sebuah lagu yang sangat kerap kali dia nyanyikan
Like a star sebuah lagu yang sering dia nyanyika di saat suasana hatinya bosan seperti saat ini.
" tuhan kirimkan seseorang yang akan membantuku.... " pinta mari yang mulai nampak tak sabar untuk melangkah tapi terhalang hujan yang semakin besar.
Dia tetap menunggu di tengah ke bosananya menunggu hujan.
Jalanan sore ini tak nampak ramai karena beberapa orang mungkin saja tak dapat bergerak keluar karena cuaca sore ini yang tak bersahabat.
Menunggu hujan reda dan tetap menungu
Sementara itu sebuah payung yang sedang di pakai anak berusia tak beda jauh darinya berlari menepi di tengah hujan, mari melangkah kecil untuk bergeser membagi tempatnya.
Hujan semakin lebat bahkan seseorang yang mengenakan payungpun menepi. Tak ada jaminan kapan hujan ini akam berakhir.
"Mari.... "
Teriak suara anak lelaki yang sedang berlarian menuju tempat mari menepi
Anak lelaki itu berlarian di tengah hujan tanpa payung
Dia berlari dan tetap berlari
Samar ketika pandangannya melihat seseorang berlarian serasa akan menepi.
...nafasnya terengah-engah tepat berada di samping mari yang nampak bingung melihat anak lelaki yang dikenalnya itu.
" shino apa yang kau lakukan di tengah hujan seperti ini?" tanyanya yang segera mengeluarkan sapu tangan dari saku roknya yang kemudian membersihkan wajah shino yang basah kuyup.
Shino hanya dapat tersenyum menerima pelakukan mari padanya.
"Kau lupa membawa payung
Aku datang menjemputmu... " jawabnya yang menyeka air hujan mengenai kepalanya.
Menunggu hujan reda dan hanya tiga anak yang beranjak menungu hujan segera berhenti.
Pria di samping yang mengenakan payung itu tiba-tiba mendekat pada shino dan mari karena tempatnya nampak terkena cipratan air hujan.
Mari tersenyum pada anak lelaki itu .
Kemudian dia melepaskan syal yang ia kenakan dan menyodorkannya pada anak lelaki itu
Si anak lelaki itu terdiam melihat syal yang di sodorkan mari padanya.
YOU ARE READING
Silence But Dead (Season 1)
RandomBayangkan jika sesuatu hal yang sangat berharga dan kau banggakan tiba-tiba saja berubah hanya karena suatu ambisi
