Apa kalian ingat Jisoo, si cantik yang masih menyimpan seribu pertanyaan tentang mengapa Taeyong meninggalkannya? Ah, lupakan cowo itu, setelah lima tahun lulus SMA, ia bahkan tidak tahu dimana mantannya itu.
Lalu bagaimana dengan dirinya sendiri? Masih sama, si alien yang ceria. Saking cerianya kadang sampai membuat orang lain kesal.
Seperti contohnya saat ini, di salah satu perusahaan yang sedang melaksanakan rapat untuk project spesial. Semua mata di sana tertuju pada lima orang yang kepalanya menunduk dalam-dalam— kecuali satu tentunya. Siapa lagi kalau bukan Jisoo? Orang yang ditunjuk sebagai penanggung jawab tim itu malah cengengesan, padahal dialah yang paling tidak mengerti pokok bahasan dari presentasi barusan.
"Maaf, Pak."
"Maaf, maaf! Kamu pikir saya bisa terima maaf kalian kalau project ini sampai gagal? Ngapain selama ini di kantor? Tidur kalian hah?"
"Pak, aduh jangan marah-marah dong nanti makin tu—"
"Berani ya kamu, Jisoo, ngatain saya tua?!"
Jisoo terkekeh pelan, "bukan begitu, Pak maksud saya, tapi jangan marah-marah dong,"
"Bagaimana saya tidak marah?! Kalian ini kebanggaan perusahaan! Kenapa sekarang mengecewakan sekali?" Sentak orang tanpa rambut itu.
Jisoo meringis kemudian menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, "saya revisi deh, Pak. Secepatnya saya tampilin lagi ke bapak dan rekan semua. Gimana pak?"
"Ya memang harus di revisi! Mana ada presentasi perusahaan seperti ini? Untung masih di depan Saya, tidak bisa dibayangkan kalau ini ditampilkan di rapat resmi," gerutu orang itu sambil menunjuk tumpukan kertas yang bertebaran di lantai.
"Udahlah rapat hari ini batal, saya gamau tau. Paling lambat dua hari, semuanya sudah harus selesai. Kalian juga harus ngerti!" Lanjutnya.
"Siap pak!"
•••
Bagaimana dengan Jennie, ada yang ingat?
Gadis yang baru saja menyandang gelar sarjana-nya dengan predikat cumlaude tahun lalu itu memilih untuk melanjutkan pendidikannya sambil membuka usaha kecil yaitu toko bunga di persimpangan jalan rumahnya. Lalu, setelah lima tahun apa yang berubah darinya?
Kisah cinta, tentu saja.
Lelaki yang pernah membuatnya menangis semalaman kini akan mengutuk dirinya sendiri kalau sampai membiarkan hal seperti itu terjadi lagi. Yah, lihat saja bagaimana cowo itu kini duduk di hadapan Jennie yang sedang merangkai sebuah buket bunga sambil tersenyum sendiri.
"Kan gue udah bilang, gue mau bikin lo ngerasain namanya dikejar-kejar,"
Hanya jawaban itu yang diberikan oleh Jaewon setiap Jennie bertanya mengapa dirinya selalu mengekori gadis itu seperti anak tak mau kehilangan induk. Jennie hanya mendengus setelahnya, tapi, bohong kalau ia bilang tidak suka pada situasinya dengan Jaewon saat ini.
Meskipun nyatanya belum ada status yang mengikat kedua anak Adam itu.
•••
Lalisa kini tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa dan bisa mengontrol emosinya.
Berbeda dari ketiga temannya yang memilih untuk melanjutkan studi, Lisa lebih mengedepankan mimpinya untuk membangun sekolah dance— yang tentu saja mendapat penentangan dari orang tuanya.
"Kuliah atau nikah?"
Lisa masih ingat betul pelototan mamanya kala itu. Daripada jadi Malin Kundang, gadis itu dengan terpaksa mengambil program D-2.
Anggaplah Lisa anak nakal yang tidak mengindahkan perkataan orang tuanya soal pendidikan. Karena dua bulan setelah kelulusan, Lisa diam-diam datang ke rumah Ten untuk mengajaknya membangun sekolah dance yang ia impikan itu.
Tiga tahun berjalan, sekolahnya kini sudah berkembang pesat.
Soal Bambam, ia sudah berdamai dengan lelaki itu semenjak ia ikut menginvestasikan uangnya di sekolah dance miliknya dan Ten. Meskipun terkadang masih suka membuat Lisa kesal, setidaknya hubungan mereka bertiga sudah kembali menjadi sahabat baik.
•••
Kalau Roseanne, dia baru saja tiba di bandara dua jam yang lalu. Setelah sukses di Amerika sebagai produser, ia akhirnya memutuskan kembali ke negara asalnya, tempat ia tumbuh.
Rose juga kini berteman baik dengan gadis yang dulu pernah cemburu padanya. Setelah Chanyeol memutuskan hubungannya dengan Seulgi karena alasan pribadi, gadis itu entah mengapa langsung menghubungi Rose. Dan dengan begitu hubungan mereka berubah menjadi dua orang yang bersahabat dengan sangat baik.
Jennie: Rose udah sampe?
Jennie: Hari ini jadi kumpul kan?
Lisa: HARUS JADI YAA!!
Lisa: Gamau tau sih gue udah reserve tempat juga
Lisa: Parah kalo gajadi
Rosé: Baru nyampeeee
Rosé: Iya ini mau mandi dulu trus istirahat bentar langsung kesana kok
Jennie: Siapp!
Jennie: Jisoo mana nih?
Jisoo: Gue baru beres kerja
Jisoo: Biasa, ada yang ngamuk lagi hari ini
Rosé: Hahaha, nanti aja ceritanya
Jennie: Udah sana siap-siap. Harus on-time loh, ya!
Read by 2.
Setelah lima tahun tidak pernah berempat, akhirnya hari itu datang. Dimana mereka akan membahas apa yang mereka lakukan selama lima tahun ini.
YOU ARE READING
High Heels; A Blackpink Story
FanfictionSetelah lima tahun berpisah, Jennie, Lisa, Rose dan Jisoo kembali dipertemukan ditengah padatnya kesibukan dunia kerja. Kali ini mereka dihadapkan dengan kisah cinta yang kian rumit. Jennie dan Lisa harus membuka luka lama karena seseorang dari masa...
