12. New Bride

2K 101 36
                                    

<< MATURE FOR LANGUAGE CONTENT , ONLY 18+ >>

" Saya Choi Minho, menerima Choi Sulli dan menjadikannya satu-satunya istri yang sah untuk dimiliki dan dipertahankan . Dalam keadaan sakit maupun sehat, dalam keadaan sedih maupun senang, kaya atau miskin. Dan akan selalu menjaga kesetiaan pernikahan seumur hidup "

" Saya Choi Sulli, menerima Choi Minho dan  menjadikannya satu-satunya istri yang sah untuk dimiliki dan dipertahankan . Dalam keadaan sakit maupun sehat, dalam keadaan sedih maupun senang, kaya atau miskin. Dan akan selalu menjaga kesetiaan pernikahan seumur hidup "  


Setelah pengucapan janji pernikahan para tamu berbaur didepan halaman hotel untuk resepsi mereka. Sulli kini sudah berganti baju dengan gaun yang tak kalah indah dari gaunnya tadi berbeda dengan Minho, ia masih mengenakan Kemeja putihnya tadi dengan jasnya yang sudah ditanggalkan. Mereka masih bergandengan, Keduanya memancarkan senyum bahagia diwajah masing-masing, setelah ucapan janji pernikahannya tadi Sulli kembali dibuat malu dengan Minho yang tak melepaskan ciumannya, meskipun para hadirin sudah bersorai kerena kelakuannya.

Kedua mertuanya dan Kedua orang tuanya sibuk dengan tamu masing-masing, sedangkan Mereka masih saja berkeliling dan menyapa para tamunya, dengan bergandengan tangan tentunya. Karena sudah tak betah terus-terusan tersenyum didepan relasi bisnis Minho yang terlalu banyak ia melepaskannya, tapi Minho menarik tangan Sulli saat wanita itu hendak berjalan menuju kedua sahabatnya. 

" Mau kemana? " Tanyanya tak senang. Sulli berusaha tersenyum manis karena tak ingin yang lain tahu bahwa ia kesal setengah mati digandeng terus menerus.

" Aku ingin menemui Eonniku dan juga Suzy " Ucapnya. Minho melotot, Eonniku? Lantas bagaimana dengan dirinya, ini kan pernikahannya, karena tak mau kalah akhirnya ia membawa Sulli kepelukannya. Sulli yang tidak siap jatuh begitu saja kepelukannya. Dan membuat semua para hadirin yang melihatnya memberikan tepukan tangan keras padanya. Seharusnya ia memakai topeng saja agar tak ada yang mengenali wajahnya yang memerah saat ini. Minho memang benar-benar tak tahu tempat. Kenapa senang sekali peluk-peluk dan tarik-tarik sembarangan.

" Minho kamu kenapa sih, kita jadi pusat perhatian " Ucapnya dengan kesal. Minho melepaskannya tapi tangannya tetap melingkar dipinggangnya, lalu mencium nya sekilas dan hal itu sontak membuat para tamu bersorak-sorai, sepertinya Minho memang sudah tak sabar membawa Sulli keranjangnya. Hal itu membuat Sulli malu padam, mau tak mau ia membenamkan wajahnya didada bidang pria yang sudah menjadi suaminya.

" Kamu sekarang sudah jadi istriku hentikan panggilan itu. Panggil aku dengan ucapan yang lebih manis " Pintanya. Sulli memukul dadanya dengan pelan. Dan menghela nafasnya sejenak.

" Baiklah Oppa, Aku ingin menemui kedua sahabatku " Katanya dengan sedikit tekanan, Minho mengeluarkan tawa kecilnya.

" Kamu bilang akan menuruti semua perintahku , aku ingin kita menemui sahabatmu bersama. Jadi kemarikan tanganmu " Pintanya, Sulli tersenyum kecil. Pasti ia ingin membuat semua orang iri dengan kemesraannya dan menjadikannya pengantin paling bahagia didunia ini, padahal ia sudah tahu sekali apa maunya.

Selama perjalanannya menghampiri sahabatnya yang tengah makan itu, ia diliputi kegelisahan takut akan sahabatnya yang marah kembali padanya. Tapi dilihatnya Suzy yang kini tersenyum manis padanya. ia sedikit bernafas lega apalagi Dasom melambaikan tangannya padanya, ia yakin sekali kalau mereka memang sudah tak marah lagi padanya. Minho menarik kursi saat mereka sampai didepan meja kedua sahabat Istrinya. Tapi tatapan membunuh tetap saja dilontarkan kedua sahabatnya pada Minho, berbeda sekali dengan senyum hangat yang mereka lontarkan padanya. Mereka berdua sangat cantik dan ia pun mengiri merekalah pengantinnya karena gaun mereka membuat semuanya salah fokus.

Bosku Mantan Pacarku ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang