Damn!

52 7 11
                                        

Author pov

Suara deruan mobil terdengar, begitu pula kilauan cahaya menembus jendela, yang menandakan pagi hari tiba. Seorang gadis tengah menggeliat diatas kasurnya, mengabaikan apa yang tengah terjadi di luar.
“Honey, ayo bangun, udah pagi loh. Mau telat kayak kemarin?”
Gadis itu hanya menguap dan mengabaikan apa yang mom-nya katakan. Entah apa yang ada dipikirannya, dia kembali tidur untuk melanjutkan mimpi indahnya. Tanpa pikir panjang, mom-nya pun menggelitiknya sampai gadis itu terbangun kembali.

“Aaahh..mommy..tadi hampir aja Vio mau dicium sama Calum..” Gerutu gadis itu. Namun mom-nya hanya berkacak pinggang, melihat putrinya yang mengharapkan lebih oleh idolanya.

“Kamu itu yah, Calum terus yang dipikirin. Dua hari yang lalu baru aja nonton konsernya, apa nggak bisa move on dari mereka? Sekarang yang harus kamu pikirin itu jam berapa kamu mau bangun?!” momnya terlihat sangat geram melihat tingkah putrinya tersebut.

“Mom baru jam en-  What..!!!  itu pasti jam-nya rusak kan! Udah mau jam tujuh ajaa” tanpa aba-aba Gadis itu langsung melesat ke kamar mandi, dan segera bersiap pergi sekolah. Momnya hanya menggelengkan kepalanya, sambil melihat putrinya yang sedang berlari menuju kamar mandi.

Haha, siapa bilang masih jam enam, si Renbo aja udah paduan suara dari tadi -_-

Sementara itu, dibelahan dunia lain,

“udah lah Cal, lu lupain itu si Jennifer. Cewe di LA masih banyak. Lu mau yang gimana? Model, aktris, singer, atau pemain drum?” ledek seorang pria berambut merah, yang ngakunya sih anak punk.

“apaan sih lu, gua udah bilang berkali-kali, gua sama Nia itu cuma partner doang, yang kebetulan satu management” ucap pria yang dipanggil Cal.
“masa sih Cuma temen, tapi nyatanya kalian kissing.” Ledek  temannya yang lain.

Seperti biasa sekitar pukul 7 malam Calum dengan teman satu band-nya 5 Seconds Of Summer yaitu Ashton,Luke, dan Michael, atau Mike, tengah berkumpul di ruang santai mereka tepatnya di apartemen mereka yang berada di LA. Mereka hanya bercanda dan bercerita dari hal-hal yang penting sampai yang tidak penting.

“cal mending lu kalo galau terus kek gitu, konsultasi deh ke guru BK” ucap Luke dengan polosnya, sambil duduk disebelah Calum yang langsung mengambil jatah pizza milik Calum.

Tapi Lukey kok guru BK sih..kamu loh kalo bercanda itu ucul banget deh -_-

“Lu temen lagi sedih bukannya dihibur kek, malah bercanda. Udah bercandanya kagak masuk akal lagi. Cal, gua mau bantuin lu nih. Gimana kalo gua bilang ke Bryana buat cariin lu pacar. Kan si my babygirl Bryana temennya model semua, pasti banyak yang sexy, cantik-cantik, of course she’s so hot” ucap Ash sambil mengedipkan sebelah matanya. Calum hanya menatap Ashton dengan tatapan jijiknya, ewhh.”sorry Ash, mending gua jomblo dulu, dari pada sama mereka” ucap Calum polos sambil meninggalkan teman-temannya.

•••

Still author Pov

Wahh Violla pasti hari ini bakal dapet bencana besar di sekolah.
mom, udah disiapin sarapannya kan? Kayaknya Violla sarapan di mobil aja deh.. udah telat soalnya.” Ucap Violla sambil mengambil sandwich yang telah disediakan mom-nya.
wait, kan kamu bawa mobil sendiri. Nggak, nggak boleh bawa mobil disaat kamu makan, dianterin Calvin aja yah?” ucap momnya. “enggak mau.. Violla pokoknya nggak mau. Mom tau kan kalo Calvin itu bawa mobilnya kayak orang kesetanan!”

Please, Give me a Reason || Calum HoodStories to obsess over. Discover now