"Keira cepat kamu lama sekali nanti kamu telat"omel mamahku
"Iya sabar mah ini aku udah rapi"
Akupun keluar dari kamarku menuju meja makan
"Kamu sarapan dulu ni sayang mamah udah bikin nasi goreng kesukaan kamu"ucap mamah sambil menyiapkan makanan untukku
"iya cepetan sayang kamu kan pertama sekolah di sekolahan baru kamu nanti kamu telat"ucap papah
"Aku bawa aja deh mah soalnya aku takut telat 15 menit lagi udah mau masuk"
****
"Anjir ah gua hampir aja telat"jawabku sambil lari-lari
*tiba-tiba keira bertabrakan sama seseorang
"Aduh,eh anjir lo jalan bisa liat-liat ga punya mata kan?"
"Yeh lo tuh yang liat-liat orang yang lo tadi lari-lari tiba tiba nabrak gue"
"Eh lo itu ish nyebelin banget si jadi cowo"
Tettt....tettttttt
Bel masuk sudah berbunyi tanda jam pelajaran sudah di mulai
"Anak anak kita kedatangan murid baru dia pindahan dari sekolah SMA 12 BANDUNG"ucap bu guru
"Sini nak masuk"
*setibanya dikelas
"Woi anjir cantik amat"
"Ah gebetan baru gua"
"Wah inimah nanti jadi primadona HIGH SCHOOl"
"Udah semok,cantik ah idaman gua banget"
"Ada bidadari turun dari surga EAA"
Mendegar perkataan tmn2 barunya, keira hanya tersenyum
Setibanya mata keira tertuju kepada cowo yang duduk di pinggir barisan ketiga
"Hah itu cowo kan yang ngeselin tadi kenapa gua harus sekelas ya sama dia"batin keira.
"Perkenalkan nama kamu nak"ucap bu guru
"Baik bu,perkenalkan nama saya keira salsabilla saya pindahan dari SMA 12 BANDUNG ,dan saya tinggal di komplek primer"ucap ku sambil tersenyum.
"Baiklah. Kamu sekarang boleh duduk dengan rendy"ucap bu guru menujuk tempat duduk di pinggir
"Hah duduk sama saya bu?"ucap rendy
"Iya sama kamu"ucap bu guru
"Ga bu saya gamau"ucap rendy
"Rendy kamu gaboleh gitu"omel bu guru
"Ii..yaaaa buuu"ucap rendy sambil terbata bata
Sial kenapa gua harus sebangku juga sih sama cowo ngeselin itu"batin keira.
Jangan lupa voteee dan comment yaaaa
Oiya di mulmed sebagai keira ya hehe
YOU ARE READING
love hurts
Teen FictionSalahkah aku mencintaimu? Mengapa lagi-lagi kamu membuatku menunggu? Mengapa kebahagiaan tidak pernah berpihak denganku tuhan? Dan, haruskah aku menerima sebuah kenyataan yang sangat amat menyakitkan? -KEIRA SALSABILLA
