sekolah baru

1.1K 63 0
                                        

Senin pagi di musim dingin tepat pukul 7:00 dengan langkah terburu-buru seorang gadis berambut panjang memasuki sebuah gedung sekolah yang akan menjadi sekolah barunya hari itu juga. Dia segera mengeratkan syal yang terlilit di lehernya agar tidak terasa dingin. Ku harap hari ini menjadi hari baik dibandingkan hari-hariku sebelumnya, ucapnya dalam hati.

Seorang guru cantik dan berpenampilan menarik menyambutnya di ruang guru ketika menyelesaikan berkas-berkas yang masih tersisa serta mengambil atribut sekolahnya di ruang guru. Sang guru cantik tersebut bernama yura ssem dia adalah guru kesenian sekaligus wali kelasnya, dari raut wajahnya terlihat jelas sekali bahwa dia adalah orang yang ramah dan juga baik hati.

"Selamat pagi, perkenalkan nama saya kang seulgi", ucap gadis yang bernama seulgi itu dengan sopan dan tak lupa membungkukkan badannya.

"Senang bertemu denganmu kang seulgi, saya adalah yura ssem guru kesenian sekaligus wali kelasmu, saya harap kamu senang bersekolah di sini yah", senyum manis mengakhiri perkenalannya.

Setelah semuanya beres mereka segera menuju kelas yang berada di lantai dua, di depan kelas terpampang petunjuk kelas yang bertengger di depan pintu yang bertuliskan 3A. Tampak sekali terdengar suarah ribut-ribut dari dalam ruangan itu.

"Baru ditinggal sebentar kalian sudah ribut, apa yang baru saja kalian ributkan ?", terlihat jelas kekesalan di wajah yura ssem, di balik sisi lembutnya ternyata dia juga adalah seseorang yang menakutkan jika sudah berurusan dengan kelas dan kenakalan siswa. Seketika suasana hening dan tampak ada dari beberapa siswa sedang berbisik-bisik.

"Hari ini kita kedatangan murid baru, saya harap kalian bisa menerima teman baru kalian dengan baik. Silahkan perkenalkan dirimu," perintahnya dengan tegas.

"Selamat pagi teman-teman, perkenalkan nama saya kang seulgi, saya pindahan dari SMA putri Busan. Senang bertemu dengan kalian" ucapnya mengakhiri perkenalannya dengan membungkukkan badannya. Setelah perkenalan berakhir seulgi lalu di persilahkan menduduki bangku kosong yang berada di barisan paling belakang tepat di samping jendela. Selang bebera menit kemudian pelajaran berlangsung dan suasana kembali hening hanya terdengar suara yura ssem yang sedang menerangkan pelajaran dan tanpa disadari ada sepasang mata yang melirik ke arah seulgi.

Seulgi melirik bangku yang berada di sampingnya yang terlihat kosong. Sepertinya sang pemilik tidak hadir hari ini padahal dia ingin sekali berkenalan dengan teman sebangkunya itu dan berharap bisa menjadi teman yang baik.

Semoga kali ini baik-baik saja, ucapnya dalam hati.

I Love You Ahjussi (END)Where stories live. Discover now