Prolog

68 7 5
                                        


"Bu, aku pergi sekolah dulu ya" ujarku sambil mengambil roti yang sudah ibu siapkan diatas meja makan, dengan terburu-buru tanpa harus duduk di meja makan Diandra langsung berangkat ke sekolah.

Hari ini adalah hari pertamanya untuk sekolah lebih tepatnya sih hari pertama masuk kelas 12 di SMA Jaya Wijaya, ya inilah cewek cantik, manis, berkulit putih dengan rambut  panjangnya yang sepunggung membuatnya lebih cantik . Dengan sifat yang rajin dalam bersekolah, mendapat rangking membuatnya menjadi cewek yang dikejar kejar oleh banyak lelaki.

Diandra Syaqi biasa dipanggil Diandra atau Dian. Diandra sangat tekun dalam belajar tujuannya yaitu untuk meraih cita citanya sebagai dokter, dia ingin menjadi dokter pastinya karena untuk membantu orang banyak tapi ada satu tujuan selain itu yaitu untuk membantu ibunya agar ibunya tidak kerja banting tulang untuk kelangsungan hidup mereka.

Setelah Diandra sampai sekolah Diandra langsung melihat papan pengumuman untuk mengetahui kelasnya, Diandra ditempatkan dikelas XII.MIPA 2 dan dia bersyukur karena Diandra bisa sekelas dengan sahabat dari kelas XI dia adalah Fatharany Rahma biasanya sih dipanggil Rahma.

"Rahma!, yeyyyy....kita sekelas " ucapku kegirangan sambil memeluk Rahma.
" Yah" ucap Rahma terasa kecewa dari perkataannya.
" Lu bosen ya sekelas sama gw" tanyaku sambil melepas pelukanku dari rahma .
" Ga gitu maksud gw, gw sedih kenapa gw ga sekelas sama Sam", ujar rahma.
Ya Sammata biasa dipanggil Sam, dia adalah gebetan Rahma dari awal mereka MOS di SMA ini, dia tertarik dengan wajah ganteng,kulit putih dan pastinya cool dan yang terlebih lagi sekarang dia jadi anggota OSIS walau dia bukan Pengurus Inti tapi itu tidak membuat Sam tidak dikenali banyak orang.

~~~

" Den...den..den.." panggil Bi Siti dari luar kamar anak majikannya.
" Den...bangun udah siang den sekolah " panggilan itu cukup membuat Alex terbangun tapi hanya sementara.

Alex Bimantara seorang cowok pemales, yang hanya bisa mengahamburkan uang orang tua dan keluar malam hanya untuk mencari kesenangan, dengan memiliki wajah tampan,manis , karismatik dan badan yang perfect banget dia mampu mempunyai banyak fans disekolahnya bukan hanya modal tampan tapi dia juga anak orang pembisnis besar di negaranya sudah pasti banyak cewek cewek yang mengejarnya.

"Apasi Bi! Berisik banget saya mau tidur" teriaknya sambil menutup selimut sampai keseluruh badannya. "Tapi den, bapak sudah menunggu di bawah menunggu den alex" sautan bibi dengan sabar mengahadapi sifat dari tuan mudanya.

Bugh!!  Dobrakan pintu dari kamar alex membuat alex makin kesal .

"Bi Alex kan bilang Alex masih mau tidur" sautan Alex dengan mata yang masih tertutup.

Plakkk...tamparan yang cukup keras membuat alex sontak kaget dan langsung mengelus pipinya dan melihat seseorang yang sudah berdiri dihadapannya. Ia adalah papahnya sendiri.

"Kamu tuh ya mau jadi apa bangun kesiangan ujung ujungnya kamu selalu bolos kan " dengan nada marah Kemal mengucapkannya.

DESTINYStories to obsess over. Discover now