Bahagia itu Kita yang Punya.

1.5K 114 13
                                        

Hello haiii.

Ini selingan cerita aja hehe. Sebut aja cerpen gitu. Kalau mau baca novel aslinya cek veradsh

Karya-karya nyaa yaampun. Aku kepengen jadi penulis kayak beliau jadinya. Ugh 😍

Iseng-iseng ikutan Give Away nya Elegi Patah Hati. Kali aja dapet :v Ini adalah ending kisah CELAH versi aku.

Selamat membaca. Awas! Typo nya banyakkkk.

******

Aku pernah berfikir tentang hidupku tanpa ada dirimu. Dapatkah lebih indah dari yang ku jalani sampai kini??

(Virgoun - Surat Cinta Untuk Starla🎵)

###


Anjani tersenyum melihat pemandangan didepannya. Pria-nya, ralat -mantan pria-nya kini berdiri dengan tegap diatas pelaminan dengan perempuan pilihan Ibu nya. Sejak ia memutuskan pertunangannya dengan Aksa setahun yang lalu, hubungan keduanya tidak berubah. Semua kembali seperti semula.

Mas Aksa tetap menjadi Aksa-nya seperti 4 tahun yang lalu, tempatnya meminta jemputan setiap pulang kuliah, juga tempat Anjani pulang ketika dirinya merasa bosan menunggu jam kuliah tiba.

Jani melambaikan tangan saat Aksa melihat ke arahnya dengan senyum yang terlihat sedikit ada beban diraut wajahnya. Anjani tahu, Aksa masih menyimpan perasaan untuknya. Pun dirinya juga. Tapi apa mau dikata, ia tak mau menikah tanpa restu dari Ibu Aksa.

Jani mencoba memasang senyum terbaiknya saat kaki nya mulai melangkah mendekati mantan tunangannya itu.

"Selamat ya, Mas Aksa, Mba Ina. Semoga kalian jadi kelurga yang samawa. Pokoknya doa terbaik untuk Mas-ku ini." Ujar Jani saat ia sudah dihadapan kedua mempelai.

"Hai. Makasih ya, Jani. Semoga kamu cepat menemukan kebahagiaan kamu juga." Balas Ina menjawab dengan senyum tulus.

"Aamiin. Makasih, Mba."

"Anjani." Panggil Aksa yang seketika membuat gadis itu menoleh kearahnya.

"Kenapa, Mas?" tanya Jani.

"Kamu tetap adik Saya, Anjani. Raih sesuatu yang kamu anggap itu kebahagiaan kamu. Kamu harus bahagia. Jangan pernah membuat Saya menyesal meninggalkan kamu." ucap Aksa tanpa mau tahu perasaan wanita disampingnya, juga dihadapannya.

Ina hanya tersenyum getir. Dirinya paham dan sedikit banyak tahu menahu kisah Aksa dan Anjani dari mulut Aksa sendiri.

"Iya, Mas." Seru Anjani. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Ia tidak enak hati pada wanita yang berstatus istri Aksa itu.

Kemudian tanpa kata lagi, ia pamit dan berjalan meninggalkan Aksa dan Ina.

Ina, wanita berumur 27 tahun. Cantik, berhijab, solehah, muda dan sukses. Anak dari sahabat Ibu nya. Dan Anjani yakin, Aksa akan menemukan kebahagiaannya dengan wanita pilihan sang Ibu.

"Udah sih, gak usah di galauin terus." Ucap seseorang yang entah sudah sejak kapan berdiri disampingnya.

"Ih apa sih, Kak Iyo. Aku enggak galau." Sanggah Anjani.

"Terserah kamu deh. Ikut aku yuk."

"Kemana, Kak?"

"Kemana aja. Asal jangan disini."

"Nanti aku bilang Papa dulu."

"Aku udah izin sama Papa kamu. Ayo!!"

Tanpa banyak kata lagi, Satrio langsung menarik tangan Anjani dan membawa gadis itu pergi dengan motor matic nya.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jul 04, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

CELAH (end)Where stories live. Discover now