Semua tidak ada yang tak mungkin, aku berharap dia bersamaku.
Namun setelah aku tahu dia, aku kembali mengubur semua rasa ini aku pendam semua rasa ini. Terasa sakit memang.
Tapi semua tidak pernah di sangka, setelah aku berharap dan mengubur rasa ini. Dia ada.
Bahkan dia bersamaku sekarang, menemani hari-hariku bahkan menjadi lelaki kedua setelah ayahku.
Namun, sekian lama kita menjalin hubungan ini, pohon yang kita tanam dan berdaun banyak harus mengalami fase gugur.
Dan aku yakin dia disini, dia tetap disini dihati ini hingga tiba saatnya pohon ini akan merindukan kasih sayang dari pemiliknya, dan entah kapan kasih sayang ini kembali.
Author Note:
Maaf sebelumnya kalau prolognya sedikit, tapi saya harap kalian mau membaca kelanjutannya ya. Dan ini real cerita saya sendiri, pengalaman author sendiri readers.
Oh ya jangan lupa ya vote dan komentarnya, semoga kalian suka dengan cerita saya ☺
Happy reading guys!!! 💞
YOU ARE READING
POHON
Teen FictionDia adalah lelaki yang sangat aku sayangi, lelaki kedua setelah ayahku dan dia lelaki hebat seperti ayahku. Sayangnya, lelaki itu tidak akan pernah bisa selamanya bersamaku, disampingku, dan menemani hariku lagi. Dia tidak pergi, dia ada disini, ya...
