TADAIMA

73 7 2
                                        

Hai readers ,😂😂 maaf cerita sebelah belum kelar ini malah buat cerita lain wkwkw, tapi ini oneshoot kok 😋😋 sebenarnya udah agak laama ada di work cuma males aja mau publish 😂😂 so langsung aja
happy reading, vote and comment please,

Sorry for typo

Miercy
************************************
Cast:
- Akashi Seijuro
- Murakami Aira
-Others chara KnB
Warning : absurd and OOC

Author pov
Suasana di SMA Rakuzan begitu tenang, hari ini adalah hari terakhir siswa Rakuzan menjalani ujian. Seorang gadis tengah duduk di taman sekolah, ia berada disana karena ia telah menyelesaikan ujiannya. Angin yang berhembus cukup kencang mengibarkan rambut coklatnya, membuat gadis itu beberapa kali menyelipkan anak rambut ke belakang telinganya.

“Kau bisa tambah sakit jika kau terus berada disitu” ujar pria bersurai merah dengan manik heterecomnya. Gadis itu hanya tersenyum mendengar kalimat itu, dan ia tau siapa yang mengucapkan kaliamat itu

“Sei!, duduklah suasananya sanagat nyaman” ucap gadis itu

“Cepat masuk, aku tak punya waktu untuk bersantai aku harus berlatih, final winter cup diadakan seminggu lagi” Laki-laki bersurai merah itu pun berbalik hendak pergi

“Hei Sei apakah kau sudah punya jawaban untuk pernyataanku kemarin?”

“Cih, aku tidak punya waktu memikirkan hal seperti itu, aku harus fokus berlatih untuk final winter cup. Lupakan itu cepat masuk, aku tak mau repot jika kau collapse di sini” Akashi pergi meninggalkan gadis itu sendirian di taman.

‘Sei kita berteman sejak kecil, semuanya terasa menyenangkan sebelum kau begitu terobsesi akan kemenangan. Aku ingin bertemu dirimu yang dulu Sei, semoga aku masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan dirimu yang dulu Sei’ Batin gadis itu sembari ia melihat langit yang  menampilkan semburat tipis awan putih nan memanjakan mata.

***

“Aira!!, Akashi  mencarimu kau ditunggu di gedung olahraga” ucap salah satu teman sekelas Akashi

“Ah arigatou aku akan segera kesana” balas Aira
Aira segera membereskan buku dan alat tulisnya, ia bergegas menuju gedung olahraga. Aira tak mau terkena omelan dan ceramah dari Akashi makanya ia sedikit berlari namun langkahnya terhenti saat melihat Akashi tengah berbincang dengan seorang gadis berambut blonde di depan gedung olahraga.

Aira tau siapa gadis itu, gadis itu adalah gadis satu angkatan dengannya dan ia juga sekelas dengan Akashi. Gadis itu begitu cantik dan menawan tak heran jika gadis itu menjadi the most wanted girl di Rakuzan saat ini.

Aira hendak mengurugkan niatnya untuk menghampiri Akashi karena Aira melihat Akashi begitu nyaman dan akrab dengan gadis itu. Namun hal itu ia urungkan ketika netra coklatnya bersitatap dengan manik heterecom milik Akashi. Akashi menyuruh Aira masuk ke dalam gedung olahraga menggunakan bahasa tubuhnya. Dan Aira tentu saja menuruti hal tersebut.

15 menit Aira duduk di bench menunggu Akashi sembari melihat para senpai dan anggota tim basket latihan. Hingga pria bersurai merah itu menghampiri Aira.

“Berikan padaku” ucap Akashi tiba-tiba

“hah apa?” tanya Aira bingung

“Hasil lab-mu kau kemarin pergi ke rumah sakitkan?, berikan hasilnya”

“Ah hasilnya baik kok, aku mulai membaik hehehe” ucap Aira sambil memberikan memberikan cengiran yang membuat seorang Aksahi mendengus tak suka.

“berikan padaku Aira, aku tak akan percaya sampai kau memberikan hasilnya padaku”

“Aku tidak membawanya akan kuberikan padamu besok” ujar Aira sambil menunjukan isi tasnya

TADAIMADonde viven las historias. Descúbrelo ahora