Anyeong... aku bawa cerita baru lagi nih, seperti biasa dengan cast favorit, ehm.. Yesungie dan Yera, hehe.. ^^
Cerita ini selingan buat cerita He's My Dorothy yang belum tamat-tamat, soalnya si tuan malas terus nemenin di folder cerita itu, jadi males ngetik itu deh, mohon maklum yaa. Dan ya, cerita ini konfliknya ringan banget, gak nyampe 5 part lah kayaknya..
Sepasang kaki itu melangkah lebar dengan gagahnya, menuruni setiap anak tangga didalam sebuah rumah mewah bak istana dengan ukuran yang tak bisa dibilang kecil. Ketukan tapal sepatu dengan bahan kualitas tinggi yang beradu dengan lantai marmer bercorak elegan itu menggemakan suaranya keseluruh penjuru ruangan seolah menunjukkan kepenguasaannya dirumah itu.
Tubuh tegap itu masih terus berjalan menuju suatu ruangan, sesekali merapikan tata letak simpul dasinya yang sebenarnya sudah tersemat rapi dikerah kemeja yang berbalut jas abu-abu mengkilap itu. Sangat sempurna ketika siapa saja orang yang melihat penampilan pria tanggung itu ditambah dengan wajah rupawan serta hidung mancung yang menghiasi, tak lupa dengan mata sipitnya yang memiliki warna lensa hitam kelam dan sorot tatapan tajamnya yang menambah kewibawaan pria bermarga Kim itu.
Sampai didepan ruangan yang hendak ditujunya yaitu ruang makan, ia masih berjalan menegakkan dagu lancip menawannya saat melewati sepuluh orang pelayan wanita yang berjajar membungkuk hormat menyambut kedatangannya. Yesung, nama pemuda itu, mendudukkan dirinya dikursi yang bahkan terlihat berkelas dengan cat krem dikayunya juga bantalan empuk yang dilapisi kain beludru motif indah sewarna dengan cat kayu. Sedeter makanan mewah nan lezat telah memenuhi meja besar dihadapannya.
Tersenyum samar, sebelum ia membalik piring makannya. Tentu ia tak akan mengabaikan begitu saja wanita yang duduk disebrang mejanya yang juga tengah melahap sarapannya dengan anggun dan tenang. Sang wanita juga sempat membalas senyuman Yesung dengan senyuman yang sama.
Song Yera, kembali melahap makanannya, tak berniat menyapa atau berbicara basa-basi pada pemuda tampan disebrang mejanya. Sama halnya dengan Yesung, lebih memilih bungkam dan menikmati sarapan paginya dengan tenang. Seperti hari-hari sebelumnya, tak ada percakapan khusus atau sekedar basa basi dari mulut kedua insan ini, seolah mereka dua orang yang tak sengaja bertemu dalam satu rumah padahal dalam ikatan suami-istri. Hanya keheningan yang tercipta dirumah besar itu setiap harinya. Sama-sama orang sibuk, Yesung dan Yera memiliki jadwal yang sangat banyak, sering kali pulang larut malam bahkan akhir pekan pun mereka isi dengan kegiatan bekerja diluar atau bertemu client. Rumah yang mereka singgahi sekarang hanyalah tempat untuk tidur saja.
Yera meletakan sendok dan garpunya diatas piring yang sudah kosong kemudian mengusap bibirnya anggun dengan lap yang sudah disediakan.
"Aku sudah selesai." Yesung mengangkat kepalanya melihat sang wanita.
"Aku pergi." Lanjutnya sembari menoleh pada sang sekertaris pria yang sedari tadi setia berdiri diantara jajaran pelayan wanita dengan menenteng tas kerja dan kebutuhan kantor sang nyonya.
"Baiklah, hati-hati." Balas Yesung sebelum Yera benar-benar melangkah bersama sekertaris laki-laki meninggalkannya seorang diri dimeja.
Kehidupan pernikahan mereka begitu datar selama terhitung sejak 19bulan. Bukan karena kebencian dihati masing-masing atau perselisihan jadi penyebab kebisuan mereka. Melalui perjodohan antara pebisnis, akhirnya terjalin kesepakatan menikah dan tinggal bersama. Yesung dan Yera tak saling mengenal dan baru bertemu saat kesepakatan setuju sebelum diadakan pesta pertunangan, mereka sama-sama orang sibuk dan kaku, dan hanya tahu pernikahan ini adalah untuk memajukan perusahaan yang nantinya akan bersatu. Salahkan saja Yesung dan Yera yang begitu penurut, rela melakukan apa saja demi keberhasilan perusahaan selama itu baik. Bahkan rela memberikan kehidupan mereka sekalipun.
YOU ARE READING
Silent Feeling (Mini Seri)
FanfictionMereka pasangan suami isteri dan tinggal satu atap.. Tapi seperti orang lain yang tak sengaja bertemu dan jarang bertatap muka.. Bahkan perasaan cinta pun tak pernah ada diantara keduanya.. atau mungkin belum??
