You wanna go ??
Lemahnya diriku, hanya terdiam diatas kasur kupandang dinding kaca yang berembun , kuusapkan nama mu yang tak sengaja muncul dalam memoriku...ternyata kau tak pernah hilang, terbesit dihati ku
4 tahun berlalu..
"Kau hadir dalam hidupku mengisi banyak cerita yang mungkin tak dapat mudah dilupakan. Hari ku jalani, hanya malam yang membuatku selalu ingat pada mu, siang kusibukkan dengan banyak hal-hal. Seakan diriku amesia dan tak pernah mengenal sesorang itu.
Teralun sebuah lagu
"oh Tuhan
Kucinta dia .. kusayang dia .. rindu dia ..
Inginkan dia. Utuhkanlah rasa cinta di hati ku ..
.
.
Spontan hati gue tersayat banget mendengar lagu dari radio yang disuguhkan di malam minggu ini. Bahkan jika "Hati masih berharap mendapatkan dan menerima nya lagi", ..harapku
Namun pikiran menghentikannya, berkata tak setuju jika harus menerimanya. Semuanya terbalik ..
"Segelintir harapan untuk dapat melihat nya seperti dulu ..." selintas terbenak
Sungguh gue enggak bisa nahan semua ini. PEDIH banget rasanya, gue mau mati rasa kalau Tuhan buat cintanya sebagai akhir dari cerita ku.
Terhenyak dalam lamunan ku .. aku bukan orang mampu dan bisa untuk nutupi semua kesedihan ini. Tiba-tiba..
Gue sedih melihat diriku seperti sekarang ini. Gue nggak pernah berpikir kalau semuanya harus berakhir sedih Ev. Kenapa loh harus pergi ketika gue yakin kalau loh ...
Air mata gue jatuh setetes demi setetes, memang benar ini enggak dapat gue bendung sendirian ..gue nggak bisa .. gue nggak bisa", Jerit ku kuat berulang kali. Hati ku lemah karena harus menjadi orang yang tersakiti.
Hingga ku terlelap tidur ....
Pagi hari ...
Sinar matahari menyelinap masuk dari gorden yang tak sengaja dihembus angin. Sebuah ventilasi ukir berukuran 4 kaki dimodis langsung untuk tembus ke taman berumput hijau di samping kamarku.
Aku terbangun.. kulihat hijaunya rumput segar tersiram air oleh bi Moni. Ya.. itu nama dan panggilan salah satu pekerja dirumah ini. Bi Moni adalah sosok wanita pekerja keras, rajin, baik, ramah lagi. Dia tidak menolak jika aku memintanya untuk membersihkan kamar ku yang berukuran 6×5 m. Dan aku rasa itu cukup luas karena dihuni untuk orang cewek aneh sepertiku. Tempat tidur berukuran king size membuat ku begitu nyaman untuk cepat terhenyak menidurkan ku.
Maaf non !! Terganggu ya tidurnya.. sapa lembut senyum paras suku nya.
Tidak apa-apa, Bi! Jawabku sambil membalas senyum nya dengan posisi yang masih sedikit sadar untuk terbangun
Ibu lanjut kerja dulu non .. balas nya lagi
Silahkan Bi! .. responku baik.
Meratapi keadaan saat ini. Terkadang ku berpikir bodoh setelah melewati kejadian buruk yang menimpaku semalam.
Kugerakkan tubuhku mulai berdiri dan berjalan menuju cerminku..
Kutatap wajahku di cermin.
"The poor girl. Heii .. look that! Mataku bengkak hanya karena sibrengsek lelaki itu ?" .. seruku bertanya pada cermin
Astaga!! Tinggalkan. Dia bukan lelaki butuh perjuangan..
***
karena kebetulan gue punya hobby yang suka pening dan sampai saat ini gue enggak pernah kepo tentang penyakit yang gue idap.
Gue anti banget yang namanya penyakit, gue malas ngecek. Itu karna ... Gue nggak peduli
Berusaha terbangun dari jagaan tidur, emang paling nyusahin banget.
Yahh .. Ngebayang aja punya tugas yang harus di kerjain, pasti adrenalin langsung naik ..
Mulai menyiapkan barang yang akan ku bawa. (Tok ... Tok..)
Terdengar suara dari pintu apartement.
Sepagi ini ? .. OB kali, pikir sherli pendek.
OMG, siapa sih pagi-pagi gini gangguin gue ?. Kesal sherli
Tok ..tok..tok (terdengar lagi)
Ya, elah nggak punya sabar apa.
Iya bentar.. Jawab sherli
CITEȘTI
The Memori Of Love
DragosteSekali pergi, kamu harus pergi dan jauhi kehidupanku. Aku nggak mau kamu jadi kenangan yang begitu dalam di hatiku. Disaat Aku mencoba untuk tetap bisa melupakanmu, hal-hal yang kulakukan itu hanya bagaimana aku membuang semua tentang dari memoriku...
