chaerin kekasihku

245 12 2
                                        

Chaerin wanita cantik yang gemar sekali berdandan mempunyai seorang kekasih yang bernama jiyong mereka sudah berpacaran selama kurang lebih 7 tahun lamanya. Akan tetapi mereka selalu memperdebatkan sesuatu yang tidak penting semenjak mereka beranjak dewasa.
***
Mereka berdua pergi ke suatu club malam berniat untuk menghibur dirinya. Jiyong tidak suka jika chaerin berdandan berlebihan karna itu membuat pandangan semua orang tertuju padanya.
"My baby tolong hapuslah makeup mu jangan terlalu berlebihan honey" ujar jiyong kesal melihat chaerin yang cantik dengan makeupnya yang terlalu tebal
"Oppa aku ini fasionable masa aku harus berdandan seadanya jeball oppaa jangan larang aku" jawab chae
"Honey dengarlah kamu akan terlihat cantik jika berdandan natural dan aku lebih menyukainya" jiyong berbicara seolah menyindir chae agar ia menghapus makeupnya
"Aniya oppa kajja kita pergi sebelum matahari terbit "
"Ne kajja honey" pergi dan menggandeng kekasihnya tersebut
Mereka masuk ke mobil dan pergi ke club di mobil jiyong merasa canggung karna sepanjang jalan chae hanya berdandan dan tidak ada percakapan sama sekali
"Honey apa yang kamu lakukan semenjak kamu kenal cosmetic kamu jadi over dan jarang memperdulikan ku" jiyong bertanya dengan serius
"Oppa sayang kapan aku tidak memperdulikan mu ? Kamu minta kemana pun selalu aku turutin kenapa oppa jadi seperti ini ? Apakah oppa tidak mencintaiku?apa yang salah denganku? Apa oppa bosan denganku?" Ujarnya dengan nada emosi
"Aniya honey-ah aku hanya ingin kamu seperti dulu tidak dandan berlebihan tidak seperti ini oppa cuma mau kamu terbiasa dengan ketiadaan aku suatu saat nanti" jiyong menjawab dengan mata berkaca kaca
"Oppa waeyo? Jangan berbicara seperti itu aku tidak mau jika oppa pergi dan itu tidak akan terjadi"

Jiyong tidak memberitahukan bahwa ia sedang mengindap penyakit ginjal yang membuatnya kehilangan ginjal sebelah kirinya dan sekarang hanya mempunyai 1 ginjal saja
***
Sampainya di club chae turun dari mobil dan meninggalkan jiyong di mobil .
"Chaerin tunggu, aissshhh waeyo anak ini jadi keras kepala, seandainya dia tau penyakit ku apa dia akan terus keras kepala? Atau mungkin dia menyayangiku? Atau mungkin dia sama sekali tidak peduli dengan ku ashaha sudah lah jiyong jangan berpikiran seperti itu tujuan ku sekarang adalah membahagiakan chae sebelum maut memisahkan ku " berbicara sendiri dalam mobil dan menghampiri chae , sandara , bom dan minzy
"Oppaa kenapa kamu disini ? Seharusnya kamu bersama teman teman pria sebayamu " ujar chae kesal melihat jiyong yang selalu mengikutinya
"Jiyong-ah tolong tinggalkan kami ber4" ujar sandara
"Jiyong oppa dengerkan kata sandara eonny? Tinggalkan kami juseyoo" chae kesal
"Noona jaga kekasih hati ku jangan biarkan ia meminum alkohol terlalu banyak karna itu berbahaya" ujar jiyong ke sandara noona
"Ne jiyong-ah aku akan mengawasinya tenang saja , btw top kekasih ku sudah menunggumu di dalam temui dia dan awasi jangan sampai dia berselingkuh" berbisik kepada jiyong
"Aisshh noona siap noon" membisikannya kembali dan tersenyum "baiklah bersenang senang lah para yeojja cantik" lanjutnya
***
Jiyong masuk kedalam dan bertemu dengan teman temannya yaitu seungri daesung youngbae dan kekasih dari sandara yakni TOP
"Annyeong bro" menghampiri dan melambaikam tangan ke arah mereka
"Hyungie " seungri memanggilnya dan memeluknya "hyungie saranghae"lanjutnya
"Panda-ah berhenti bersikap seperti ini apa kau mencintai ku ? Heheh" jawabnya sambil memeluk balik seungri
"Nee hyung saranghae"
"Sudah lah panda " melepas pelukan panda dan pergi duduk bersama 4 temannya
Ke 4 temannya bingung kenapa jiyong duduk dan terlihat murung
"Hyungie waeyo?" Tanya daesung penasaran
"Aniya dae" menjawabnya dan tersenyum
"Jiyong-ah jangan berbohong kita sudah berteman 10 tahun jadi aku sudah hafal bagaimanacara kamu menyembunyikan sesuatu, bicaralah kami akan membantumu" menghampiri jiyong dan merangkul badannya
"

