Trust?

18 0 0
                                        

Detik, menit, bahkan jam seolah bergerak sangat lambat. Suara lalu-lalang kendaraan tidak sedikit pun mengganggu pikiran ku yang berkelut.
Aku lelah, bahkan sangat lelah menghadapi dunia yang terlalu penuh dengan drama dan kemunafikkan. Aku tidak bilang kalau sebenarnya diriku bersih. Tentu tidak. Karena aku juga manusia biasa yang terkadang melakukan kesalahan yang tanpa disengaja.

Lambat laun aku mulai belajar dari setiap apa yang terjadi didalam hidupku. Terluka, patah hati, dikecewakan, kepalsuan. Bahkan aku ragu setiap ada kebaikan yang mendatangiku. Entah kepedulian jenis apa yang sebenarnya mereka lakukan. Palsukah? Atau nyatakah? Bahkan sekarang aku nggak bisa membedakan antara keduanya.

Aku lelah jadi orang baik. Aku lelah jadi seseorang yang memahami perasaan orang lain, yang menjaga perasaan orang lain. Sementara mereka terlalu sibuk dimengerti dan dipahami sehingga lupa cara untuk memahami kembali.

Bisakah orang-orang di dunia ini paham? Bahwa di dunia ini tidak hanya tentang kebahagiaan mereka sendiri. Aku benci mereka yang datang, berupaya seolah-olah peduli dan menghapus luka, berpura-pura memberikan perhatian untuk kemudian dijatuhkan lebih jauh dari yang sebelumnya. Jadi salahkah bila aku menjauh dari setiap kepedulian yang datang kepadaku? Tentu tidakkan? Karena inilah caraku melindungi diriku sendiri.

--

RandomWhere stories live. Discover now