part 1

52 2 1
                                        

Hoaaaa..... cepat sakali malam bergati pagi, mengapa secepat ini padahal tubuhku masih menjerit tuk tetap istirahat. Dengan enggan ku beranjak menuju kamar mandi yang ada disebelah kamarku.

Selesai mandi pandangan ku langsung pada jam yang ada dikamar ku. Ohh may god sudah jam 6.15 aku langsung bergerak dengan gerakan cepat kilat ku. Dan langsung menuju dapur yang tidak ada sarapan diatasnya. Dengan kesalnya ku langsung berlari untuk mencari angkutan umum karna jika tidak cepat cepat nanti pasti aku terlamat dan dihukum jalan jongkok ditengah lapangan. Yang benar saja nanti kaki encok siapa yang mau mijitin. Duhhh...

Sesampainya disekolah dengan perasaan yang sangat lega melihat sekolah belum bell dengan enjoynya ku berjalan melewati lorong sekolahku menuju kelasku.

Dorrrr.....

Suara itu benar benar mengagetkanku.

Argg...

"Ngapain si kamu ngagetin aku mulu, mau aku jantungan ya???".

"Emang aku sejahat itu apa". Dengan nada bersalah karna telah megagetkan Amanda.

"Kalo tiap pagi begini terus mah mending pindah sekolah sekalian dari pada mati jantungan karna kamu yang selalu ngagetin aku". Omel Amanda tak ada habisnya. membuat Riko merasa sangat bersalah. Padahal kan cuma masalah biasa, tetapi sudah menjadi rutinitas mereka bertengkar seperti itu.

"Iya iya maaf kan tadi cuma pengen nyapa kamu doang". Dengan memasang tampang memelas dan memohon agar dimaafkan oleh Amanda.

"Nyapa bukan gitu yaa.. bodo amat".

"Yahh jangan ngambek dongg, kan aku udah minta maaf janji gk ngulangin lagi dehh. Suerr deh nda, ehh tapi kalo lagi begitu kamu tambah cantik deh". Jurus gombal Riko pun keluar agar Amanda tak marah lagi padanya.

Amanda tak menghiraukan apa yang dikatakan riko. Ia langsung berjalan menuju kelasnya yang ramai dengan hilir mudik para temannya yang ... yahh seperti biasa lah mencari contekan tugas. Begitu lah aktifitas kelas kalo masih pagi.

Tetttt........

Suara bel sekolah berbunyi, Amanda bergumam kecil karna rasa syukurnya karna tidak telat.

***

Tetttt......

Bel istirahat pun berbunyi. Ak tak beranjak dari tempat duduk ku. Aku sangat malas untuk ke kantin jangan kan ke kantin, keluar kelas pun aku malas. Dan ku fikir lebih baik tidur agar tubuhhnya bersemangat. Ya... walau hanya tubuhnya bukan jiwa ku.

Hooaammmm........

"Pelajaran membosankan, tidak jauh lebih baik dari yang namanya pergi kedunia mimpi".

Lalu ku meletakkan kepala ku diatas tas yang ada dimeja.

5 menit...

Aku tak bisa tidur nyeyak. Padahal mata ini sudah tidak bisa di ajak kompromi lagi. Huftt..

10 menit...

Aku telah mulai memasuki alam mimpi, dimana kenyataan itu tak pernah datang. Yahh.. walau pun ku tau itu sangat menyakitkan.

15 menit...

DORRR....

Riko.... Riko....

Aku begitu kanget, karna riko membangunkan ku secara paksa, memalukan... dan lebih memalukannya lagi karna aku menyebut nama "RIKO" ohh my god. Begitu malunya diri ini. Melihat riko yang membangunkan ku.

Just The Way You AreWhere stories live. Discover now