PART 1

82 5 4
                                        

" tuh anak buat onar lagi?"

"Iyaa, katanya mereka ketauan ngeroko di kelas."

"Bener bener gaada takut nya tuh orang"

" nyebelin bgt sih jadi cowo, udah bego, brandalan, sering buat ulah lagi."

selebihnya itulah kata kata yang sering terlontar dari mulut anak anak SMA Nusa.
Mendengar Berita tentang tawuran , merokok, bolos , minuman keras, Bukan berita yang aneh lagi bagi anak anak di sini. Siapa lagi yang berani melakukan itu semua, selain gerombolan anak rusuh di SMA ini. semacam geng atau komunitas.

----
Adira adalah seorang siswi kelas 11 jurusan ipa 2, ia sangat membenci asap rokok, Ia memiliki dua orang sahabat yang setia yaitu Sinta dan Nanda.

Udah setaun gue sekolah disini. Rasanya tiada hari tanpa berita berita kriminal yang dilakukan komunitas brengsek di sini.     Rasanya gue ingin cepet lulus dan tidak akan pernah menginjakan kaki di sekolah ini lagi.
gue selalu najis dan males kalo masuk ke dalem gedung ini, bukan karna sekolahan nya, tapi karna komunitas di sini yang sering buat masalah, gue jadi males gitu deh dateng ke sekolah. sebenarya ini bukan SMA pilihan gue. Mamah yang nyuruh gue masuk SMA ini, alesan nya sih karna mamah alumni sini. gue ga benci sekolah ini, gue cuma benci sama komunitas yang ada di sini aja.

                       ----
"Eh ra udah tau belum?" Tanya sinta sahabat Adira sejak tk, entah kenapa takdir mengharuskan mereka terus bersama sampai saat ini.

" apaan?"

" kemarin vino ribut sama SMA sebelah(SMA Jaya), gara gara ban motornya dikempesin."
Bisa dibilang Vino adalah leader komunitas brandalan itu, Diantara yang lain memang vino lah yang paling menonjol kenakalan nya.

" sinta... gaada yg lebih penting apa selain itu?." Pinta adira dengan kesal.

" terus pacar lo gpp?." tiba tiba Nanda ikut berbicara. Nanda merupakan sahabat adira sejak  smp.

"Gpp sih walau pun dia ikut terlibat. tapi rangga tuh ga senakal kaya yang lainnya." seru sinta pada kedua sahabatnya.

"Mau digimanain pun, pacar lo kan satu komunitas sama vino, jadi ya sebelas dua belas lah sama vino nakalnya." seru adira pada sinta.

"KALIAN DISANA ,SEDANG DISKUSI APA?" tanya bu Ani guru kimia yang super killer.

" tanggung jawab sin, lo sih ngajak ngobrol kita, ga penting lagi obrolan nya." Nanda menyalahkan sinta.

" EH, engga bu ini lagi diskusiin tentang bilangan oksidasi itu loh bu." jawab sinta tenang.

"Okey, Coba kamu jelaskan didepan." Pinta bu ani.

" mampus gue mampus" batin nya.

"Ayo kedepan, kenapa diam?" Pinta bu ani

"a anu bu..
Tiba tiba bel istirahat berbunyi, sungguh keberuntungan berpihak bagi siswi itu, sinta tidak jadi menjelaskan bilangan oksidasi di depan kelas, mana mungkin dia bisa menjelaskan. mata pelajaran paling bego ya kimia, tidak usah ditanyakan lagi.

               ----
"sin, mau pesen apa?" tanya adira pada sinta.

"Nasi goreng aja deh, sama kaya lo." jawab sinta dengan sedikit tersenyum.

"gue juga ya." Nanda menimbrung.

"Okey, gue pesenin ya."

Adira memesankan nasi goreng pesanan nanda dan sinta. Mau apapun itu selera mereka pasti selalu sama, satu makan nasi goreng semua makan nasi goreng, satu minum jus semua minum jus. mereka memang klop, apalagi adira dan sinta yang sudah bersahabat sejak tk.
          --
Saat sedang asik makan siang  di kantin, tiba tiba gerombolan vino datang, pasti mereka mau membuat kerusuhan di kantin.   

vino dan gerombolan nya minta uang pada adik kelas yang sedang asik makan siang.

"Eh bagi duit dong, saku lo masih penuh tuh." Ucap vino pada junior nya. Vino dan gerombolan nya langsung menjadi pusat perhatian semua anak yang berada di kantin.

Ini nih hal yang paling tidak disukai adira. Tiap hari selalu ada saja kerusuhan yang dibuat gerombolan vino.

"Maaf ka, tadi saya abis beli mie, sisa uang ini buat ongkos pulang." Jawab adik kelas itu dengan suara gemetar dan nafas yang naik turun.

"Itu artinya lo mau nyari masalah sama gue." Teriak vino sambil menggebrak meja.

Sontak semua anak yang berada di kantin kaget mendengar teriakan vino. Mereka ingin membantu juniornya, tetapi mereka lebih takut dengan vino. Mereka hanya bisa diam dan menyaksikan tanpa bisa menolong. Pemandangan seperti ini sudah tidak aneh lagi, mereka lebih baik diam daripada membantu, karna jika ada yang ikut campur, sama saja seperti masuk ke dalam kandang harimau.

Tiba tiba

"Ada apa ini?" Tanya gilang pada gerombolan vino. Gilang adalah kekasih nanda, sekaligus ketua osis di SMA nusa, mereka berpacaran lebih dari satu tahun. Gilang terkenal dengan sifat nya yang adil dan bijak.
  
Vino mengalihkan pandangan nya pada Gilang. "Bubar, ada presiden Nusa dateng kesini man." ucap vino tertawa, sambil melihat ke arah gerombolan nya.

Tak lama vino pergi meninggalkan kantin. Begitu juga dengan yang lainnya, mengikuti vino dari belakang.
 
Entah kenapa vino selalu enggan ribut dengan gilang.
Dari awal vino memang memebenci gilang. katanya gilang sok ngatur, padahal itu sih memang tugas osis untuk mengatur siswa siswi, supaya disiplin dan lebih baik lagi, apalagi gilang ketos, tanggung jawab nya mengatur siswa lebih besar.

    ----
Bel pulang berbunyi. sinta diantar pulang oleh rangga, Nanda diantar oleh gilang. Biasanya mereka bertiga pulang bersama naik bus. Tapi hari ini nanda dan sinta diantar pulang pacar nya masing masing. Dari pada pulang sendirian, adira langsung meminta jemput mamah nya.
----

Setelah lama menunggu di halte bus, Terlihat mobil yang tak asing lagi, berhenti di depannya.
Adira membuka pintu mobil dan langsung menduduki jok mobil depan.

"Ko tumben pingin di jemput?" Tanya mamah

"Gaada temen pulang mah"

"Loh kan ada Nanda sama sinta."

"Mereka dianter pacar mah."

"Makanya kamu punya pacar ra, biar ada yang anter jemput kamu, lagian kamu udah gede mamah izinin kamu pacaran ko."
Celetuk mamah dengan sedikit menggoda adira.

"Apaan sih mah." manyun.
---
Ingin tau lebih lanjut tentang adira?👇

Baca lanjutan nya ya
Jangan lupa vote and comment👐

Dia atau Kamu?Stories to obsess over. Discover now