Waktu telah menunjukkan pukul 06.05, namun Shakira masih saja ingin bermalas-malasan di ruangan yang bernuansa black and white ini. Tapi Shakira harus mengesampingkan egonya untuk bermalas-malasan hari ini, karena hari ini adalah hari pertama Shakira menginjakkan kakinya di Kampus.
Ya, kini Shakira harus bersiap-siap,karena dia tidak boleh sampai terlambat dan mempermalukan dirinya sendiri sebagai Mahasiswa baru.
Sekitar 15 menit Shakira membersihkan diri di dalam toilet, kini Shakira mulai merapihkan dandanannya. Setelah selesai merapihkan dandanannya, Shakira beralih untuk memakai kaos kaki dan sepatu yang berada di sisi kamarnya.
Setelah semua selesai, Shakira mulai melangkahkan kakinya turun ke bawah menelusuri setiap anak tangga untuk sampai di meja makan yang ternyata disana sudah ada mama, papa, dan kak Shammy.
"Ayo sayang, sarapan dulu", ucap seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah ibunya Shakira,yang menatap ke arah Shakira sambil menyodorkan segelas susu dan juga roti yang dioleskan dengan selai kacang kesukaan Shakira.
"Iyaa, mi",jawabku kepada Mami.
Shakira mulai menghabiskan roti selai kacang dan susu yang telat disediakan oleh maminya tadi.
Shakira melihat kearah pergelangan tangannya yang terdapat sebuah jam yang menunjukan bahwa sekarang sudah pukul 06.45 AM. Shakira terkejut,karna 15 menit lagi pagar sekolah pasti akan ditutup.
"Ka Shammy !!!",teriak Shakira yang membuat seluruh orang dimeja makan tersebut menoleh dan menatap kebingungan kearahnya.
"Apaansih, ngapain lo teriak-teriak.gua kan ada di depan lo. lo kira gua di-" ,sebelum Shammy menyempurnakan pembicaraanya,Shakira sudah memotong ucapannya yang belum selesai.
"Sst up bang. lo harus liat ini itu udah jam berapaaaa!?" ,potong Shakira yang lebih meninggikan nada bicaranya.
Spontan Shammy langsung melihat ke arah pergelangan tangannya. Dan ya, waktu sudah menunjukan 06.47 AM. Tanpa berbasa-basi lagi Shammy langsung menyambar kunci mobil dan tas yang tidak jauh dari meja makan dan langsung keluar tanpa berpamitan kepada mami dan papinya.
Hal yang sama pun dilakukan oleh shakira ia langsung pergi keluar mengikuti kakaknya yang sudah terlebih dahulu keluar. Ya, Shakira dan Shammy memang satu Kampus. Shammy Semester 5 dan Shakira Mahasiswa Baru.
"Ma..Pa.. Aku sama kak Shammy berangkatt yaaa" ,teriak Shakira dari luar rumah.Tanpa babibubebo Shammy lansung melajukan mobilnya sekitar 80 km/jam karena jalanan hari ini tidak terlalu padat. Sampai Shakira tidak sadar kalau mereka sudah sampai di parkiran sekolah. Spontan Shakira langsung menyambar knop mobil lalu membuka pintu mobil dan mulai mengulurkan kakinya keluar,lalu menutup pintu mobilnya kembali.
"Kak, gue ntar pulang bareng sama Niki aja ya",ucap Shakira yang dibalas dengan anggukan oleh kakaknya tersebut. Niki adalah sahabat Shakira sejak SMP dan sekarang mereka dipersatukan kembali di Kampus yang sama. Tiba-tiba saja sebuah pukulan mendarat di punggung Shakira. Pukulan tersebut tak lain berasal dari tangan sahabatnya yaitu Niki.
"Ih, bisa ga sih lo jaga tangan lo supaya ga mukulin gue dan ngagetin gue setiap pagi. Lo mau gue mati karena alasan yang konyol? Kan ga lucu." ,ucap Shakira kesal sambil mengelus punggungnya yang hanya direspon oleh gelak tawa sahabatnya itu.
"Hahahaha, lo tuh suka lebay deh, Ra",jawab Niki dengan tampang meremehkan Shakira,yang membuat Shakira semakin malas untuk berdebat dan lebih memilih mengunci mulutnya sendiri.
Seketika mataku terkunci oleh tatapan seorang pria yang ada besebrangan denganku. Ya,wajahnya sangat familiar,dia adalah teman kecilku yang pindah keluar negri. Kami hanya saling menatap tanpa mengeluarkan suatu pembicaraan yang bermakna.
"Eh eh ra, liat deh ke depan.itu cowo kok lumayan ya?" ,ucap Niki sambil yang sama sekali tidak direspon oleh Shakira.Niki menoleh ke arah Shakira untuk memastikan mengapa Shakira tidak merespon pertanyaan tersebut.
"Hmm,Pantes aja nih anak ga ada suaranya dari tadi,ternyata lo udah ngeliat duluan,heh ra lo kenal sama dia?",ucap Niki sambil menyentuh bahu Shakira. Shakira hanya mengangguk tanpa ada sepatah kata yang keluar dari dalam mulutnya,lalu dia pergi bergegas untuk segera masuk ke kelas tanpa peduli sahabatnya mengikuti langkahnya atau tidak.
