lima tahun stelah kejadian,
dunia ini disebut Pandora, sebuah dunia yang mempunyai istilah yang kuat akan berkuasa sedangkan yang lemah selalu menderita.
dunia yang dikuasai para monster menakutkan, bahkan vampir pun berkeliaran di dunia ini, bukan hanya itu bahkan banyak hal-hal yang tidak terduga ada di dunia ini.
Seorang pemuda menggunakan jubah segera masuk keruangan bar, pemuda duduk di sebuah bangku di depan pemuda itu terlihat pemilik bar, ia lantas memesan secangkir minuman .
"Tuan,aku baru pertama kali melihat mu, apakah kamu bukan dari kota ini ?" Tanya pemilik bar yang penasaran akan wajah dari pria di hadapan nya yang ditutupi oleh jubah .
"Nama ku Reven, aku baru saja sampai di kota ini, aku mendengar guild kuat di kota ini sedang membuka anggota baru" Reven sengaja menuju bar agar mendapatkan sebuah informasi
[Tl: guild adalah sebuah komunitas, semakin besar guild semakin besar kekuatan di dalam nya]
"Maksud mu adalah guild Black Sword?"
Seketika pemilik bar berkata seorang yang berada di dalam bar tartawa terbahak - bahak banyak yang menertawai Reven ada pula yang berkata
"Hay kau dengar itu, orang itu ingin masuk guild terkuat di kota ini,apa dia tidak sadar dengan kemampuan yang dia miliki "seorang bertubuh besar berkata lantas bejalan ke arah reven
"Maaf tuan,aku telah membuat keributan untuk diri mu"pemilik bar tersenyum dan melihat rendah ke arah reven
"Tidak apa tuan, bahwa sanya aku akan merugikan mu sedikit"Reven tersenyum melihat mata pemilik bar meremehka diri nya
"Hay bocah kamu ingin memasuki guild terbesar, apa kamu tidak sadar dalam kemampuan mu ?"pria besar kini ada di sebelah Reven
*bukkk*
Reven membanting wajah pria itu ke atas meja tanpa dengan basa basi lebih, benturan yang kencang membuat pria itu tidak sadarkan diri.
"Ada lagi yang ingin protes ?" Kini Reven memutar balikan bangku nya Reven melihat sekeliling, ada begitu banyak pria di sana dua puluh mungkin lebih,
"Kurang ajar kamu tidak mengerti sopan santu bocah biadab !!" Orang yang amat kurus bahkan tulang-tulang menonjol di tubuh nya, iya kini berlari membawa sebuah belati di tangan nya.
Reven pun berdiri dengan sedikit mengakat tangan nya, Reven mengambil sebuah langkah bersar membuka lengan nya sedikit menyambut serangan orang itu dan hap, kini lengan pria itu ada di gengaman Reven deng sedikit mengangkat kaki nya Reven menendang *buk* pria itu terpental beberapa meter lalu tersungkur di lantai.
"Ada lagi ?" Sahut Reven
"Sialan kau bocah sombong, kamu akan membayar perlakuan ini"sorang pria kini membentak meja lantang berbicara seolah mereka yang ada di sini dapat membunuh Reven.
"Hanya seorang yang berbesar mulut tidak lah baik memimpin kalian"Reven tersenyum melihat keraguan dari wajah mereka.
"Kurang ajar"
Pria yang tadi membentak meja pun kini lari ke hadapan Reven dengan tiga orang di blakang nya masing - masing dari mereka menggunakan pedang runcing yang terlihat tajam.
"Aku akan menunjukan sedikit kemampuan ku kepada kecoa sperti kalian"kini Reven mengambil pedang dari pundak nya.
Seketika mereka yang berlari sedikit waspada setelah melihat pergerakan Reven, tetapi setalah melihat sebuah pedang tumpul sedikit karatan yang di pegang Reven mereka pun tertawa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Master Sword The adventur of Reven
PetualanganSeorang pemuda bertinggal di sebuah desa kecil berselimutkan sebuah hutan, pada awal nya desa itu begitu damai seorang pemuda bernama Reven tinggal bersama keluarga nya di desa itu, walau itu desa yang kecil kehidupan di desa itu begitu baik banya...
