Aku anak ke delapan dari Sembilan bersaudara kakak-kakak ku semuanya sudah menikah tinggalah aku dan adikku. Aku terlahir dari keluarga sederhana, ibuku sekarang hanya seorang IRT dan mengasuh keponakanku, ayahku pergi meniggalkan ku dari aku menginjak kelas 2 SD, tuhan mengambilnya dariku dari kehidupanku.. ahh sudahlah itu semua sudah lama tidak harus di ungkit-ungkit lagi,
mungkin ayah sudah nyaman bersama Nya, aku hanya bisa mendoakannya saja. Mungkin tuhan punya rencana lain untuk ku dan keluarga ku.
Nama ku Pran, aku seorang pekerja dan mahasiswa. Aku bekerja disalah satu perusahaan percetakan dan aku kuliah di salah satu universitas swasta di Tangerang. Kedua-duanya aku lakukan secara bersamaan, pagi aku bekerja dan malam aku kuliah. Itulah sepintas tentang diriku.
Semenjak SMA aku sudah merasa berbeda dengan teman-teman pria seusia ku.
Ya berbeda.. tentu kalian tahu perbedaan ku terletak dimana?
aku tahu perasaan ini salah dan dalam agama ku pun hal ini dilarang, apalagi notabennya aku bersekolah di SMA islami atau Madrasah Aliyah (MA) yang lebih ketat dalam pelajaran agamanya, tapi apa boleh buat rasa ini lebih besar dan aku tidak bisa menghentikan diriku sendiri, sulit rasanya melawaan diri sendiri.
Hari-hari ku, ku lalui begitu sulit aku terus mencoba untuk melawan perasaan ini, perasaan yang salah, yang seharusnya tidak ada dalam pikiranku.
Semasa SMA aku tidak terlalu begitu dalam mengenal dunia pelangi, pergaulanku masih sebatas orang-orang normal pada umumnya, bahkan aku tidak mempunyai teman yang “sama” denganku, itulah sebabnya terkadang aku bingung harus bercerita kepada siapa tentang diriku ini, aku hanya memendam semua ini tanpa ada yang mengetahuinya, terkadang batin ini tersiksa karena tidak ada teman untuk diajak berbagi…
ya.. bagaimana mau berbagi cerita dengan teman, sedangkan hal ini hal yang tabu dan dilarang, walaupun aku begitu banyak teman dekatku disekolah tetapi tidak mungkin aku menceritakan hal pribadiku kepada temanku.
Untuk mengalihkan perasaanku yang salah, aku mengikuti berbagai macam kegiatan di sekolahku, terutama OSIS aku menjabat dua periode, periode pertama aku menjabat sebagai Seksi Pendidikan dan periode berikutnya aku sedikit naik pangkat yaitu menjadi Wakil Ketua OSIS, ini pencapaian terbesarku dalam bidang non akademik, maklumlah waktu SMP aku tidak pernah mengikuti kegiatan seperti itu.. hehe,
terbesit dalam pikiranku bakal banyak cewek yang naksir nih kalau jabatan semakin tinggi seperti ini. Dan terbukti ketika masa penerimaan siswa baru atau MOS banyak para wanita yang jatuh hati padaku,
ini bukannya sok kePEDEan ya.. tapi nyatanya seperti itu..hehehe
sikapku yang bersahaja kepada siapa saja termasuk adik kelas, mungkin itu yang mereka kagumi dari diriku hingga mereka menyukaiku,
pada saat MOS ada seorang wanita yang membuatku jatuh hati padanya,
pasti kalian bingung kenapa aku bisa jatuh hati pada seorang wanita sedangkan aku seorang gay..
Perlu kalian tahu walaupun aku gay bukan berarti aku tidak menyukai wanita, aku menyukai wanita tetapi hanya sebatas menyukainya, ketika aku melihat wanita yang merupakan tipe ku terkadang aku jatuh hati padanya, akupun bingung kenapa aku juga menyukai pria..
entahlah aku ini gay apa bisexs akupun tak tahu dan tak mau tahu, karena jelas perasaan ini salah.
Beberapa kali aku menjalin hubungan dengan para wanita tetapi tetap saja perasaanku dan ketertarikanku lebih besar kepada pria, hubunganku dengan para wanita kulalui begitu saja tanpa adanya rasa dan ketertarikan, terkadang aku menghakimi diriku sendiri kenapa aku berpacaran dengan wanita tapi rasa ini bukan untuknya tetapi untuk pria..
ohh.. tuhan ada apa dengan diriku ini, kenapa aku seperti ini tidak seperti pria normal pada umumnya.
Aku suka kasihan dengan para wanita yang pernah menjadi pacarku, aku merasa bersalah karena aku memacarinya tetapi tidak ada rasa dan ketertarikan kepadanya..
maafkanlah diriku ini…
Tahun demi tahun pun berganti tak terasa tiga tahun sudah aku lalui dengan pakaian putih abu-abu, tiga tahun aku belajar di sekolahku banyak pelajaran yang dapat ku ambil. Hingga tiba saatnya aku harus meninggalkan sekolahku ini. Suka dan duka semasa sekolah akan menjadi sebuah kenangan terindah dalam hidupku dan tidak akan pernah aku lupakan masa yang amat sangat terindah ini. Selamat tinggal Putih Abu-abu dan Selamat datang masa baru masa dimana aku semakin tenggelam dalam dunia pelangi..
VOUS LISEZ
kisahku... kisah di dunia pelangi
Aléatoireseorang remaja yang masih mencari jati dirinya, yang melawan perasaan dan ketertarikan yang salah yang tidak pernah dialami oleh pria normal pada umumnya