Hyungie aku bingung hari ini aku ingin melamarnya tapi aku tidak yakin jika aku akan hidup lebih lama sedangkan aku hanya mempunyai satu ginjal saja " menatap top hyung dengan mata berkacakaca
Daesung menghampirinya dan berkata "Hyung gwencanna?"
"Nee daesung" tersenyum
Youngbae Menghampiri dan kaget dengan keadaan jiyong sekarang "Jiyong ah kau harus sembuh sekarang kau tidak akan mati yakinkan dirimu"
"Nee youngbae " senyum jiyong mengarah ke youngbae
"Jiyong-ah kau tidak akan mati kau harus yakin bahwa dirimu memiliki umur yang panjang" ujar top
"Aniya hyung aku ingin mati saja lagi pula chae yang sekarang mana perduli dengan ku" ujar jiyong menahan air mata
"Hyungie masih ada kita yang perduli dengan mu hyung" seungri menghampiri jiyong seolah ingin menghiburnya.
"Neee ahah , kamsahamida " jawab jiyong lembut
"Aku ingin melamar chae aku ingin membahagiakan nya sebelum aku meninggal nanti aku ingin ia yang merawat ku kelak nanti aku hanya berbaring di tempat tidur bahkan aku ingin ia yang mengantarkan aku ke tempat peristirahatan terakhir " lanjut jiyong
"Hyung seharusnya kamu tidak berkata seperti itu ingat lah hyung kamu akan sehat percayalah" ucap daesung
"Takdir tuhan siapa yang mengetahuinya? Kita tidak tahu apa yang terjadi besok bahkan kita tidak tahu apa yang terjadi 1 jam nanti" ucap jiyong merasa pasrah jiyong menunjukkan cincin mewah untuk di berikan kepada chaerin"lihat lah cincin ini , menurut kalian bagus tidak? Aku ingin memberikannya hari ini apa ia mau menerimanya, aku mohon, kalian jangan memberitahukan tentang penyakit ku kepadanya aku tidak ingin dia mengkhawatirkan ku " lanjut jiyong
"So beautifull hyung, semangat hyung kami akan membantumu"ucap daesung
"Arraseo baiklah aku akan menghampirinya"
Jiyong pergi menemui chaerin sekaligus ingin melamarnya dan di bantu 4 temannya tersebut .
***
"Chaerin-ah" panggil jiyong bersemangat
"Ne oppa " jawab chaerin tersenyum
"Aku ingin berbicara sesuatu" ucapnya
"What mau bicara apa silahkan" menghampiri jiyong dan menatap matanya tajam
"Aku ingin .......... mau kah kamu
.... " ucapnya
"Ingin apa oppa?" Jawabnya penasaran "jangan membuat ku penasaran" lanjutnya
"Jiyong ah cepat katakan" top memaksanya untuk mempercepat waktu berbicaranya
"Oppa cepat katakan sesuatu"ucap chae
"Honey mau kah kamu menjadi...." ucap jiyong
Belum sempat ia mengatakannya tiba tiba jiyong jatuh karena sakit. Mereka panik dan membawanya kerumah sakit. Chae merasa sedih dan terpuruk melihat jiyong terbaring lemas di kasur.
***tunggu yang ke 2***
Thanks for.........

 ***tunggu yang ke 2***Thanks for

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.


please stay with me 😔Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora