Diana

34 6 3
                                        

Aku Diana Putri Graha,sering dipanggil Diana.Aku adalah murid SMA kelas 2 yang biasa-biasa saja.

Pada bulan Januari musim dingin ini aku beranjak memasuki kelas 2.Aku bersiap-siap memulai sekolah pada hari ini.

Aku memasang mantelku lalu berjalan menuju sekolah.Ketika di perjalanan aku bertemu sahabatku,namanya Yeon.

"Selamat pagi Diana"sapa Yeon.

"Pagi"ujarku membalas perkataannya dengan ekspresi datar.Sebenarnya aku bukan orang cuek,namun karena dinginnya hari ini.

Aku berjalan kesekolah bersama Yeon.Kami melihat mading dikerumuni banyak orang untuk melihat kelas.

"Wah,kita sekelas ya Diana.Mohon bantuannya.Kita sebangku yaa"ucap Yeon dengan tersenyum.

"Iya.Mohon bantuannya juga"ujarku.

Tak beberapa lama kemudian,aku mendengar ada seseorang yang berlari di lorong kelas kami.Suara itu bagiku sangat mengganggu-ku yang sedang menyiapkan buku.

Seseorang itu masuk dan mendorong pintu dengan keras.Orang itu duduk di belakangku.Tanpa pikir panjang, Yeon menyapanya.

"Selamat pagi,namamu siapa?"tanya Yeon.

"Aku Kevin,salam kenal"ujarnya.

Dari nada bicara Kevin,aku berpikir bahwa Kevin adalah sosok yang friendly.

"Oh hai Kevin.Namaku Yeon dan yang disebelahku namanya Diana"ucap Yeon.

"Salam kenal ya"kata Kevin.

"Salam kenal juga"kataku.

"Namanya Diana,apa mungkin dia .... ah pasti tidak mungkin.Kenapa dia baru muncul sekarang"gumam Kevin dalam hati.

15 menit kemudian,kelas sudah dipenuhi orang.Kecuali bangku di sebelahnya Kevin belum ada orang. Ketika itu juga bu guru kami masuk dengan anak perempuan dibelakangnya.

"Semuanya perhatian.Anak ini bernama Priscilla.Priscilla silahkan perkenalkan dirimu,lalu nanti duduk disebelah Kevin"ucap Bu Guru.

"Baik Bu.Hai semua namaku Priscilla.Aku berumur 16 tahun.Mohon bantuannya"ujarnya.Ibu guru mempersilahkannya duduk disebelah Kevin.

"Baiklah semuanya,sebelum kita memulai pelajaran mari kita tentukan organisasi kelas,siapa yang ingin menjadi ketua kelas?tanya bu guru.

Semua kelas terdiam seribu bahasa. Menurutku mereka tak ingin menjadi ketua kelas karena merepotkan.

"Ibu pilih saja antara Diana atau Kevin"ucap Yeon secara tiba-tiba.

"Baiklah mari kita memulai voting" ucap bu guru.

Voting berjalan dengan antusias,tak ada yang merasa cemburu atau iri. Mereka melaksanakannya dengan adil dan tenang.

"Baiklah yang menjadi ketua kelas adalah Kevin.Wakil ketua kelas Diana. Sekretaris Priscilla dan bendahara Yeon.Kita juga akan menentukan tempat duduk secara adil.Masing masing orang mengambil satu kertas dalam kotak ini"ujar bu guru.

Semuanya mengambil kertas itu dan aku sendiri mendapat nomor sepuluh. Mejaku didekat jendela dan orang disebelahku....

"Ini nomor 10 ya"gumam Kevin.

Aku mengangguk pelan dan Kevin pun yang duduk disebelahku.

"Bagus,aku disebelahnya.Jadi aku dapat menyelidiki apakah dia orang yang kucari"ucap Kevin didalam hati.

Pelajaran pun bermulai.Pelajaran pertama kami adalah matematika. Setelah diajari,ibu guru memberi soal berkelompok dengan teman sebangku.

"Diana cara nomor 8 gimana ya"tanya Kevin.

"Begini...."ujarku sambil menjelaskan kepada Kevin.

"Wah,Diana baik juga,dia juga pintar. Kemungkinan besar dialah wanita yang kucari.Dia juga menawan,parasnya elok,apakah aku suka padanya?"gumam Kevin didalam hati.

"Hei kamu memperhatikan tidak" tanyaku.

Kevin mengangguk tanda mengerti. Akhirnya selesailah tugas kami dan kami kumpul kepada ibu guru.

Teng....teng....teng....

Waktu istirahat telah berbunyi.Aku menghampiri Yeon untuk mengajaknya berbelanja.

"Hai Diana,teman sebangkuku Priscilla.Priscilla ini sahabatku Diana" ucap Yeon.

Aku dan Priscilla bersalaman,dan kami bertiga pun pergi menuju ke kantin.

TBC....

Erratic WeatherWhere stories live. Discover now