part 1

26 1 5
                                        


 

                Hai  namaku adalah Adelia Amelia  aku bersekolah di universitas gajah mada jurusan digsain satu jurusan yang sama dengan anak yang aku sukai ,aku suka dipanggil dengan sebutan cewe aneh mengapa?

               Karna aku menykai cowo yang culun dan lugu meskipun ada cowo yang keren dan terkenal dikampus bernama boy tetapi dia orang yang suka memainkan hati cewe sebab itu aku memilih cowo culun agar dia setia kepadaku ,walaupun dia orang yang ganteng tetapi dia memakai kaca mata bulat yang besar dan '' kutu buku'' meskpun aku ingin pacaran dengan nya tetapi dia menolak karna dia mengangapku hanya main main saja

                 hingga akhirnya dia mau menerimaku sebagai pacarnya karna aku terus mendekatinya tetapi semakin lama aku berpacaran dengannya dia semakin berubah sikapnya berambah aneh itu semakin terasa saat kami di kafe untuk makan siang dia bertemu dengan beerapa temannya dia memperkenalakan ku sebagai teman,aku tidak marah aku tau mungkin dia malu mengtakan bahwa dia sudah punya pacartapi aku merasa marah karna sebelum mereka pulang ada salah satu cewe yang memeluk dan meminta jemput dirumhnya itu cewe yang bernama nina .

                setelah mereka pergi aku bertanya pada steven siapa dia, steven hanya bilang itu adalah teman nya saja tetapi megapa dia memelukmu "ah itu sudah biasa dipergaulan kami bahka ada yang saling cium walaupun tidak kenal aku terkejut dengan perkataaan nya tetapi dia seperti mengggampang aku tidak terima denga itu aku pun pergi dari sana .

                setiap hari di kampus aku selalu menjauhinya berharap dia akan minta maaf tetapi tidak dia malah cuek pada ku aku pikir dan perhatian, semakin lama hubungan kami semakin rengang karna hubungan yang renggang ini boy mulai mendekati ku aku tidak nyaman dengan keadaan ini aku berusaha menngatakan bahwa aku sudah punya pacar tapi boy tidak percaya karna sika kami seperti orang yang bermusuhan.

                aku pun mengalah dan meminta maaf pada steven dan meminta agar hubungan kami kembali membaik tapi dia tidak terima dia bahkan lebih menjauhi ku seperti pertama bertemu bahkan lebih jauh aku tidak suka dengan keadaan ini seerti aku yang mengejernya akhirnya pun aku menerima boy sebagai pacarku .

               aku bersikap seprt pasangan yang ideal romatis dan sering makan bersama suatu hari aku dan boy berencan untuk pergi makan malam entah mengapa kepala ku sangat sakit boy sangat pnik dan membawa ku kerumah sakit dan menelpon orang tua ku aku bingung aku sakit apa akhirnya aku memutuskan untuk  mendengarkan perakapan orang tua ku aku terkejut mendengar itu ternyata aku mengidap penyakit  kanker otak stadium 4 aku sangat takut aku butuh orang yang aku cintai aku butuh steven tetapi mengapa boy yang menungguku kenapa tidak ada steven aku sangat sedih hingga akhirnya aku menitikan air mata .

disisi lain.....................(steven)

           "  nin gua gak bsa dateng ke rumah lu gua pusing banget gua mau istirahat"kata steven dalam telpon .
oke masalah nina udah beres sekarang gua mau ke diskotik gua bakal seneng seneng di sana gua gak pikirin nina ataupun adel walaupun dia sakit itu kan urusan orang tuanya mendingan gua seneng seneng sama cewek vewek diskoti yang  seksi lebih seksi dari pada nina dan adel mendingan gua pergi dan seneng seneng mungkin gua akan sedikit mabok dan seneng seneng .


           sebulan berlalu tidak ada kabar dengan steven dia sasik sendiri dengan kehidupannya dan pada saat itu ,sedangkan keadaan adel semakin memburuk tetapi diperbolehkan keluar untuk sesaat karna waktu nya sudah tidak lama lagi enah mengapa boy mengajak ku ke diskotik aku sangat kaget saat sampai disana ternyata boy sudah tahu dan dia ingin memberitahu bahwa dia suka melihat steven setiap hari di diskoti dan dia ingin memberi tahu ku agar aku tidak berharap agar dia akan dating ke rumah sakit aku tidak kuaat dengan ini aku mengajak boy untuk kembali ke rumah sakit aku sangat sedih dengan hal ini aku menangis sedangkan dia sedang tertawa disana .


               hari hari aku lalui dengan berat aku suka menulis dairy dan itupun ditemani dengan boy bukan dengan orang yang aku sukai aku benci keadaan ini aku benci aku benci.........


              dituliskan dengan air mata dairy pun ku tulis hingga habisdan hingga tulisan pertama ku selesai dengan tulisan pertama dan tulisan terakhir pun tiba  tiba kepala ku sakit dan tidak lama doktr pun dating dan segera memeriksa ku dan meminta izin untuk mengoprasiku aku sangat takut dengan oprasi suntikan ,obat bius , mesin mesin dan yang lain beberapa lama aku di suntik dan tidak sadarkan diri .

  (dokter) :      beberapa saat kemudian dokter keluar dan memberikan kabar buruk bahwa adel sudah tiada dia sudah menghebuskan nafas terakhirnya .
 


    diisi lain boy...............


               "  del kenapa lu pergi secepet ini kenapa del"batin boy

isak tangis pun merajalela di hati boy dan orng tuanya mereka pergi kepemakaman adel dengan berat dan boy pun kembali kerumah sakit untuk memberes kan bang barang adeel dan menemukan buku diary yang dimiliki adel dia membaca satu per satu hingga kata kata terakhirnya,yaitu

                                                    AIR MATAKU SENYUMMU

itu kata kata terakhirnya setelah membaca itu serentak hati boy rapuh dan kuasa menahan tangisnya.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 22, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Air Mataku Senyum MuStories to obsess over. Discover now