Keluarga yang tentram, tenang, damai, dan berisikan orang-orang yang saling menyayangi, adalah suatu yang diidamkan dan diharapkan sebuah keluarga tentunya. Begitupun dengan keluargaku.
Keluarga kami selalu mencoba untuk mewujudkan dan mempertahankan apa-apa yang membuat situasi menjadi penuh kehangatan.
Aku adalah anak bungsu dari kedua orang tuaku. Aku memiliki 1 kakak laki-laki, dan 1 kakak perempuan. Sekarang, aku duduk di bangku kelas 2 SMP. Aku bersekolah di SMP Negeri 1 Jakarta Selatan.
Kak Nadhira Syahakira adalah kakak sulungku, beliau duduk di bangku kelas 11 SMA. Aku hanya berbeda 3 tahun dengannya. Kak Nadhira adalah sosok kakak yang selalu care dan perhatian pada keadaanku dan kak Nadzif.
Ya, kak Nadzif adalah kakak keduaku. Aku hanya berbeda 1 tahun dengannya. Dia duduk di bangku kelas 3 SMP. Dia satu sekolah denganku. Kami selalu berangkat dan pulang sekolah bersama.
~Dulu, aku adalah sosok anak kecil yang pendiam. Aku hanya bicara seperlunya, tidak peduli dengan kata teman-temanku yang menganggap bahwa aku tidak suka bergaul.
--flashback on--
"Kurasa, Nadhifa tidak suka kalau di dekati." Temanku berbisik, tetapi aku masih bisa mendengarnya.
"Iya ya... Yasudah, kita jangan dekati dia deh. Biarkan saja dia sendiri. Aku tidak ingin membuat orang terganggu hanya karena aku." Jawab temanku yang lainnya.
Rasanya, aku ingin menjelaskan dengan detail. Dan meluruskan kembali semuanya. Tapi nihil. Aku tidak memiliki mental jika berbicara terlebih dahulu. Sama sekali tidak punya!
--flashback off--
Memang, aku tidaklah pandai dalam mencari teman. Tetapi, jika mereka ingin berteman denganku, silahkan saja. Aku justru senang. Tapi, karena aku berbeda, dan tidak seperti yang lainnya, mereka malah menjauhiku dengan mudahnya.
Baiklah, aku terima itu. Sedikit demi sedikit, dan perlahan-lahan, aku pasti akan menyesuaikan dengan sifat kalian teman-teman.
Bukan. Bukan sifat dan katakter pribadi yang kalian miliki. Tetapi, sifat mudah berteman dan bergaul dengan baik.
~Dulu, di keluargaku sendiri pun, aku adalah orang yang terkesan cuek. Entah kenapa, aku malas berbicara dan bercerita pada keluargaku. Yang kulakukan hanyalah menonton TV. Aku hanya berbicara seperlunya pada mereka.
.
.
.
.
Cerita baru lagii huhuyyyy.. Gimana menurut kalian? Sarannya yaa guyss..
Best Friends, Love, and Dream. Tetep lanjut kok..
Oke deh, itu aja.
Jangan lupa Vote+
Comment+
+Follow!!
Gomawoo.. <3
Annyeong higaseyoo :*
YOU ARE READING
My Everything's
RandomKeluarga yang tentram, tenang, damai, dan berisikan orang-orang yang saling menyayangi adalah suatu yang di idamkan dan diharapkan bagi sebuah keluarga tentunya. Begitupun dengan keluarga Nadhifa. Nadhifa sempat tidak mempunyai teman, karena sifatny...
