Prolog

76 4 0
                                        

*
Aku tak mengerti, aku harus berterima kasih atau menggerutu kepada Tuhan.
Sepertinya, yang pertama aku harus berterima kasih kepada Tuhan untuk lukisan gradasi langit yang kerap dibilang Senja.

Yang kedua, sepertinya aku juga harus berterima kasih pada-Nya. Karena telah mempertemukanku kepada sosok lelaki yang tabrakannya berhasil menjadi pertemuan tak direncanakan di bawah langit senja.

Baru ...yang ketiga ini aku harus menggerutu pada-Mu. Kenapa engkau menjebakku dalam penggalan namaku sendiri yang ironis ini?

Kau membuatku bingung, harus memilih yang mana, sampai pada akhrinya aku bisa memilih jauh di luar dugaanku sendiri.

Meski, harus dilalu segelumit peristiwa dramatisir yang sempat membuatku ingin menghilang saja.

Yang keempat, aku berterima kasih kembali pada-Mu, karena kisahku kau buat sedemikian indahnya.

SENJADonde viven las historias. Descúbrelo ahora