Setia adalah sesuatu yang tak dapat di jelaskan dengan untaian kata. Mereka yang mempunyai rasa setia dalam diri mereka adalah orang yang tak pernah lelah dalam memberikan sebuah harapan pada orang lain.
Namun bagaimanakah jika orang yang mempunyai rasa setia di khianati berkali-kali? Kurasa kau tau jawabannya.
Namaku humairah,sekarang aku belajar di UGM jurusan kedokteran. Saat ini aku berumur 21 tahun. Ada banyak kisah yang menginspirasi hidup ku,bahkan terlalu banyak. Dari banyaknya kisah yang kumiliki,ada satu yang paling menginspirasi.
Sebuah kisah yang mengajarkan ku arti kesetian dan rasa penghianatan. Terkadang saat kau terlalu banyak membuat orang lain kecewa dengan kebohonganmu mereka akan meninggalkanmu,dan sekarang aku sadar semua orang pasti akan melakukan hal yang sama.
Kisah ini aku beri nama,cinta azizah. Mengapa demikian? Karena kisah ini bercerita tentang seseorang yang selalu aku kagumi awalnya,hingga perlahan ia berubah.
Saat itu aku berumur 8 tahun,aku tinggal bersama papa dan kakak ku. Mamaku telah wafat Sejak aku berumur 5 tahun. Sejak mama wafat,kak azizah lah yang mengurusi semua pekerjaan rumah ini,ia mempunyai sosok layaknya seorang ibu di mataku.
Aku tak tau mengapa papa sangat mudah jatuh sakit dan saat papa sakit,kak azizahlah yang mengurus papa. Saat itu kak azizah mempunyai seorang sahabat,mungkin lebih. Seorang sahabat yang selalu berada bersama kak azizah saat kak azizah sedang merasa gundah.
Namanya kak kristian,aku biasa memanggilnya kak tian. Sore itu ayahku dalam keadaan sehat,aku juga ada di rumah. Kak tian mengetuk pintu rumah kami,aku membukanya.
"dek,ada kak azizah gak di rumah?" aku memanggil kak azizah,ia menghampiriku
"huma jaga rumah ya? Kakak mau pergi sebentar sama kak tian. Kakak juga udah izin sama papa". ucapnya sambil tersenyum
Aku hanya menganggukkan kepalaku,hal yang baru aku sadari saat itu. Setiap kali kak tian mengetuk pintu rumah kami,kakak ku selalu tersenyum melihatnya. Aku tak tau mengapa,tapi terkadang hal ini dapat membuatku ikut bahagia.
Waktu menunjukkan pukul 4 sore,kak azizah telah pulang. Malam itu aku masuk ke kamar kami,kulihat ada boneka baru disana.
"kak,ini dari kak tian ya" ucapku.
"ia huma"
"kenapa kakak senyum senyum sendiri?"
"ha..ha....,jadi gini huma,setiap barang yang di berikan ke kakak itu spesial. Jadi wajar bukan kalau kakak tersenyum melihatnya?"
Aku masih tak mengerti maksud perkataan kak azizah
"Nanti kalau huma udah besar,huma juga akan tau sendiri" lanjutnya sambil tersenyum
"kak tian sekelas dengan kak azizah ya?"
"enggak huma,kakak kenal dengan kak tian sekitar 2 tahun yang lalu. Awalnya kami kenal pas ulangan semester ganjil. Waktu itu kakak masih kelas 1 sma dan kak tian udah kelas 3 sma. Dia duduk di samping kakak,semenjak itu kak tian mulai mendekat sama kakak. Kak tian itu orangnya
Nyebelin"
"Jadi kak azizah gak suka ya sama kak tian?"
"bukan gitu ha..ha..., Susah di jelasin deh,kakak juga gak tau kenapa kami bisa saling suka"
"Awalnya orang tua kak tian gak suka sama kakak,papa juga gitu. Alasannya beda keyakinan tapi seiring berjalan waktu,akhirnya papa dan orang tua kak tian mengerti. Tapi kakak memutuskan untuk menjadi teman dekat aja pada akhirnya,kakak gak mau pacaran"
Ia terus berbicara padaku,menceritakan beberapa kisahnya. Walau sebagian kata katanya tak aku mengerti,mengingat aku saat itu masih berumur 8 tahun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ini Hati [sudah terbit]
Fiksi RemajaBagaimana jika orang yang kau cintai tidak di takdirkan untukmu? Bagaimana pula jika semua yang kau lakukan tidak di hargai oleh orang yang kau cintai? Mudah untuk mengatakan,sulit untuk diterima Kau tau? Mencintaimu tak semudah melupakanmu "semoga...
![Ini Hati [sudah terbit]](https://img.wattpad.com/cover/100347889-64-k742181.jpg)