Kringg....
Alarm warna pink dengan gambar hello kitty memaksa matanya terbuka
"Hah.. Udah jam 06.30 ?? Gilakk bisa telat nih!" Anya terbangun dan segeralah ia mengambil handuk untuk mandi
Hari ini adalah hari pertamanya masuk sekolah di sekolahnya yang baru. Anya adalah siswa pindahan dari sekolah yang ada di desa.
Sesampainya di sekolah barunya, Anya terkejut seketika melihat jam tangannya menunjukan pukul tujuh lewat sepuluh. Nafasnya tersendat-sendat setelah ia harus berlari ke ruang guru untuk menanyakan dimana kelasnya. Anya melihat namanya didaftar kelas namun tidak kunjung ia temui.
"Hei kamu, cepat masuk kelas!" teriak salah seorang guru meneriaki Anya
"Saya pak? " tanya Anya
"Iya kamu. Ngapain kamu tetap disitu?" ulangnya
"Saya siswa baru disini pak. Saya belum tau kelas saya dimana."
"Oh kamu siswa pindahan ya? Mari saya antar ke kelas baru kamu." sambil mempersilakan Anya
Jantungnya berdegub kencang, perlahan ia ketuk pintu kelas "tok..tok"
Ia melangkah masuk ke ruang kelas sambil menggenggam tangannya yang menurutnya dingin karena 2 AC terpasang disisi kiri ruangan tersebut. Seketika guru yang berada didepan kelas memanggilnya dan langsung menyuruhnya untuk memperkenalkan diri.
Anya yang pagi itu terlihat tidak siap dengan jilbabnya yang kusut lengkap dengan kaos kaki tinggi sebelah membuatnya semakin gugup ketika memperkenalkan diri.
"Hai teman-teman, kenalin namaku Anya Puspa Dianawati siswa pindahan dari SMA Nusantara. Rumahku di Desa Bunjuan." bersama senyumannya Anya merasa lega
"Ihh jauhnya." salah seorang siswa berbisik pada teman sebangkunya
"Eh Yud, lu mau tanya apa lagi sama ini anak ?" teriak cowok yang duduk di bangku paling pojok
Anya yang berdiri di depan kelas hanya bisa diam menunggu.
"Nggak ah, males!"
Mata Anya tertuju pada cowok berwajah cuek sempurna dengan kerut di dahinya. Setelah merasa cukup dengan perkenalannya, Anya duduk di bangku yang kosong dekat jendela. Dan pelajaran dimulai.
(tak lama kemudian)
"Tett...." bunyi bel istirahat
Semua siswa keluar kelas untuk istirahat. Ada yang pergi ke kantin, ada yang hanya duduk-duduk di depan kelas, ada yang bermain-main dan ada juga yang melanjutkan mengerjakan soal. Sedangkan Anya hanya duduk diam tetap dibangku barunya.
"Hei ayo pergi ke kantin." ajak salah seorang teman sekelasnya
Anya hanya mengangguk dan segera berdiri keluar dari bangkunya. Namun belum sempurna kakinya keluar dari sisi meja "Brukkkk..." Anya terjatuh, ia kesal siapa sebenarnya yang menabraknya hingga terjatuh. Anya hanya ingat warna sepatu yang dipakai seseorang yang menabraknya tadi.
"huhh.. Sudah kalian duluan aja, aku nggak jadi." ucap Anya pada temannya
Akhirnya Anya kembali duduk dan membatalkan niatnya untuk pergi ke kantin padahal ia sangat lapar.
YOU ARE READING
Sekeping Rasa
Teen Fiction"Aku bertemu dengan seseorang yang tak pernah kuharapkan bahkan untuk mencintainya sekalipun." Kata Anya dalam hati Namun, semua berubah ketika pelukan itu menghangatkan dunianya. ❤
