Prologue

1.2K 90 18
                                        

August, 10th

Dunia, adalah tempat dimana milyaran jiwa dari berbagai macam makhluk untuk hidup.

Seperti halnya seorang namja yang sedang mengumpulkan ranting pohon di hutan, Taehyung namanya.Dia tidak sendirian. Ada dua namja lain yang menemaninya.

Mengapa mereka tidak takut berada di dalam hutan yang gelap seperti itu ?.
Tentu tidak. Karena hutan itu adalah rumah mereka. Mereka bertiga bukan saudara.
Entah bgaimana mereka bisa bertemu dan tinggal bersama.

Mereka selalu melakukan apapun bersama. Entah itu makan, Tidur, Bermain dan banyak hal menarik lainnya yang telah mereka lalui bersama. Mereka hidup layaknya manusia biasa.
  
Malam itu, mereka sedang menyalakan api unggun di halaman rumah mereka. Bukan apa-apa. Mereka hanya ingin menikmati langit yang indah dengan taburan ribuan bintang kala itu.

  " kulihat, dari tadi kau hanya melamun. Ada apa Tae?".  Tanya seseorang kepada Taehyung.

"Apa kau sedang sakit?". Sahut yang lain cemas.
"Ani. Aku tidak sedang sakit, Jungkook". Jawab Taehyung.

"Lalu?".
"Aku hanya merasakan hal aneh disekitar area hutan kita. Aku.. merasa.. bahwa hutan yang telah lama kita tinggali ini sudah tidak aman lagi". Jelas Taehyung kepada sahabatnya.

"Apa yang mendorongmu untuk berpikiran seperti itu, Tae?" .  Tanya namja yang bernama Jimin
"Aku tidak tahu. Hanya saja, firasatku tidak enak akhir-akhir ini".

"Mungkin itu hanya perasaanmu akibat perubahan cuaca yang sangat ekstrim, Tae. Dan itu mempengaruhi kesehatanmu". Tutur Jungkook.

"Tapi, ada benarnya juga apa yang dikatakan Taehyung. Mungkin sebaiknya kita memang harus pergi dari sini." Sahut Jimin.
Setelah merundingkan hal tersebut, mereka memutuskan untuk pindah keesokan harinya.
     
Baru saja mereka menutup pembicaraan,
 
"Jungkook. Ada apa?". Tanya Jimin.
"Aku mencium sesuatu. Seperti ... bau gosong".  Jawab jungkook.

"Benarkah?. Aku tidak mencium apa-apa." Kini taehyung yang bicara. Mereka bertiga mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru hutan.

    SREKK.. SREKK.. SREKK..

"Kalian mendengar sesuatu?". Tanya Jungkook pada kedua sahabatnya.
"Ya. Aku mendengar sesuatu. Seperti... suara kaki yang diseret. Atau mungkin sebuah benda yang sengaja diseret." Jawab Jimin. Taehyung mengangguk menyetujui.

Pandangan mereka kini beralih pada satu titik yang sama. Pohon cemara raksasa yang berdiri kokoh tak jauh dari rumah mereka. Bukan.. bukan. Bukan pada pohon itu. Tetapi pada seonggok daging yang telah menghitam.mengeluarkan asap dan bau gosong. Dengan hiasan 2 kaki depan dan 1 kaki belakang. Dengan kepala yang hampir putus menggelinding ke arah mereka.

THE CLAN : BTS FANFICTION || MISTERY Stories to obsess over. Discover now