Polaroid

9 0 0
                                        

Di sore hari di hamparan lapangan luas, ada tiga anak kecil yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan yang tengah asyik bermain layangan.
Namun, hanya anak laki-laki sajalah yang bermain, mereka saling adu layangan berusaha untuk memutuskan tali layangan satu sama lain, anak perempuan itu berdiri di antara laki-laki sambil asyik bersorak.

Tak lama, "Pipi, ayo Nak kita pulang, sebentar lagi kita akan berangkat ke Bandung." Teriak seorang wanita yang merupakan ibunya anak perempuan tersebut dari pinggir lapangan.
"Sebentar,Bu." Jawab anak perempuan.

"Tio, Eja , aku pergi dulu ya ke Bandung." Ucap anak perempuan.
Anak laki-laki itu pun langsung mendekati si anak perempuan dengan tatapan bingung.
"Apakah Bandung jauh?" Tanya anak laki-laki berambut ikal dengan berkalungkan ketapel kayu di lehernya.
"Kamu besok kesini lagi kan?" Tanya anak laki-laki berambut lurus namun ingusan.
Si anak perempuan langsung memeluk mereka berdua bersamaan
"Tio, Eja , aku gak tau Bandung itu jauh atau gak, aku cuma tau semua baju aku udah di bawa semua ke Bandung. Tio, Eja , aku takut gak bisa ketemu kalian lagi," Kata si anak perempuan sambil menangis dan semakin meng-erat-kan pelukannya.

"Aku yakin, nanti kita bertiga bisa bersatu lagi ,Pi, iya kan Tio?" Kata anak berambut lurus.
"Iya, Eja benar. Sudah ya jangan menangis lagi, Pi, jangan lupakan kita ya." Kata anak berambut ikal.
"Aku tidak akan melupakan kalian, begitu pula kalian,kalian juga jangan melupakan ku, Janji Pasukan Layang-layang?"
"Janji!!" seru anak laki-laki bersamaan.

"Pi, ini sapu tangan ku untuk me-lap air mata mu,bawa saja ke Bandung." Kata anak berambut lurus yang ingusan.
"Ih jorok kamu, ini kan bekas ingus mu."
"Percaya lah hari ini aku belum memakainya."
Si anak perempuan itu pun menerima.
"Pi, dan ini ketapel kesayangan ku untukmu,kalau di sana ada yang usil sama kamu, kenain dia batu dengan ketapel ini ya! Dijamin gak bakal salah sasaran! Hehehe." Kata anak laki-laki berambut ikal.

"Makasih semuanya, aku pergi dulu ya. Oh iya, ibu ku punya kamera yang bisa langsung keluar fotonya, kita berfoto dulu yuk!" Ajak si anak perempuan.

Masing-masing dari mereka pun memiliki lembar hasil jepretan dengan menggunakan kamera polaroid.

"Sampai jumpa Tio, Eja."
"Sampai jumpa , Pi."

-----

Haiii , makasih ya yang udah sempatin baca ini:):)

Sampai JumpaWhere stories live. Discover now