“Hm,kayaknya ada sesuatu deh antara Shakira sama cowok tadi,kayaknya mukanya Shakira langsung berubah drastis pas liat muka cowo tadi,ah yaudahlah”,Ucap niki sambil mencoba mengejar Shakira.
Kring..Kring..Kring
Bel pulang sekolah telah terdengar, murid-murid mulai berhamburan ke luar kelas tanpa terkecuali dengan diriku juga, aku mulai menuruni anak tangga bersama sahabatku ini. Kami bergelak tawa dengan cerita kami, hingga akhirnya gelak tawaku terhenti ketika sahabatku lagi dan lagi memukul pundakku sambil memasang mimik wajah yang terkejut.
"Ih, lo tuh bisa ga sih sehari aja--",ucap Shakira terhenti ketika melihat ternyata ada seoran pria yang melemparkan senyuman ke arahnya.Ya,pria itu adalah Shaquille,teman kecilku.
"Hmm,hai apa kabar?kok lo bisa sekolah disini?bukannya lo udah pindah ke Austria ikut orang tua kamu”,ucapku terbata-bata.
“Iya papah gue ditugasin di Indo lagi jadi mau gam au gue harus balik lagi ke Indo",ucap Shaquille tanpa mengurangi senyuman manis dibibirnya itu.
“Oh ya kenalin nih temen gue namanya Niki,dan Nik kenalin ini temen kecil gue namanya Shaquille” ,ucap Shakira memperkenalkan keduanya.
“Yaudah gue buru-buru nih,banyak tugas yang harus gue kerjain,yuk nik”,jelas Shakira kepada Shaquille sambil menarik Niki agar bergegas pergi dari hadapan Shaquille.
“Yaudah,nanti sore tunggu gue ya Ra,gue bakalan ke rumah lo”,teriak Shaquille sambil memandang seseorang yang trlah melangkah pergi dari hadapannya.
“Hari yang menyebalkan.Mengapa hari pertamaku di kampus harus bertemu dengan dia?,aku akui memang dia tampan,tapi aku tidak suka dengan sikapnya,dia selalu menjadi pria yang menyebalkan” ,gerutu Shakira sambil melepaskan sepatunya.
“Kenapa sih lo marah marah sendiri,ga waras lo yaaa?”,ucap seorang pria yang melemparkan senyuman usilnya.menyebalkan sekali.
“Eh ko lu bisa ada disini si?,sana keluar gak lo dari kamar gue,ga sopan banget!”,ucap Shakira kesal,sambil mendorong Shaquille keluar dari kamarnya.
“Lo mau ngapain si kesini? Kayak gaada kerjaan aja sih jadi orang,mending sekarang lo pulang daripada gua teriak kalo disini ada maling”,jelas Shakira sembari melipat tangan dan memberi tatapan tajam ke arah Shaquille.
“Oke gua pergi,tapi gua ada ini.lo simpen ya,yaudah gua balik dulu,see you nona cantikku”,ucap Shaquille sambil megedipkan satu matanya lalu beranjak pergi dari hadapan Shakira.
“Note book? Gajelas banget sih tuh cowo tiba-tiba ngasih beginian”,ucap Shakira sambil membuka satu persatu halaman dari buku tersebut.Dan ternyata ada sebuah foto kecil dirinya dengan Shaquille dihalaman paling terakhir.Shakira hanya bisa tersenyum ketika melihat betapa lucunya mereka dulu.
Setelah bernostalgia dengan foto kecilnya,Shakira beranjak ke kamarnya untuk segera membersihkan diri lalu mempersiapkan diri untuk makan malam bersama keluarganya.Setelah sekitar 20 menit,Shakira bergegas ke meja makan karna pasti mami dan papi nya telah menunggu Shakira.
“Gimana hari pertama di sekolah Ra?,ada masalah tidak?,Tanya mami Shakira sambil mempersiapkan makanan yang akan disantap.
“Baik kok mi,oh ya mi pi,masa Shaquille tinggal di Indo lagi loh”,jelas Shakira kepada Mami Papi nya.
“Oh iya mami dan papi juga udah tau kok,sebulan yang lalu mamah dan papahnya Shaquille telepon mengabarkan kalau mereka akan segera kembali ke Indonesia”,jelas mami Shakira.Ya,memang keluarga Shakira dan Shaquille sudah berteman lama,sejak mereka duduk di bangku SMA.
Setelah makan malam selesai,Shakira beranjak dari meja makan lalu mulai melangkah menuju kamarnya untuk segera tidur.karena Shakira tidak mau terkena hukuman karna dia terlambat.
ESTÁS LEYENDO
He Changes Love
Novela JuvenilSeorang wanita cantik yang semula tidak percaya lagi dengan adanya kata CINTA dari seorang lelaki karena luka lama yang masih melekat didalam hatinya. Hingga akhirnya seorang lelaki datang merubah pemikiran seorang wanita yang membenci kata cinta me...
